Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) -
Gubernur Banten Andra Soni mengeluarkan surat edaran (SE) terkait larangan aparatur sipil negara (ASN) menerima gratifikasi, baik berupa uang, parsel, maupun fasilitas, pada momen Idul Fitri 1447 H.

Mereka pun wajib melapor ke KPK jika mendapat barang yang diduga gratifikasi.
SE tersebut bernomor 5 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya Idul Fitri 1447 H. SE tersebut ditandatangani oleh Andra Soni pada 20 Februari 2026.

Andra menyebut kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari SE Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Andra, ASN Pemprov Banten wajib menjadi teladan yang baik bagi masyarakat.

"Aparatur sipil negara Pemerintah Provinsi Banten dilarang menerima gratifikasi baik berupa uang, bingkisan/parsel, fasilitas, dan bentuk pemberian lainnya yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, termasuk permintaan dana dan/atau hadiah sebagai Tunjangan Hari Raya atau dengan sebutan lain, baik secara individu maupun mengatasnamakan institusi kepada masyarakat, perusahaan, dan/atau Aparatur Sipil Negara lainnya, baik secara tertulis maupun tidak tertulis," tulis Andra.

Ia menyebut ASN yang menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan wajib melapor kepada KPK melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Provinsi Banten cq. Inspektorat Daerah Provinsi Banten. Mereka diberi jangka waktu 30 hari kerja sejak tanggal penerimaan gratifikasi.

( AWW)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) - Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur'an Karangtaruna Kecamatan Widasari Bersama DKM Baitul Makmur Menggelar Bukber dan Pemberian Seragam Sekolah Untuk anak yang kurang mampu Bertempat di Masjid Baitul Makmur Desa Bunder Kecamatan Widasari Sabtu 07 Maret 2026.

Hadir Dalam Kegiatan Peringatan Nuzulul Qur'an yang diselenggarakan oleh Karangtaruna Kecamatan Widasari, Bersama DKM Baitul Makmur Ketua Karang Taruna Kecamatan Widasari, Anas Ghozali S.Pd., Sekjend Karang Taruna Kabupaten Indramayu Danang Dahroni, Forkompimcam Plt. Camat Widasari H.Dedy Suprayoga, S.Sos.,M.Si., Kapolsek Widasari Bersama jajaran, Danramil Widasari Bersama jajaran,Ketua MUI Kecamatan Widasari,Kuwu Desa Bunder Kecamatan Widasari,Tokoh masyarakat,Tokoh Agama dan Tamu undangan yang lainya.


Plt.Camat Widasari H.Dedy Suprayoga S.Sos,M.Si., Dalam Sambutannya Menyabut baik dan Memberikan Apresiasi Kegiatan yang dilaksanakan oleh Karangtaruna Kecamatan Widasari dengan Memperingati Nuzulul Qur'an serta Buka puasa bersama dan Pemberian Baju Seragam Untuk Anak Sekolah yang Kurang mampu di kecamatan Widasari.


Tentunya Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali untuk warga masyarakat khususnya di kecamatan Widasari.Pungkasnya

Sementara itu Ketua Karang Taruna Kecamatan Widasari Anas Ghozali S.Pd., Dalam Keterangan Pers Menjelaskan Alhamdulillah Kami Karangtaruna Kecamatan Widasari telah melaksanakan kegiatan Peringatan Nuzulul Qur'an serta Buka Puasa Bersama (Bukber) dan Secara Simbolis Pemberian Seragam Sekolah Untuk Warga masyarakat Kecamatan Widasari yang kurang mampu Sebanyak 60 Seragam sekolah dan secara simbolis diberikan sebanyak 10 seragam untuk anak yang Kurang mampu.


Harapan kedepanya karangtaruna Kecamatan Widasari untuk kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun dan kuwota untuk pemberian seragam kepada anak yang Kurang mampu terus bertambah lebih dari 60.Ujarnya


Anas Ghozali, Menambahkan Harapanya dengan Pemberian Seragam Sekolah Untuk anak yang tidak mampu Nantinya Akan menjadi penyemangat bagi Anak untuk rajin belajar di sekolah.Tuturnya.(iwan)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) -
Personel 1 SSR Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat melaksanakan patroli harkamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon. 

Kegiatan patroli ini dilakukan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Lebaran 2026.

Patroli dipimpin DPP Ipda Joko Prasetno dengan menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polresta Cirebon. 

Dalam kegiatan tersebut, personel juga melakukan sambang ke Mapolsek Kedawung sebagai bagian dari koordinasi pengamanan wilayah.

Komandan Kompi (Danki) 2 Batalyon C Pelopor, Iptu Alim Fauzi mengatakan patroli tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan tetap kondusif menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat saat arus mudik dan perayaan Lebaran.


"Patroli ini bertujuan untuk monitoring situasi kamtibmas di wilayah Cirebon, khususnya menjelang Lebaran 2026 agar tetap aman dan kondusif," kata Alim dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, kegiatan patroli sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan personel Brimob dalam mendukung pengamanan wilayah bersama jajaran kepolisian setempat.

Selain melakukan patroli, personel juga berkoordinasi dengan anggota Polsek Kedawung terkait perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut.

Ia menambahkan, kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas menjelang hari raya.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan," ujarnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - 
Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota menggelar apel pengecekan kelengkapan personel dan kendaraan dinas.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, Ridwan Shandi Maulana. 

Dalam kegiatan itu, dilakukan pemeriksaan terhadap kesiapan anggota yang akan diterjunkan di lapangan selama operasi berlangsung.



Pengecekan meliputi kelengkapan perorangan anggota, mulai dari seragam dinas, perlengkapan pendukung, hingga kesiapan fisik personel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh anggota siap menjalankan tugas pengamanan arus mudik dan balik.

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi kendaraan dinas yang akan digunakan selama operasi. 

Pemeriksaan dilakukan guna memastikan seluruh kendaraan operasional dalam kondisi prima dan siap digunakan saat dibutuhkan di lapangan.

Tak hanya kendaraan, sarana dan prasarana pendukung juga turut diperiksa. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan yang digunakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dapat berfungsi optimal, terutama saat terjadi peningkatan volume kendaraan pemudik.



Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, Ridwan Shandi Maulana, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh personel dan peralatan siap sebelum operasi dimulai.

"Melalui apel pengecekan ini kami memastikan kesiapan personel, kendaraan dinas, serta sarana prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran," ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menyamakan persepsi terkait cara bertindak di lapangan, termasuk langkah-langkah rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.


"Seluruh anggota juga diberikan arahan terkait pola pengaturan lalu lintas serta rekayasa arus apabila terjadi kemacetan, sehingga penanganan di lapangan dapat berjalan cepat dan tepat," jelasnya.

Selain memberikan arahan teknis, Ridwan juga memotivasi seluruh anggota agar tetap semangat dan maksimal dalam menjalankan tugas selama operasi berlangsung.

"Kami berharap seluruh personel tetap menjaga semangat, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi," pungkasnya.  (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pemudik yang menggunakan mobil listrik kini tak perlu khawatir kehabisan daya baterai saat melintas di jalur Pantura Cirebon.

Dharma Group melalui PT. Dharma Electrindo Mfg menyediakan fasilitas pengisian daya (charging) gratis di Posko Mudik Dharma Group 2026 yang berada di ruas Jalan Pantura Kalijaga–Mundu, Kabupaten Cirebon. Posko Mudik ini menyediakan SPKLU ( Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum ) dengan alat canggih Fast Charging  karya putra putri bangsa.

Posko ini disiapkan untuk membantu para pemudik, khususnya pengguna kendaraan listrik, agar tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman tanpa khawatir baterai kendaraan menipis di tengah perjalanan. Dengan melakukan pengisian baterai Mobil LIstrik di posko ini, yg menyiapkan 2 nozle alat charging, sekitar 30 menit, baterai kendaraan  full kembali.

Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, yang juga mewakili juru bicara PT. Dharma Electrindo Mfg,  mengatakan para pemudik dapat melakukan pengisian daya baterai mobil listrik yang disediakan oleh Dharma Group ini tanpa dipungut biaya alias gratis.

"Fasilitas ini menjadi bagian dari dukungan Dharma Group terhadap kelancaran arus mudik sekaligus mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan," ujar Prabu Diaz saat ditemui wartawan, Sabtu (7/3/2026).


Selain layanan charging gratis, posko mudik tersebut juga disiapkan sebagai tempat singgah sementara bagi pemudik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.


Pihak penyelenggara mengimbau para pemudik yang melintas di jalur Pantura Kalijaga–Mundu, terutama pengguna mobil listrik, untuk memanfaatkan fasilitas ini jika daya baterai kendaraan mulai menipis.

Dengan adanya posko charging gratis ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman selama periode arus mudik Lebaran 2026. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kab Cirebon) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon mendukung pengembangan tanaman sorgum di daerah tersebut sebagai bagian dari upaya diversifikasi pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya mengatakan, pengembangan sorgum dapat berjalan optimal apabila didukung dengan kepastian pasar bagi hasil panen petani.

“Bagi petani yang penting itu ada yang membeli hasilnya dan harganya menguntungkan. Kalau pemasarannya ada, petani pasti mau menanam,” kata Deni dalam kegiatan panen sorgum di lahan Satuan Pelayanan UPTD Balai Benih Palawija Plumbon, Kamis (5/3/2026).


Ia menuturkan, tanaman sorgum memiliki keunggulan karena tidak memerlukan banyak air, sehingga dapat tumbuh di lahan yang relatif kering atau marginal.


Dengan karakter tersebut, kata dia, komoditas tersebut berpotensi dikembangkan di berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon yang memiliki kondisi lahan serupa.

“Kalau sorgum itu tidak perlu banyak air, jadi lahan yang agak kritis pun masih bisa dimanfaatkan untuk budidaya tanaman ini,” katanya.


Menurut dia, potensi lahan di Kabupaten Cirebon masih cukup luas untuk pengembangan sorgum di masa mendatang.


Selain pengembangan yang dilakukan bersama PT Dirgantara Indonesia, budidaya sorgum juga telah dilakukan oleh petani di wilayah lain di Kabupaten Cirebon.

Deni menyebutkan salah satu kawasan yang sudah mengembangkan tanaman tersebut berada di Kecamatan Beber melalui program dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

“Di Beber sudah ada dari program kementerian dan provinsi, produksinya juga sudah cukup banyak,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menyebut, Kabupaten Cirebon menjadi daerah percontohan dalam pengembangan tanaman sorgum di provinsi tersebut.

Menurut dia, sorgum memiliki potensi besar karena merupakan tanaman serealia yang kaya nutrisi, tahan kekeringan, serta dapat tumbuh di lahan marginal.

“Sorgum ini tanaman yang multifungsi. Bijinya bisa menjadi pangan, batangnya dapat dimanfaatkan untuk biomassa atau bioetanol, sedangkan daunnya bisa menjadi pakan ternak,” kata Erwan.

Ia menambahkan tanaman tersebut juga memiliki efisiensi budidaya, karena dapat dipanen hingga tiga kali dalam setahun.

Pada kegiatan panen yang dilakukan, lahan sorgum seluas sekitar 1,5 hektare diperkirakan menghasilkan sekitar 1,5 ton benih dengan kelas benih dasar yang selanjutnya dapat dikembangkan untuk produksi benih pokok hingga mencakup lahan sekitar 150 hektare.

Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan sorgum melalui penerapan teknologi pengolahan hasil pertanian.


“Kami ingin menginjeksi teknologi dalam pengolahan sorgum sehingga memberikan nilai tambah bagi para petani,” katanya.


Ia menjelaskan pemanfaatan sorgum tidak hanya pada bijinya sebagai bahan pangan, tetapi juga pada batangnya yang dapat diolah menjadi biomassa atau bahan baku energi setelah melalui proses pengolahan.

“Kami menjajaki kerja sama teknologi pengolahan pangan dengan mitra dari China untuk mendukung pengembangan produk turunan sorgum di Jawa Barat,” pungkasnya. 



Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top