Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Q, Sekretaris DPW PAN Jawa Barat Ivan Fadilla, Ketua DPD PAN Kota Cirebon Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, Anggota DPRD Kota Cirebon Rinna Suryanti, serta jajaran pengurus DPC PAN se-Kota Cirebon.

Sekretaris DPW PAN Jawa Barat Ivan Fadilla mengatakan pelantikan pengurus DPC dan pelaksanaan Rakerda menjadi bagian dari agenda konsolidasi PAN yang dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.


"Hari ini konsolidasi dilakukan di Kota Cirebon dan Indramayu. Alhamdulillah, lima DPC sudah dilantik dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Rakerda," ujar Ivan, usai kegiatan rakerda dan pelantikan di salah satu hotel di kota Cirebon, Minggu (6/9/2026).


Menurutnya, konsolidasi dilakukan untuk melengkapi struktur organisasi PAN hingga ke tingkat bawah. Setelah struktur di tingkat DPW, DPD dan DPC terbentuk, PAN akan melanjutkan pembentukan kepengurusan di tingkat ranting, rayon hingga subrayon.

"Intinya konsolidasi partai dan melengkapi struktur organisasi agar ke depan bisa bekerja lebih maksimal," katanya.

Ivan menjelaskan, dalam setiap agenda konsolidasi, PAN terus menekankan tiga poin utama kepada seluruh kader. Salah satunya melalui slogan PAN, yakni 'Bantu Rakyat'.

"Kami mengajak seluruh kader untuk membantu rakyat sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tidak harus selalu berupa materi, tetapi juga bisa melalui advokasi dan membantu masyarakat mendapatkan akses program pemerintah," ujarnya.

Menurut Ivan, struktur organisasi yang lengkap menjadi modal penting bagi PAN dalam menjalankan program serta menghadapi agenda politik ke depan.

"Kami ingin seluruh struktur berjalan dengan baik dan semakin solid. Kesolidan menjadi salah satu kunci utama kemenangan partai," katanya.

PAN, lanjut Ivan, menargetkan seluruh kekuatan dan struktur partai dapat bergerak secara solid hingga ke tingkat bawah. Hal itu diharapkan mampu mendongkrak perolehan kursi PAN di setiap daerah pemilihan.


"Kita targetkan 100 persen solid. Harapannya, seluruh dapil bisa terisi dan kekuatan partai semakin besar," ujarnya.


Terkait PAN Kota Cirebon, Ivan mengaku melihat semangat dan antusiasme tinggi dari jajaran pengurus DPD maupun DPC. Meski saat ini PAN Kota Cirebon belum memiliki perwakilan di DPRD Jawa Barat maupun DPR RI, ia optimistis kekuatan partai akan terus berkembang.

"Saya melihat semangat DPD dan DPC PAN Kota Cirebon luar biasa. Saya optimistis ke depan PAN Kota Cirebon bisa lebih besar, termasuk untuk DPRD Provinsi dan DPR RI," pungkasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) - Abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas. Pada Minggu (6/9/2026), sebarannya telah mencapai sejumlah wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga wilayah Sumatra.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut terdapat dua klaster sebaran abu vulkanik. Pada ketinggian hingga 20.000 kaki, abu bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian Banten, DKI Jakarta serta Jawa Barat. Sementara pada ketinggian hingga 50.000 kaki, sebarannya bergerak ke arah barat daya hingga barat laut.

Dampak sebaran abu juga mulai dirasakan masyarakat Tangerang. BPBD Kota Tangerang menyebut sebagian besar wilayah kota terdampak, dengan laporan abu telah mencapai kawasan Karang Tengah yang berbatasan dengan Jakarta.

Kondisi tersebut membuat kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan, terutama terhadap paparan abu yang dapat mengganggu saluran pernapasan. Pemerintah Kota Tangerang mengimbau warga menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi aktivitas di luar apabila kondisi abu semakin pekat.

Bukan Sekadar Persoalan Abu

Meluasnya sebaran abu vulkanik tidak hanya menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga mulai berdampak terhadap aktivitas transportasi udara.

BMKG mencatat sebaran abu telah memengaruhi ruang udara dan membuat sejumlah bandara mengalami penutupan sementara pada waktu berbeda, termasuk Bandara Soekarno-Hatta. Kondisi tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu dan faktor keselamatan penerbangan.

Situasi ini menunjukkan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau memiliki dampak lintas wilayah. Masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi mengenai aktivitas gunung api, tetapi juga informasi yang cepat mengenai kualitas udara, kondisi penerbangan, kesehatan, dan perkembangan sebaran abu.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tidak panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah, BMKG, serta instansi kebencanaan.

( AWW )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Ciamis) - Polres Ciamis mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak dini.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena percikan api kecil akibat kelalaian dapat memicu bencana besar bagi alam dan lingkungan sekitar.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar mengatakan, pencegahan karhutla dapat dilakukan melalui langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan tidak membakar sampah sembarangan.

Masyarakat diminta menghindari aktivitas pembakaran sampah di area terbuka, kebun, maupun kawasan dengan vegetasi kering. Sampah sebaiknya dikelola dengan cara yang lebih aman untuk mencegah munculnya api yang berpotensi merembet.

"Jangan buang puntung rokok sembarangan. Pastikan bara puntung rokok sudah benar-benar padam total sebelum dibuang," ujar AKBP Eko Iskandar, Minggu (6/9/2026).

Selain itu, Polres Ciamis juga mengingatkan masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan, termasuk para penggiat camping maupun glamping, agar selalu berhati-hati dalam menggunakan api unggun.

Penggunaan api unggun harus selalu diawasi dan dipastikan telah padam sepenuhnya sebelum meninggalkan lokasi.


Langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah api menyebar ke kawasan sekitar, terutama saat kondisi vegetasi kering.


Polres Ciamis mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan, lahan, dan lingkungan dari ancaman kebakaran.

Apabila menemukan titik api, kepulan asap yang mencurigakan, maupun potensi kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian atau petugas terkait melalui layanan Polri 110.

Dengan kepedulian dan langkah pencegahan sejak dini, diharapkan kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sehingga lingkungan tetap terjaga. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Polres Cirebon Kota bersama TNI dan Satpol PP menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di wilayah hukumnya.

Dalam razia tersebut, petugas mengamankan 24 botol minuman beralkohol (miras) dari sejumlah lokasi.

Razia digelar pada Sabtu (5/9/2026) mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai.


Petugas menyasar sejumlah tempat hiburan malam serta salah satu warung yang berada di depan kawasan Makam Cina.


Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany.

Razia melibatkan personel gabungan Satresnarkoba, Satintelkam, Sipropam, Satsamapta, Sidokkes, Subdenpom III Siliwangi Cirebon, dan Satpol PP Kota Cirebon.

Dalam razia itu, petugas mendatangi tiga lokasi sasaran, yakni THM L, THM E, serta sebuah warung di depan Makam Cina. Petugas kemudian memeriksa surat izin minuman beralkohol, ruangan, hingga barang bawaan pengunjung dan karyawan.


Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan dan mengamankan 24 botol minuman beralkohol dari berbagai jenis.


Puluhan botol miras tersebut terdiri atas 5 botol Atlas, 2 botol Bintang, 3 botol Kawa Kawa Hijau, 4 botol AO, 1 botol Anker, 2 botol Guinness, 2 botol Kawa Kawa Blackuran, 1 botol Ginseng Blackuran, 1 botol Anggur Putih OT, 1 botol Iceland, 1 botol Anggur Merah, dan 1 botol Anggur Drum Whisky.
Barang-barang tersebut selanjutnya diamankan untuk pemeriksaan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mengawasi peredaran minuman beralkohol di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

"Razia tempat hiburan malam ini merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol, termasuk memastikan kegiatan usaha tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. Setiap temuan yang kami dapatkan di lapangan akan dilakukan pemeriksaan dan ditindaklanjuti sesuai aturan," kata Shindi, kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026) malam.


Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan di tempat hiburan malam, tetapi juga menyasar lokasi usaha lainnya yang dinilai perlu mendapatkan perhatian terkait peredaran minuman beralkohol.


Polres Cirebon Kota menyatakan razia serupa akan dilakukan secara berkala.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang peredaran minuman beralkohol yang tidak sesuai ketentuan sekaligus mendorong pengelola usaha mematuhi aturan yang berlaku. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang)  Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Jannah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Sabtu malam  (5/9/2026) bertempat di halaman Masjid Nurul Jannah, Perumahan Griya Merpati Mas RW 05 Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Kegiatan dihadiri oleh Kasie Kemas Kecamatan Periuk, Lurah Gembor, Ketua DKM beserta jajaran pengurus, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pengurus DKM se-kecamatan Periuk, para Ketua RW dan Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan sambutan Ketua DKM Nurul Jannah, pengumuman dan pembagian hadiah lomba, shalawat dan tausiah agama yang disampaikan oleh dai kondang, ustadz Riza Muhammad.


Dalam inti ceramahnya, Ustadz H. Riza Muhammad  mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.


" Maulid Nabi adalah momentum untuk sering membaca Al-Qur'an, bersedekah, memperkuat iman, mempererat ukhuwah, dan meneladani sifat jujur, amanah, dan kasih sayang Nabi Muhammad SAW, dalam kehidupan sehari-hari dan marilah kita senantiasa bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW agar kita mendapatkan syafaat di akherat kelak " tutur Ustadz Riza Muhammad.

Sementara itu, Lurah Gembor, H. Samsu Rais, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan baik dan meriah, semua ini berkat kerjasama yang baik antara pengurus DKM, Ketua RW, para Ketua RT, Panitia pelaksana dan seluruh warga RW 05 sehingga peringatan Maulid dapat terlaksana dengan lancar, meriah dan sukses.


Ketua DKM Nurul Jannah, KH. Misbahul Munir S.Ag. saat di jumpai usai acara, mengatakan, " Alhamdulillah peringatan Maulid Nabi pada malam ini dapat terlaksana dengan baik, dengan tujuan agar kita dapat meneladani akhlak Rasulullah, saya juga senang karena seluruh elemen masyarakat dari mulai pemuda para remaja, ibu-ibu, orang tua dan para tokoh dapat berkumpul di masjid Nurul Jannah dalam rangka memperingati kelahiran Nabi, mencintai dan meneladani akhlak Rasulullah, yang di wujudkan dalam peringatan maulid. Sebelum nya juga sudah ada festival maulid dan bazar. Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus DKM, pengurus RW, RT dan Panitia, sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2026 ini bisa berjalan dengan sukses ", tutur Ketua DKM Nurul Jannah.


" Dari unsur pemerintahan yang hadir, ada Kasie Kemas, Miftahul Huda, Lurah Gembor, H. Samsu Rais, kemudian seluruh ormas yang ada di kecamatan Periuk, lalu para pengurus DKM di kecamatan Periuk, Alhamdulillah bisa hadir. Harapan nya mudah-mudahan ini bisa ada hasil, yakni perubahan sikap, mental dan perilaku, jadi bukan hanya sekedar seremonial, tapi ada perubahan akhlak di masyarakat, sesuai akhlak Rasulullah SAW ", pungkas KH. Misbahul  Munir.


Menurut Ketua RW 05, Tubagus Hilman, " peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Jannah RW 05 ini merupakan prakarsa dari pengurus DKM Nurul Jannah dan sebagai Ketua panitia yaitu ibu Sinta Wati, acaranya keren dan mantap, pokoknya sangat memuaskan, sangat ramai, ini yang hadir sekitar 600 jamaah, karena semua kursi terisi semua, bahkan dari 8 RT kursi terpakai semua, pokoknya malam hari ini meriah sekali,  dengan penceramah ustadz Riza Muhammad. Saya berterima kasih kepada warga RW 05, saya berpesan kepada warga untuk selalu menjaga kondusifitas dan keamanan ", pungkas Tubagus Hilman.



(Soleh)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) -
Beredar tiket parkir kendaraan di kawasan Stadion Olahraga (SOR) Watubelah, Kabupaten Cirebon, dengan tarif yang menuai keluhan masyarakat. Tarif parkir sepeda motor dalam tiket tersebut tercantum Rp 4.000.

Selain sepeda motor, tiket itu mencantumkan tarif Rp 10.000 untuk mobil, Rp 15.000 untuk mobil box, dan Rp 25.000 untuk bus.

Besaran tarif tersebut dipersoalkan karena dinilai cukup tinggi untuk kawasan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah yang digunakan masyarakat untuk berolahraga maupun berbagai kegiatan publik.

Keluhan juga muncul lantaran tarif dalam tiket tersebut disebut berbeda dengan ketentuan parkir yang berlaku di Kabupaten Cirebon. 

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cirebon, tarif parkir sepeda motor ditetapkan Rp 2.000, sedangkan kendaraan roda empat atau mobil Rp 5.000.

Tak hanya soal tarif, status pengelolaan parkir di kawasan SOR Watubelah juga menjadi sorotan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon sebelumnya menegaskan pihaknya tidak pernah mengelola maupun menerjunkan juru parkir untuk kawasan Stadion Watubelah.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi PKS, H Supriyadi.

Supriyadi mengatakan asal-usul tiket parkir tersebut juga belum jelas. 

Ia menilai tarif yang tercantum tidak sesuai ketentuan dan berpotensi memberatkan masyarakat.

"Tiket itu yang mencetak juga kurang jelas dari mana. Intinya tidak sesuai dan terlalu tinggi untuk tarif parkirnya. Kasihan masyarakat yang berkunjung," ujar Supriyadi, kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).

Dia meminta tarif parkir di kawasan tersebut disesuaikan dengan ketentuan Perda yang berlaku.

Menurutnya, masyarakat seharusnya tidak dibebani tarif parkir ketika menggunakan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah.

Supriyadi juga meminta kejelasan mengenai pihak yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan parkir di SOR Watubelah.

"Harusnya tiket parkir disesuaikan dengan Perda dan tidak memberatkan masyarakat. Pengelolaannya juga harus sesuai dengan tupoksi," katanya.

Dia menduga tiket parkir tersebut bukan merupakan tiket resmi yang dikeluarkan pemerintah daerah.

"Kayaknya bukan tiket parkir dari pemerintah. Harusnya terkait pengelolaan parkir disesuaikan dengan tupoksi dinasnya, yakni Dishub," pungkasnya.

Munculnya tiket tersebut kini menjadi perhatian, terutama terkait legalitas pengelolaan parkir, pihak yang menarik pungutan, serta ke mana pendapatan dari parkir tersebut disetorkan.

Masyarakat berharap Pemkab Cirebon segera melakukan pengecekan di lapangan dan memberikan penjelasan mengenai pengelolaan parkir di kawasan SOR Watubelah. (Wnd)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top