Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan promo spesial bertajuk “Silaturahmi Mudik Lebaran” pada masa Angkutan Lebaran 2026. Melalui program ini, KAI memberikan potongan harga sebesar 20 persen untuk tiket kereta api kelas eksekutif komersial.

Promo tersebut berlaku untuk pembelian tiket pada periode 25 Maret hingga 1 April 2026, dengan jadwal keberangkatan mulai 25 Maret sampai 11 April 2026.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan promo ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau dan nyaman bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman.


“KAI terus berupaya menghadirkan berbagai program menarik yang dapat memberikan manfaat bagi pelanggan. Promo ‘Silaturahmi Mudik Lebaran’ ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik yang lebih hemat dan nyaman dengan kereta api,” ujarnya.

Adapun pembelian tiket promo dapat dilakukan melalui seluruh kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs booking kai.id, serta loket di stasiun.

Promo ini mencakup berbagai perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen menuju sejumlah kota di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, Cirebon, Purwokerto, Malang hingga Surabaya.

Sejumlah kereta yang termasuk dalam program ini di antaranya KA Argo Bromo Anggrek, KA Argo Semeru, KA Taksaka, KA Bima, KA Gajayana, hingga KA Cakrabuana dan KA Gunung Jati.


KAI menetapkan sejumlah syarat dan ketentuan dalam promo ini. Diskon hanya berlaku untuk kelas eksekutif komersial dan tidak mencakup layanan kereta suite class, luxury, priority, imperial, panoramic maupun kereta wisata lainnya.

Selain itu, tarif diskon tidak dapat digabungkan dengan promo atau reduksi lainnya.

Tiket dengan tarif diskon tetap dapat dibatalkan atau dijadwal ulang sesuai aturan yang berlaku. Sementara itu, promo berlaku selama kuota tiket dengan harga diskon masih tersedia.

KAI mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan promo ini guna mendapatkan tiket dengan harga lebih terjangkau selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Suasana di Stasiun Cirebon masih terpantau ramai pada H+4 arus balik Lebaran 2026, Rabu (25/3/2026). 

Untuk menambah kenyamanan para pemudik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon menghadirkan hiburan live music di area stasiun.

Hiburan tersebut digelar selama dua hari, yakni Rabu (25/3) dan Kamis (26/3), di pelataran parkir Stasiun Cirebon.

Para penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan tampak menikmati alunan musik dari band yang tampil, sehingga suasana menunggu menjadi lebih santai dan menyenangkan.

Tak hanya live music, KAI juga menyediakan berbagai fasilitas tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Di antaranya Pojok Kuliner UMKM yang tersedia di area ruang tunggu, sehingga penumpang dapat menikmati aneka makanan sambil menunggu kereta.

Selain itu, tersedia pula fasilitas water station yang memungkinkan penumpang mengisi ulang air minum secara gratis di dalam area stasiun.

Berdasarkan data KAI Daop 3 Cirebon, pada Rabu (25/3/2026), jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 10.897 orang.

Secara kumulatif, selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 hingga 25 Maret, tercatat sebanyak 252.701 penumpang telah menggunakan jasa kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon. Rinciannya, sebanyak 111.402 penumpang naik dan 141.299 penumpang turun.


Jumlah penumpang yang berangkat pada hari ke-14 masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 111.402 pelanggan, atau meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang sebanyak 98.267 pelanggan.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan arus balik Lebaran tahun ini masih terkendali dengan ketersediaan tempat duduk yang mencukupi.

“Untuk arus balik Angkutan Lebaran 2026, tingkat okupansi mencapai 83 persen, yakni 84.733 tiket telah terjual dari total 102.300 kursi yang tersedia,” ujarnya.

Ia menegaskan, KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi para pelanggan, sehingga momen mudik Lebaran dapat berlangsung dengan ceria dan penuh makna. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - 
Mengawali hari pertama kerja setelah libur Idulfitri, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memimpin langsung apel pagi di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata pada Rabu (25/3/2026). Momentum ini sekaligus dirangkaikan dengan agenda Halalbihalal serta pelepasan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Sofyan Satari, yang telah memasuki masa purna tugas.


Dalam arahannya di hadapan ratusan pegawai, Wali Kota menyampaikan pesan yang menyentuh sisi personal para pekerja. Ia menekankan bahwa kantor bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan rumah kedua bagi setiap insan yang ada di dalamnya. Mengingat sebagian waktu dalam sehari dihabiskan di lingkungan kerja, maka rasa memiliki terhadap perusahaan menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

"Saya ingin setiap tetes keringat dan waktu yang kita habiskan di sini ada hasilnya. Ingat, kantor ini adalah rumah kita yang kedua. Dari pagi sampai sore kita ada di sini, maka selayaknya rumah, semuanya harus dikelola bersama-sama. Tidak boleh ada yang merasa bekerja sendirian, tanggung jawab dan kontribusi harus dirasakan oleh setiap individu demi satu tujuan, yakni kebermanfaatan bagi orang banyak," ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota berpesan agar semangat kebersamaan ini tidak luntur seiring bergantinya kepemimpinan. Menurutnya, menjaga "rumah" berarti menjaga keberlangsungan perusahaan agar terus mampu melakukan terobosan yang luar biasa. Fokus utamanya tetap satu, bagaimana masyarakat Kota Cirebon dapat menikmati pelayanan air bersih yang lebih baik dan berkualitas dari waktu ke waktu.


Momen ini juga menjadi saksi purna tugas Sofyan Satari, atau yang akrab disapa Opang, sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata. Wali Kota memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan berbagai capaian yang telah diraih selama masa jabatan tersebut. Ia menilai, transisi kepemimpinan di momen lebaran ini merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan sekaligus mengevaluasi kinerja.


Terkait keberlanjutan program, Wali Kota menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih menjadi direksi baru memiliki tugas besar untuk meneruskan estafet pembangunan.

"Ada banyak terobosan baik yang sudah dimulai oleh Pak Opang dan jajarannya. Ini tidak boleh berhenti. Direksi baru nanti harus mampu menyelesaikan PR-PR yang ada, memastikan program yang sudah berjalan tetap diteruskan, dan melakukan akselerasi demi kemajuan perusahaan," tegasnya.

Kegiatan juga diisi sesi bersalam-salaman dalam suasana kekeluargaan yang erat. Halalbihalal ini menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah, sekaligus momentum untuk memacu kembali semangat melayani setelah kembali dari masa libur panjang.

Di tempat yang sama usai acara, Sofyan Satari menyampaikan rasa haru dan bangganya telah menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kota Cirebon. Baginya, memimpin Perumda Air Minum Tirta Giri Nata adalah sebuah perjalanan penuh makna yang didasari atas semangat pengabdian. Ia pun tidak menampik bahwa selama masa kepemimpinannya masih terdapat beberapa target yang perlu disempurnakan.


"Kami tentu merasa bangga menjadi bagian dari PDAM dan menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Pemerintah Kota Cirebon selama ini. Kami sadar dalam kepemimpinan kami masih banyak kekurangan, oleh sebab itu kami mohon maaf. Harapannya, hal-hal baik yang sudah ada terus dipertahankan, yang kurang diperbaiki, dan yang memang tidak bisa diperbaiki lebih baik ditinggalkan untuk mencari jalan baru yang lebih efektif," ungkap Sofyan.


Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh rekan-rekan kerjanya agar tetap konsisten menjalankan apa yang sudah ditetapkan dalam rencana bisnis perusahaan maupun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

"Kedisiplinan dalam menjalankan rencana kerja adalah kunci utama agar eksistensi dan pelayanan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata tetap berkesinambungan dan semakin kuat di masa depan," tuturnya. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Momentum hari pertama kerja setelah libur Idulfitri 1447 H menjadi pijakan penting bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk meneguhkan kembali dedikasi pelayanan publik. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengambil langkah responsif dengan memantau langsung kesiapan di berbagai lini kerja birokrasi. Langkah ini dilakukan guna memastikan ritme kerja pemerintahan kembali normal tanpa menunda kepentingan masyarakat.


Agenda inspeksi mendadak (sidak)  ini menyasar sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta titik-titik krusial pelayanan dasar, Rabu (25/3/2026).  Didampingi oleh Pj Sekretaris Daerah, Sumanto beserta jajaran terkait, Wali Kota ingin melihat secara objektif bagaimana kesiapan mental dan fisik para aparatur dalam memulai kembali tugas-tugas negara.

Pemerintah Kota menekankan bahwa kehadiran fisik di kantor bukan sekadar pemenuhan absensi, melainkan bentuk integritas terhadap amanah sebagai pelayan masyarakat. Sinergi antara pimpinan daerah dan jajaran fungsional sangat diperlukan agar transisi dari masa libur ke masa kerja aktif berjalan tanpa kendala teknis maupun administratif.


"Kegiatan pemantauan ini sengaja kami laksanakan bertepatan dengan hari perdana masuk kantor setelah masa libur Lebaran usai. Saya bersama Pak Pj Sekda dan tim ingin memastikan bahwa seluruh jajaran telah kembali ke pos masing-masing untuk melayani warga," ujar Wali Kota.


Berdasarkan data yang dihimpun selama peninjauan, tingkat kepatuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon menunjukkan tren yang sangat positif. Wali Kota memberikan apresiasi atas dedikasi para aparatur, di mana tercatat tingkat kehadiran mencapai angka yang signifikan yakni 99 persen. Hal ini mencerminkan tingginya kesadaran kolektif akan tanggung jawab profesi.

"Kami bersyukur karena hampir seluruh pegawai, yakni sekitar 99 persen, sudah hadir di tempat tugas. Adapun yang berhalangan masuk pun memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara resmi, seperti faktor kesehatan atau memang sedang mengambil jatah cuti yang sah," ungkapnya.

Wali Kota juga mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan adanya pegawai yang mangkir atau menambah waktu libur secara ilegal. Seluruh aparatur yang tidak hadir telah memberikan konfirmasi resmi yang sesuai dengan prosedur administratif, sehingga integritas kedisiplinan tetap terjaga dengan baik.

Mengenai mekanisme cuti, pemerintah tetap memberikan ruang bagi hak-hak pegawai sesuai dengan regulasi yang berlaku, yakni jatah tahunan selama 12 hari kerja. Namun, Wali Kota memberikan catatan khusus mengenai kebijakan ini, di mana fleksibilitas bagi staf harus diimbangi dengan batasan yang lebih ketat bagi para pejabat struktural demi menjaga stabilitas operasional instansi.


"Perlu dipahami bahwa cuti merupakan hak bagi setiap pegawai sesuai koridor aturan. Meski staf diberikan ruang untuk itu, namun bagi para pejabat tentu ada standar dan batasan yang lebih tegas yang harus dipatuhi," tegasnya.


Selain aspek kedisiplinan personel, fokus utama sidak kali ini adalah memastikan fasilitas kesehatan tetap prima. Sektor kesehatan menjadi perhatian utama mengingat adanya pola kecenderungan peningkatan kunjungan masyarakat ke fasilitas medis pasca-lebaran akibat perubahan pola konsumsi atau kelelahan selama masa mudik.

"Kami melihat layanan publik, khususnya di puskesmas, sudah mulai beroperasi penuh. Hal ini sangat krusial karena biasanya pasca-hari raya banyak warga yang memeriksakan kesehatan akibat keluhan pencernaan maupun masalah kesehatan umum lainnya," tuturnya. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Aksi humanis ditunjukkan personel Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota saat membantu mendorong angkutan kota (angkot) yang mogok di tengah jalan.

Di balik seragamnya, tersimpan kepedulian tulus demi memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar.

Peristiwa tersebut dilakukan oleh Aiptu Cahyadi yang sigap turun tangan ketika melihat angkot mengalami kendala di ruas jalan Pantura Cirebon wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Tanpa ragu, ia bersama warga sekitar membantu mendorong kendaraan agar tidak menghambat arus lalu lintas.

“Sudah menjadi tugas kami untuk melayani masyarakat. Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga membantu ketika ada kesulitan di jalan,” ujar Aiptu Cahyadi saat ditemui di lokasi, Selasa (24/3/2026).

Aksi tersebut mendapat respons positif dari pengguna jalan yang melintas. Kehadiran polisi dinilai memberikan rasa aman sekaligus solusi cepat atas situasi darurat di jalan.

Sementara itu, Kasat Lantas AKP Ridwan Shandi Maulana, mengapresiasi tindakan anggotanya yang dinilai mencerminkan semangat pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan anggota di lapangan. Ini merupakan bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, sekaligus wujud kepedulian terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” ujar Ridwans.

Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong seluruh personel untuk responsif terhadap situasi di lapangan serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan adanya aksi tersebut, diharapkan kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam penegakan aturan, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo didampingi Pj Sekretaris Daerah, Sumanto dan jajaran perangkat daerah terkait, monitoring pelaksanaan penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah di kantor BAZNAS Kota Cirebon pada Jumat (20/3/2026). Langkah ini merupakan bagian dari agenda Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam memastikan kesiapan seluruh tahapan ibadah sosial menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H berjalan sesuai prinsip syariah.


Dalam kunjungannya, Wali Kota memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi serta profesionalisme jajaran BAZNAS Kota Cirebon dalam mengelola dana umat. Wali Kota menekankan bahwa kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang harus terus dijaga melalui manajemen pengelolaan yang transparan dan amanah.

"Kekompakan internal lembaga menjadi kunci utama yang harus terus dijaga agar kinerja semakin optimal. Sinergi dan soliditas di dalam tubuh lembaga ini adalah fondasi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat," tegas Wali Kota di sela-sela peninjauannya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, mengungkapkan bahwa tren penghimpunan zakat di Kota Cirebon terus mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Menurutnya, capaian positif tersebut tidak terlepas dari peran aktif Pemerintah Daerah Kota Cirebon yang terus memperkuat dukungan regulasi zakat di wilayah tersebut.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Cirebon atas dukungan yang luar biasa, terutama dalam hal regulasi zakat. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan Kota Cirebon sebagai daerah yang sangat aktif dalam mendukung gerakan zakat. Dengan regulasi yang semakin kuat, kami yakin potensi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah akan terus meningkat," ujar H. Hamdan.


Lebih lanjut, H. Hamdan berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan di masa depan. Ia meyakini bahwa penguatan regulasi yang berkelanjutan akan membawa dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Tidak hanya itu, penguatan regulasi juga memperkokoh posisi zakat sebagai instrumen vital dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Cirebon," tuturnya.

Selain monitoring penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS, Wali Kota juga monitoring di Masjid Al-Ikhlas dan Masjid Raya At-Taqwa. Kegiatan monitoring ini sekaligus memastikan bahwa seluruh proses penghimpunan hingga penyaluran zakat dilakukan dengan optimal, tepat sasaran, dan sepenuhnya mematuhi ketentuan syariat Islam. (wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top