Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Keraton, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan tarawih keliling (tarling) di sejumlah masjid dan musholla yang ada di wilayah Desa Keraton.

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat selama bulan Ramadhan, sekaligus mempererat silaturahmi antara perangkat desa dan warga.

Kuwu Desa Keraton Muali mengatakan, tarawih keliling menjadi agenda rutin setiap Ramadhan. Selain untuk beribadah bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Melalui tarawih keliling ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya beribadah bersama, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan komunikasi antara pemerintah desa dan warga,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, jajaran perangkat desa dijadwalkan mengunjungi masjid dan musholla secara bergiliran selama bulan Ramadhan. Setiap kegiatan diisi dengan salat Isya dan tarawih berjamaah, tausiyah keagamaan, serta ramah tamah dengan warga setempat.

Pemdes Keraton berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kebersamaan serta meningkatkan kualitas ibadah masyarakat di bulan yang penuh berkah tersebut.

Masyarakat pun menyambut positif agenda tarling tersebut. Mereka menilai kehadiran perangkat desa di tengah-tengah jamaah memberikan semangat tersendiri dalam menjalankan ibadah Ramadhan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Pemerintah Kota Cirebon menggelar Buka Puasa Bersama yang dirangkaikan dengan Syukuran Satu Tahun Masa Pengabdian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kota Cirebon periode 2025–2030 di Lobby Gedung Setda Kota Cirebon, Kamis (19/2/2026).

Momentum ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan ruang refleksi atas ikhtiar satu tahun terakhir dalam membangun Kota Cirebon. Di hadapan jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan insan pers, Wali Kota Cirebon menyampaikan rasa syukur atas soliditas tim serta dukungan berbagai pihak yang terus menguatkan jalannya roda pemerintahan.

​Dalam sambutannya, Wali Kota secara khusus memberikan apresiasi kepada orang-orang terdekat dan seluruh jajarannya. Ia menyadari bahwa perubahan di Kota Cirebon tidak mungkin terjadi tanpa dukungan moral dan kerja keras kolektif di lapangan.


"Tepat satu tahun ini, saya mengucapkan banyak terima kasih, terutama kepada istri saya dan rekan-rekan semuanya yang sudah berjuang menjalankan hal-hal yang diinginkan oleh masyarakat. Alhamdulillah, setahun ke belakang kita berupaya memberikan pelayanan yang nyata untuk warga. Terima kasih banyak atas dedikasinya," ujar Wali Kota dengan nada haru.

​Meski banyak pencapaian yang diraih, Wali Kota dengan rendah hati mengakui bahwa perjalanan setahun ini belum sempurna. Ia menyadari masih ada ekspektasi masyarakat yang mungkin belum sepenuhnya terpenuhi atau kebijakan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut demi kebaikan bersama.

​"Mohon maaf bila dalam memimpin setahun kemarin masih banyak kekurangan dan hal-hal yang mesti dikoreksi. Sebagai manusia biasa, saya menyadari keterbatasan itu. Namun, saya pastikan bahwa saya akan terus berjuang tanpa henti untuk membangkitkan Kota Cirebon agar lebih maju dan sejahtera," lanjutnya.


Lebih lanjut, Wali Kota juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi dan percepatan pembangunan. Ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak cepat berpuas diri, mengingat masih banyak tantangan di empat tahun sisa masa jabatan bersama Wakil Wali Kota, Siti Farida Rosmawati.

​"Sekali lagi saya mohon maaf dan terima kasih kepada teman-teman yang sudah berjuang mengubah kondisi birokrasi dan pembangunan kita. Ke depan, saya dan Ibu Farida mengajak semuanya tetap semangat. Kita bangun Kota Cirebon ini bukan hanya untuk kita sekarang, tapi untuk anak cucu kita di masa depan," tegasnya.

​Pesan kuat yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah tentang keberlanjutan. Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin bukan dilihat dari apa yang dinikmatinya saat ini, melainkan dari apa yang ia tinggalkan untuk generasi penerus setelah masa jabatannya berakhir.


"Langkah satu tahun kemarin adalah bahan bakar semangat kita. Jangan patah semangat, jangan putus asa, kita pasti bisa. Mari kita jaga kebersamaan dan saling membantu. Karena yang bisa kita wariskan nanti bukan harta atau kekayaan, melainkan kondisi kota yang maju dan rakyat yang sejahtera," tutup Wali Kota mengakhiri sambutannya.

​Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah saat adzan maghrib berkumandang. Momen satu tahun pengabdian ini diharapkan menjadi titik tolak bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk berlari lebih kencang dalam melayani masyarakat di tahun-tahun mendatang. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Cirebon) - Warga Perumahan Taman Kaliwulu Indah, Desa Kaliwulu, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon nampaknya masih belum bebas dari siksaan jalan rusak. Setelah sebelumnya tersiksa dengan jalan rusak di ruas jalan Trusmi- Kaliwulu yang kini sudah diperbaiki, kali ini warga Perumahan Taman Kaliwulu Indah harus tersiksa dengan rusaknya jalan perumahan. Jalan rusak sudah terlihat saat memasuki gerbang perumahan. Dari gerbang masuk perumahan, jalan rusak dan berlubang hampir di sepanjang jalan sekitar 500 meter menuju pertigaan ke Blok E dan G.

Di jalan ini, banyak terlihat lubang berukuran kecil, sedang hingga berukuran besar. Kondisi ini diperparah ketika musim hujan tiba. Jalan dengan lubang berukuran sedang dan besar, dipenuhi dengan air hujan yang membuat lubang tidak terlihat. Kondisi ini mengakibatkan banyak kendaraan yang melewati jalan rusak ini kaget dan hampir terjatuh. Beberapa diantaranya, merasakan tidak nyaman di bagian perut dan pinggang setelah lewat jalan ini. Apa lagi, sebagian besar masyarakat di perumahan melewati jalan rusak ini bisa mencapai 3 hingga 4 kali bolak- balik.

Jalan rusak di perumahan ini juga tidak hanya di sepanjang jalan utama menuju beberapa blok saja. Jalan rusak juga terjadi di gang- gang perumahan. Bahkan, ada lubang yang sangat besar seperti kolam ikan ketika hujan tiba. Jalan di perumahan ini sejatinya sudah pernah diperbaiki. Namun, perbaikan jalan oleh pengembang dilakukan ala kadarnya dengan hanya menambal dengan tanah brangkalan. Beberapa waktu yang lalu, juga sempat diperbaiki oleh masyarakat di perumahan. Perbaikan signifikan terjadi di taman perumahan tersebut. Taman yang sebelumnya kumuh, kini terlihat lebih rapih.

Kondisi jalan rusak di perumahan sangat membuat warga perumahan tidak nyaman. Banyak dari warga, mengalami kerusakan yang parah pada kendaraannya, terutama kendaraan roda dua. Warga juga heran, masih ada pembangunan tahap atau unit baru. Padahal, menurutnya, akses jalan harus diutamakan dan masih menjadi tanggungjawab pengembang perumahan. Warga meminta kepada pengembang untuk menyerahkan fasum kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon jika tidak mampu memperbaiki jalan.

"Motor baru pun, satu tahun tinggal disini sudah hancur, banyak kerusakan. Tolong kepada pengembang, perbaiki jalan. Kalau tidak ada uang, koq bangun unit baru. Kalau tidak mampu, serah terimakan ke pemerintah, biar pemerintah yang memperbaiki," kata Sukmana, salah satu warga yang sering melewati jalan perumahan, Jumat (20/2/2026).

Hal senada dikatakan Muhammad yang sering melewati jalan perumahan. Ia juga meminta pengembang perumahan untuk bertanggungjawab memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Di perumahan ini juga ada jalan yang sudah diperbaiki, dilakukan aspal sepanjang 80 meter. Saat perbaikan, terdapat papan proyek tertulis bantuan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Namun, saat ini, status Perumahan Taman Kaliwulu Indah masih belum diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Bingung juga, belum serah terima tapi ada bantuan perbaikan jalan, itu pun di tengah. Harusnya ya di depan dulu, pintu masuk perumahan," ujarnya. (Wnd)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - 
Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memastikan kesiapan operasional layanan kereta api melalui peningkatan perawatan sarana perkeretaapian.

Langkah tersebut dilakukan guna menjamin kelancaran perjalanan kereta api selama periode angkutan Lebaran, khususnya di wilayah Daop 3 Cirebon yang menjadi jalur strategis penghubung dari dan menuju Jakarta melalui lintas utara maupun selatan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan Depo Lokomotif Cirebon, Depo Kereta Cirebon, serta Depo Gerbong Kelas B Arjawinangun memiliki peran penting dalam menjaga keandalan armada.


“Depo Lokomotif dan Depo Kereta Cirebon, serta Depo Gerbong Kelas B Arjawinangun memiliki kontribusi besar dalam memastikan kesiapan sarana operasional kereta api. Seluruh perawatan dilakukan secara rutin agar keandalan armada tetap terjaga dan operasional berjalan lancar di wilayah Daop 3 Cirebon yang menjadi leher operasional dari dan ke Jakarta via jalur utara maupun jalur selatan,” ujar Muhibbuddin, Jumat (20/2/2026).

Sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan, KAI Daop 3 Cirebon menerapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya pemeliharaan preventif melalui perawatan rutin sebelum sarana dioperasikan agar kondisi lokomotif dan kereta tetap prima.

Selain itu, pengembangan kompetensi sumber daya manusia juga terus dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan serta sertifikasi teknisi perawatan untuk memastikan standar kerja profesional. KAI juga memanfaatkan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi mobile dan dashboard berbasis web untuk memantau jadwal serta progres perawatan secara terintegrasi.

Muhibbuddin menjelaskan, seluruh perawatan periodik dilaksanakan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan. Dengan perencanaan tersebut, setiap sarana diharapkan siap beroperasi secara optimal tanpa hambatan teknis.

“Perawatan sarana tidak semata-mata bertujuan menjaga keandalan operasional, tetapi juga menjadi elemen penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Sarana yang dirawat sesuai standar akan mengurangi potensi gangguan teknis selama perjalanan, sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman karena aspek keselamatan selalu menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.

Untuk menunjang optimalisasi perawatan, Daop 3 Cirebon juga melengkapi fasilitas darurat, salah satunya rerailing jack equipment yang digunakan untuk evakuasi sarana apabila terjadi anjlokan.


Digitalisasi terus dikembangkan melalui pemasangan dashboard pemantauan real-time di depo serta penerapan checksheet digital dalam proses pemeriksaan sarana.

KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api, khususnya dalam menghadapi lonjakan penumpang saat Angkutan Lebaran 2026.

“Kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api tidak hanya aman, tetapi juga memberikan tingkat kenyamanan terbaik bagi pelanggan. Perawatan yang kami lakukan bukan sekadar memenuhi ketentuan teknis, melainkan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap kepercayaan masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan,” tutup Muhibbuddin. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) -
Remaja berbakat kelahiran Kota Tangerang ,Mochamad Khoirul Miftah, Putra  seorang jurnalis otodidak, membuat karya   cukup menarik. Karikatur Walikota dan Ketua DPRD Kota Tangerang   berjabat tangan 

Menurutnya karikatur itu dibuat  karena, terdorong  oleh ayahnya yang terlihat semangat membuat karikatur Sachrudin  Dan Rusdi Alam secara manual 

"  Menjelang sahur sekitar Pukul 2.30 WIB, ayah saya bangun,  bikin kopi  dan  sibuk nyari  Pensil. Tenyata setalah saya perhatikan ,Ayah membuat gambar karikatur Sachrudin  dan Rusdi Alam , secara manual

Biar hasilnya rapih, saya bantu buatin menggunakan AI "Ungkap , Khairul Miftah, sesuai menikmati makan sahur, Jum'at (20/2/2026 )

Ditempat yang sama, Ayahnya Khairul Miftah , Asep Wawan Wibawan, menerangkan arti yang tersirat dalam Karikatur tesebut , yaitu kesepakatan Walikota dan Ketua DPRD Kota Tangerang terkait kenaikan  tunjangan DPRD Kota Tangerang yang  sampai saat ini belum juga ada evaluasi 

" Karikatur tesebut  dibuat hanya sekedar mengingatkan eksekutif maupun legislatif,  bahwa tidak semua masyarakat bisa dengan mudah dimainkan oleh gaya retorika, basa - basi atau janji pejabat tinggi 

Bila  tidak diingatkan, khawatir mereka akan semakin berani  tidak menempati janji.Karena tidak ada yang berani mengkritisi 

Buktinya sampai saat ini Janji Walikota dan ketua DPRD Kota Tangerang  yang akan segera mengevaluasi kenaikan tunjangan DPRD belum  terdengar ada realisasinya.Padahal sudah viral di beberapa media Online "  Kata Ayahnya Mochamad Khoirul Miftah

Lebih lanjut, iya menyebutkan,   Karikatur tersebut akan di bingkai dan diberikan kepada Walikota dan Ketua DPRD Kota Tangerang,   saat aksi demo di depan gedung  DPRD dan Pemkot  Tangerang  

" Kenaikan tunjangan anggota dewan ga jadi masalah  asalkan  keadilan , kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat diperjuangkan 

Gaji mereka bukan dari Walikota tapi dari masyarakat.. jadi  harus lebih berani memperjuangkan aspirasi masyarakat 

Karena itulah , InsyaAllah Kami akan melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Kota Tangerang , menuntut  para anggota dewan berani ,vokal dan lantang memperjuangkan keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat 

Dalam aksi demo tersebut kami akan memberikan   karikatur Ketua DPRD dan Walikota Tangerang.  Anggap saja sebagai kado HUT Kota Tangerang ke 33 " Pungkasnya 

( AWW )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Tepat satu tahun kepemimpinan Wali Kota Cirebon Effendi Edo dan Wakil Wali Kota Siti Farida pada 20 Februari 2026, sorotan tajam datang dari LBH Buana Caruban Nagari.

Lembaga tersebut mengkritik kinerja Pemerintah Kota Cirebon yang dinilai belum menunjukkan capaian signifikan, terutama dalam pengelolaan perusahaan daerah serta penyelesaian kewajiban keuangan.

Direktur LBH Buana Caruban Nagari, Reno Sukriano, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi dua badan usaha milik daerah (BUMD) yang disebut telah tutup atau bangkrut dalam kurun waktu setahun terakhir.

“Baru satu tahun memimpin Kota Cirebon, pasangan Effendi Edo–Siti Farida sudah membiarkan dua perusahaan daerah tutup alias bangkrut. Jadi saya pikir ini bukan prestasi, ini harus dievaluasi,” ujar Reno, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, penutupan dua perusahaan daerah yakni BPR Bank Cirebon dan PD Pembangunan Kota Cirebon menjadi catatan serius. 

Kondisi itu dinilai berdampak pada pelayanan publik, pendapatan asli daerah (PAD), hingga nasib para karyawan yang menggantungkan hidup pada BUMD tersebut.

Reno menilai, situasi ini semestinya menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen dan kebijakan pengawasan pemerintah daerah terhadap perusahaan milik daerah.

“BUMD seharusnya menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah, bukan justru kolaps di tahun pertama kepemimpinan,” katanya.

Satu tahun pemerintahan memang menjadi fase awal untuk meletakkan fondasi pembangunan. Namun, publik menilai langkah konkret dan hasil nyata tetap menjadi tolok ukur utama dalam menilai kinerja kepala daerah.

LBH Buana Caruban Nagari pun mendorong adanya evaluasi terbuka terhadap kinerja pemerintah daerah selama setahun terakhir, sekaligus menyusun langkah perbaikan yang terukur dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Di bagian akhir, Reno juga menyoroti dugaan utang pribadi Wali Kota Effendi Edo kepada seorang pengusaha bernama Handoyo yang disebut belum terselesaikan. 

Ia menilai persoalan tersebut telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat dan perlu segera diselesaikan agar tidak mengganggu stabilitas pemerintahan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Cirebon terkait kritik yang disampaikan LBH Buana Caruban Nagari. (wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top