Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas pecinta kereta api sebagai mitra strategis dalam membangun budaya keselamatan perkeretaapian.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan kepada Komunitas Edan Sepur Indonesia (KESI) dalam rangka Gathering HUT ke-17 yang digelar di Stasiun Waruduwur pada 4–5 Juli 2026.

Kegiatan ini dihadiri Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin, Assistant Manager Humas Daop 3 Cirebon, Kepala Stasiun Waruduwur, Founder dan Pembina Komunitas Edan Sepur Indonesia, serta puluhan anggota komunitas dari berbagai daerah.


Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan komunitas pecinta kereta api memiliki peran penting sebagai mitra KAI dalam membangun ekosistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi dedikasi dan semangat teman-teman Komunitas Edan Sepur Indonesia yang selama 17 tahun terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia perkeretaapian. Kehadiran komunitas tidak hanya menjadi wadah bagi para pecinta kereta api, tetapi juga menjadi mitra strategis KAI dalam mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan perjalanan kereta api serta menyebarluaskan informasi yang positif dan konstruktif," ujar Muhibbuddin.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara KAI dan komunitas terus diperkuat agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung kemajuan perkeretaapian nasional.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 17 tahun Komunitas Edan Sepur Indonesia. Momen itu menjadi simbol apresiasi atas konsistensi komunitas dalam mendukung perkembangan dunia perkeretaapian di Indonesia.


Selain menjadi ajang silaturahmi, gathering juga diisi dengan sesi pembinaan melalui materi tentang bijak bermedia sosial yang disampaikan Assistant Manager Humas Daop 3 Cirebon. Materi tersebut bertujuan mendorong anggota komunitas agar mampu memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab serta menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif.

Sementara itu, Unit Pengamanan Daop 3 Cirebon memberikan sosialisasi mengenai keselamatan di lingkungan perkeretaapian, terutama pentingnya disiplin masyarakat saat beraktivitas di sekitar jalur rel maupun ketika melintasi perlintasan sebidang.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, peserta bersama jajaran Daop 3 Cirebon juga melakukan penanaman pohon secara simbolis di kawasan Stasiun Waruduwur. 

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi keselamatan di Perlintasan Sebidang JPL 336 Jalan Kanci pada petak jalan Cirebon Prujakan–Waruduwur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi jalur kereta api.

Muhibbuddin menegaskan, kolaborasi dengan komunitas merupakan langkah strategis KAI dalam memperluas edukasi keselamatan kepada masyarakat.


"Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi dengan komunitas, pesan-pesan keselamatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Kami berharap komunitas terus menjadi pelopor budaya keselamatan, agen edukasi, sekaligus mitra KAI dalam mendukung pelayanan transportasi kereta api yang semakin selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan," tutupnya.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat bersama komunitas pecinta kereta api, KAI Daop 3 Cirebon berharap budaya keselamatan semakin tertanam di masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap dunia perkeretaapian. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Dua anak berusia 9 dan 6 tahun berhasil dievakuasi setelah ditemukan berada di dalam rumah kontrakan yang terkunci dari luar di RT 01 RW 04, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Minggu (5/7/2026) malam.

Peristiwa itu terungkap setelah seorang warga bernama Akbar melaporkan kecurigaannya kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan, Aipda Pendy T. Kedua anak tersebut diduga ditinggalkan oleh ibu kandungnya.

Menerima laporan, Aipda Pendy langsung mendatangi lokasi bersama Lurah Kejaksan, Ketua LPM, pengurus RW dan RT. Demi keselamatan kedua anak, petugas bersama perangkat kelurahan membongkar paksa kunci pintu kontrakan.

Setelah berhasil dievakuasi, Tim PSC 119 memeriksa kondisi kesehatan kedua anak.

Hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya dalam kondisi aman dan dapat dievakuasi.

Diketahui, kedua anak tersebut telah menjadi yatim sejak ayah mereka meninggal dunia sekitar dua bulan lalu. Untuk sementara, keduanya diserahkan kepada nenek dari pihak ibu agar mendapatkan pengasuhan dan pendampingan keluarga.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian tersebut.

Menurutnya, respons cepat masyarakat bersama aparat dan tenaga kesehatan menjadi kunci penyelamatan kedua anak.

"Polri akan selalu hadir memberikan perlindungan, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan pertolongan, melalui langkah yang cepat, humanis, dan mengutamakan keselamatan korban," ujar Aris. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) - Struk pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan sebagai dokumen pertanggungjawaban belanja  perjalanan dinas (perdin) di Dinas Kesehatan (Dinkes), Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang ditemukan bermasalah.

Temuan tersebut tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten atas Laporan Keuangan  Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Dalam laporan itu, BPK menemukan sebanyak 177 struk pembelian BBM dari empat perangkat daerah tersebut tidak tercatat dalam data transaksi SPBU. Keuangan& Audit

Temuan berasal dari pemeriksaan uji petik terhadap dokumen pertanggungjawaban belanja perjalanan dinas. BPK membandingkan struk BBM yang diajukan dengan data Host Data Record (HDR) SPBU serta melakukan konfirmasi kepada 15 SPBU.

Hasilnya, sebanyak 177 struk BBM senilai Rp68.173.145 tidak tercatat dalam data transaksi SPBU. Tanggal, waktu pengisian, volume BBM, hingga nilai transaksi yang tertera pada struk juga tidak ditemukan dalam data HDR SPBU. Dikutip dari  BantenNews.co.id ( 4/7/2026 )

Melalui WhatsApp awak media E satu.com mencoba menghubungi  Ketua  dan  beberapa anggota DPRD  Kota Tangerang,  untuk dimintai tanggapan atau untuk mengetahui sampai sejauh mana  sikap legislatif   Kota Tangerang terkait temuan  bermasalah tersebut.Namun sampai berita ini diturunkan belum ada yang  merespon

(AWW )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) - 
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang saat ini tengah melakukan rehabilitasi Jalan Tembaga Raya wilayah Kecamatan Indramayu senilai Rp 3,35 Miliar dari APBD Kabupaten Indramayu 2026.

Dalam hal ini pekerjaan dilakukan melalui penyedia Jakon dengan nomor kontrak 100.37.3030.14/SPP DPUPR.IM/2026  yang dikeluarkan pada tanggal 05 Mei 2026  kepada CV Sigit Putra.

Namun, pelaksanaan proyek kini menjadi sorotan. Pasalnya, pemasangan pembesian dowel pada pekerjaan jalan beton diduga tidak sesuai dengan gambar kerja yang telah ditetapkan.

" Saya lihat  kok  pemasangan besi dowel  nya tidak beraturan masa, lebih 10 meter, " ujar HM, Sabtu (04/07/2026) saat melihat proses pelaksanaan dilokasi.

Dari hasil penggalian informasi  Pekerjaan rehabilitasi Jalan Tembaga Raya untuk proses penanganan rehabilitasi jalan dengan panjang beton 1295 meter dengan lebar 5  & 4,5 meter serta ketebalan beton 20 cm.

Diketahui  proses Pekerjaan dibagi menjadi empat segmen. Segmen pertama berada pada STA 0+108 hingga STA 0+845 dengan panjang 737 meter dan lebar 5 meter, termasuk penambahan saluran U-Ditch beserta penutupnya. Segmen kedua berada pada STA 0+845 hingga STA 0+940 sepanjang 115 meter dengan lebar 5 meter.

Selanjutnya, segmen ketiga berada pada STA 0+940 hingga STA 1+315 sepanjang 355 meter dengan lebar 4,5 meter yang juga mencakup pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Sementara segmen keempat berada pada STA 1+315 hingga STA 1+400 sepanjang 85 meter dengan lebar 4,5 meter.

Dalam pembesian dowel yang kini tengah menjadi sorotan oknum penyedia Jakon diduga tidak mematuhi gambar kerja yang mana pemasangan yang semestinya dilakukan setiap  5 meter.

Menanggapi hal tersebut, pengamat konstruksi sipil, M. Iksan, mengatakan bahwa apabila mengacu pada gambar kerja dengan total panjang penanganan 1.295 meter serta jarak setiap . pemasangan  5 meter, seharusnya terdapat sekitar 259 titik pembesian dowel yang telah dirakit.

"Jadi sederhana saja. Sebelum pengecoran dilakukan, konsultan pengawas juga harus menghitung atau untuk menghindari potensi kecurangan, pembesian dowel sebaiknya diletakkan di luar bekisting setiap lima meter sehingga mudah dilakukan pengecekan," ujarnya.

Menurut Iksan, pengawasan terhadap pemasangan pembesian merupakan bagian penting untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis. Dengan adanya kontrol visual dan perhitungan fisik sebelum pengecoran, proses verifikasi di lapangan akan lebih mudah dilakukan.
"Sistem kontrol visual dan hitung fisik sebelum pengecoran beton memang harus dilakukan apabila ingin hasil pekerjaan maksimal dan sesuai spesifikasi teknis," katanya.


Ia juga mengingatkan bahwa apabila benar terjadi pengurangan spesifikasi pembesian, kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas konstruksi jalan beton. Dampaknya, jalan dapat mengalami kerusakan lebih dini dan usia  beton  menjadi lebih pendek.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, awak media telah berupaya menghubungi pihak CV Sigit Putra untuk meminta konfirmasi terkait dugaan tersebut. Namun, belum ada tanggapan yang diberikan(Tri KH)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) -
Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan nomor 34.452.29 yang berlokasi di Desa Rajasinga, Kecamatan Trisi, Kabupaten Indramayu, kini tengah menjadi sorotan tajam warga setempat. Sorotan ini mencuat setelah pihak SPBU kedapatan melayani pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite menggunakan jerigen secara eceran untuk para pengecer pada Kamis (2/7/2026).

Praktik tersebut diduga kuat melanggar aturan penyaluran BBM bersubsidi yang telah ditetapkan pemerintah. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pengecer tampak membawa jerigen berukuran besar dan melakukan pengisian langsung dari pompa SPBU secara bebas.

Aktivitas ini memicu kekhawatiran dari masyarakat sekitar. Yono, salah seorang warga, mengungkapkan ketakutannya bahwa praktik pengisian massal ini dapat memicu kelangkaan Pertalite bagi konsumen akhir yang benar-benar membutuhkan untuk kendaraan pribadi mereka.

"Selain takut nanti Pertalite-nya cepat habis (langka) buat motor atau mobil pribadi, penjualan pakai jerigen dalam jumlah banyak begini juga sangat berbahaya. Risiko kebakarannya tinggi," ujar Yono kesal.

Berdasarkan aturan dari Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), pembelian BBM subsidi menggunakan jerigen di SPBU sebenarnya tidak diperbolehkan, kecuali konsumen memiliki surat rekomendasi resmi. Hal ini tertuang dalam  Peraturan BPH Migas Nomor 17 Tahun 2019 tentang Penerbitan Surat Rekomendasi Perangkat Daerah untuk Pembelian BBM Jenis Bahan Bakar Tertentu.

Sesuai regulasi, penyaluran BBM bersubsidi wajib dilakukan langsung ke tangki kendaraan konsumen. Pihak SPBU dilarang keras menjualnya secara eceran menggunakan jerigen, terlebih jika tujuannya untuk diserahkan kembali kepada pengecer demi mencari keuntungan pribadi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU 34.452.29 Rajasinga belum bisa ditemui untuk memberikan keterangan resmi. Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi ke pihak manajemen SPBU maupun instansi terkait guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut atas temuan ini.  (TKH)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Cirebon) - Aliansi Ojek Online (Ojol) Cirebon menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Kapolres Cirebon Kota,AKBP  Eko Iskandar, atas pembinaan dan perhatian yang selama ini diberikan kepada para pengemudi ojol di wilayah Cirebon.

Ketua Aliansi Ojol Cirebon, Tryas, mengatakan AKBP Eko Iskandar tidak hanya menjalankan tugas sebagai Kapolres Cirebon Kota, tetapi juga menjadi sosok yang selalu membimbing, menasihati, dan memberikan motivasi agar para pengemudi ojol dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Selama ini beliau selalu membina, membimbing, dan menasihati kami agar menjadi manusia yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain," ujar Tryas saat ditemui di lokasi, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, di mata para pengemudi ojol, AKBP Eko Iskandar merupakan figur seorang bapak yang dekat dengan masyarakat.

Karena itu, kepindahan tugasnya meninggalkan kesan mendalam bagi para anggota Aliansi Ojol Cirebon.

"Selain menjabat sebagai Kapolres, beliau adalah sosok bapak bagi kami semua. Kami akan selalu merindukan dan mengenang kebaikan Bapak AKBP Eko Iskandar," katanya.

Di akhir pernyataannya, Aliansi Ojol Cirebon turut mendoakan agar AKBP Eko Iskandar senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.

"Selamat bertugas, Bapak. Semoga keberkahan dan kesuksesan karier selalu menyertai Bapak. Amin," tutupnya. (Wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top