E satu.com (Cirebon) -
Dalam rangka merayakan Lebaran Idul Fitri 1446 H tahun 2025, Keraton Kasepuhan Cirebon menggelar open house atau halal bihalal bersama masyarakat. Acara ini berlangsung di Bangsal Pringgandani pada H+2 Idul Fitri dan mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Cirebon, berdatangan ke Keraton Kasepuhan untuk bersilaturahmi dengan keluarga Sultan Kasepuhan. Selain bersalaman dan berbincang, masyarakat juga menikmati berbagai sajian makanan khas Cirebon yang disediakan oleh pihak keluarga keraton. Tak hanya itu, mereka juga diperbolehkan berfoto bersama keluarga besar Keraton Kasepuhan dan berkeliling menikmati keindahan kompleks keraton yang penuh sejarah.


Acara halal bihalal ini dihadiri oleh Raja Ratu Alexander Wuyadiningrat, Patih Sepuh Pangeran Raja Goemelar Suryadiningrat, Patih Anom Pangeran Raja Nusantara, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Goemelar Suryadiningrat, menyampaikan bahwa halal bihalal ini merupakan tradisi rutin yang selalu diadakan setiap Idul Fitri.

"Alhamdulillah, kami keluarga besar Kesultanan Keraton Kasepuhan Cirebon menggelar halal bihalal atau open house. Setelah merayakan Idul Fitri, kami dapat bersilaturahmi langsung dengan warga pada H+2 ini," ujarnya, Selasa (1/4/2025).


Baca Juga
Menurutnya, acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga besar kesultanan, abdi dalem, serta masyarakat umum.

"Open house ini menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antara masyarakat Cirebon maupun luar daerah dengan keluarga Kesultanan Keraton Kasepuhan," ungkapnya.

Selain halal bihalal, Keraton Kasepuhan Cirebon juga akan menggelar tradisi Grebeg Syawal dengan berziarah ke makam Sunan Gunung Jati pada H+5 setelah Lebaran.


Sementara itu, Salah satu warga, Dedi dari Plumbon, Kota Cirebon, mengungkapkan bahwa ia rutin menghadiri acara open house ini setiap tahun.

"Saya sengaja datang bersama keluarga untuk bersilaturahmi dengan keluarga kesultanan. Setiap tahun, saya selalu menghadiri open house ini pada H+2 Idul Fitri," tuturnya.

Dengan adanya acara ini, diharapkan tradisi dan nilai-nilai budaya Cirebon tetap terjaga serta mempererat hubungan antara masyarakat dan keluarga kesultanan. (Wan)

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top