Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon)
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon resmi membuka Program Peningkatan Produktivitas (Kewirausahaan) bagi pencari kerja di Aula Dudika Disnaker Kabupaten Cirebon, Kamis (16/7/2026).

Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat.

Program tersebut dibuka langsung oleh Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga produktif, adaptif, dan mampu menghadapi perubahan.

“Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki produktivitas, etos kerja, kemampuan beradaptasi, disiplin, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar,” ujar Novi.


Ia menjelaskan, program ini dirancang untuk memperkuat konsep link and match antara pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman kerja secara langsung.


“Inilah bentuk link and match yang ingin terus kita kembangkan, yaitu menghubungkan hasil pelatihan dengan dunia usaha, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha baru di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Pada pelaksanaan tahun 2026, sebanyak enam peserta mengikuti proses pembelajaran langsung di tempat usaha melalui metode learning by doing.

Disnaker Kabupaten Cirebon bermitra dengan pelaku usaha di bidang tata boga atau bakery dan pengelasan (las) untuk memberikan pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Melalui pendampingan langsung dari para pelaku usaha, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan manajerial kewirausahaan, serta memahami proses kerja di dunia usaha secara nyata.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.


Novi menambahkan, semakin luas kemitraan yang dibangun antara pemerintah dan dunia usaha, maka semakin besar pula peluang bagi lulusan pelatihan untuk mengembangkan kompetensi dan memperoleh kesempatan kerja.


“Semakin luas kemitraan yang terbangun, semakin besar pula kesempatan bagi alumni pelatihan untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, bahkan memperoleh kesempatan bekerja maupun membuka usaha sendiri,” pungkasnya.

Melalui Program Peningkatan Produktivitas (Kewirausahaan), Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berdaya saing, sekaligus menciptakan wirausaha baru yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.


Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) -
Bupati Cirebon Imron melepas Kafilah Lomba Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) jenjang Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Cirebon yang akan berlaga pada Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Kegiatan pelepasan berlangsung di Hotel Koening Cirebon, Kamis (16/7/2026).

Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat akan digelar pada 17–18 Juli 2026 di Asrama Haji, Kota Bekasi.

Keikutsertaan Kabupaten Cirebon menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendukung pembinaan pendidikan agama Islam, pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik, serta pembentukan generasi muda yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan berprestasi.


Dalam sambutannya, Bupati Imron menegaskan, kegiatan pembinaan dan keikutsertaan pada Pentas PAI memiliki makna strategis.

Selain sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan membangun karakter generasi muda Kabupaten Cirebon yang berakhlakul karimah.

“Saya berharap kegiatan ini benar-benar menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan, sehingga kita tidak hanya berpartisipasi, tetapi mampu berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi bahkan nasional,” ujar Imron.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil maksimal dan menjaga nama baik daerah selama mengikuti perlombaan.

“Kalian (peserta) adalah duta terbaik Kabupaten Cirebon. Kalian bukan hanya peserta lomba, tetapi kalian adalah pembawa nama daerah, pembawa harapan, dan calon pemimpin masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Cirebon, Mochamad Syafrudin, yang dibacakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Cirebon, Mushofa menyampaikan, penyelenggaraan Pentas PAI tahun ini mengemban tanggung jawab untuk mempertahankan prestasi Kabupaten Cirebon di tingkat Jawa Barat.


“Penyelenggaraan tahun 2026 ini mengemban amanah untuk mempertahankan predikat Juara Umum Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

“Lebih dari sekadar mengejar gelar, target ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat karakter peserta didik, dan membangun budaya berprestasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ucapnya menambahkan.

Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berkomitmen memperkuat pendidikan karakter melalui berbagai kegiatan keagamaan, termasuk Pentas PAI.

Upaya tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Cirebon, yaitu mewujudkan masyarakat yang BERIMAN (Bersih, Inovatif, Maju, Agamis, dan Aman), sekaligus mencetak generasi yang unggul dalam akhlak maupun prestasi.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) -
17 Juli 2026 – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa layanan digital pemerintah harus dapat diakses oleh seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas.

Menurutnya, akses terhadap layanan informasi publik merupakan hak setiap warga sehingga transformasi digital harus berjalan secara inklusif tanpa meninggalkan kelompok rentan.

“Layanan buat penyandang disabilitas itu wajib. Wajib untuk memenuhi aksesibilitas buat semua warga negara. Jadi jangan sampai karena keterbatasan yang dimiliki oleh seorang warga negara, dia tidak bisa untuk mengakses layanan-layanan informasi publik,” tegasnya dalam audiensi dengan Komisi Nasional Disabilitas di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).

Wamen Nezar mengapresiasi masukan dan evaluasi dari Komisi Nasional Disabilitas terhadap layanan publik Kemkomdigi.

Ia menilai masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyempurnaan layanan agar dapat mendukung kebutuhan penyandang disabilitas.

“Kami sangat mengapresiasi evaluasi yang dilakukan untuk situs Komdigi, terutama untuk akses disabilitas dan fitur-fitur yang membantu teman-teman disabilitas di situs Komdigi. Kami akan catat dan perbaiki supaya comply dan bisa membantu teman-teman disabilitas,” ujar Wamen Nezar.

Menurut Wamen Nezar, Kementerian Komdigi memiliki komitmen tinggi dalam menyediakan fitur untuk disabilitas di situs Kemkomdigi yang sudah dibuat dan diluncurkan tiga tahun yang lalu.

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi kementerian dan lembaga lain dalam menghadirkan layanan publik digital yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Kita mungkin salah satu kementerian yang paling berkomitmen untuk menyediakan fitur disabilitas. Fitur ini sudah kita buat dan luncurkan sejak tiga tahun yang lalu. Kita berharap semua kementerian juga mengikuti jejak ini,” tandasnya.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Komisi I DPRD Kota Cirebon mendorong Kesbangpol agar lebih progresif mendeteksi dini setiap kerawanan sosial.

Langkah antisipasi ini dinilai krusial di tengah melemahnya daya beli masyarakat yang berpotensi memicu gelombang ketidakpuasan terhadap pemerintah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon Imam Yahya, SFilI MSi usai rapat kerja bersama Kesbangpol Kota Cirebon, Kamis (16/07/2026).

Ia menyatakan, keterbatasan anggaran yang sedang terjadi saat ini tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kinerja.

“DPRD meminta agar Kesbangpol Kota Cirebon bisa lebih progresif menjalankan programnya dengan segala keterbatasan anggaran yang sedang terjadi saat ini,” ujar Imam usai rapat di Kantor Keabangpol Kota Cirebon.



Komisi I DPRD pun menitikberatkan sejumlah program kerja strategis yang harus diprioritaskan oleh Kesbangpol.

Salah satunya adalah menyasar sektor pendidikan dan pengawasan terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas).

“Komisi I DPRD juga menitikberatkan untuk program kegiatan wawasan kebangsaan dan penanaman ideologi Pancasila itu menjadi prioritas kepada masing-masing sekolah yang ada di Kota Cirebon,” jelas Imam.

Selain menyasar sekolah-sekolah, Imam menambahkan bahwa agenda rutin tahunan yang tidak kalah penting adalah pembinaan terhadap organisasi masyarakat.

“Pembinaan ormas itu menjadi bagian dari tugas yang harus dilakukan tiap tahun. Begitu juga dengan verifikasinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Imam menyoroti fungsi Kesbangpol sebagai mata dan telinga pemerintah daerah. Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, lembaga ini dituntut sensitif terhadap potensi gesekan di masyarakat.

“Kesbangpol harus bisa menjadi semacam lembaga yang bisa mendeteksi dini setiap kerawanan sosial yang ada di Kota Cirebon. Karena dengan kondisi pelemahan daya beli masyarakat hari ini, potensi itu menjadi nyata,” tegas Imam.



Menurutnya, pelemahan daya beli bukan hanya fenomena lokal di Kota Cirebon semata, melainkan isu setiap daerah yang mengalami potensi pendapatan dari tahun ke tahun. Kondisi ini ditengarai bisa memicu riak-riak ketidakpuasan publik.

“Tidak menutup kemungkinan dengan menurunnya daya beli masyarakat ini, berpotensi terjadi ketidakpuasan masyarakat kepada pemerintah. Ini yang harus dideteksi dini Kesbangpol,” tuturnya.

Imam mencontohkan, manifestasi dari ketidakpuasan tersebut bisa berbentuk aksi unjuk rasa atau demonstrasi, seperti isu-isu protes terhadap kebijakan pemerintah pusat.

Namun yang paling diwaspadai adalah jika aksi tersebut berujung pada tindakan merusak.

“Mungkin saja dengan ketidakpuasan masyarakat kepada pemerintah, mereka melakukan unjuk rasa atau demonstrasi. Bahkan disertai dengan aksi anarkis, ini yang perlu diantisipasi,” katanya.



Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Cirebon, Eli Haryati menyambut baik kunjungan kerja yang Komisi I.

Kunjungan tersebut dinilai sebagai momentum penting guna mengevaluasi sekaligus memberikan dukungan kinerja Kesbangpol.

Eli memaparkan seluruh program kerja yang berjalan sepanjang tahun 2026, termasuk berbagai capaian kinerja hingga hambatan yang ditemui di lapangan.

“Bagi kami, kunjungan ini sangat positif karena menjadi bentuk dukungan agar kami dapat melaksanakan program secara optimal,” ungkap Eli.

Eli merinci bahwa Kesbangpol Kota Cirebon saat ini bertumpu pada enam program prioritas yang diakomodasi melalui tiga bidang utama, yaitu: Bidang Kewaspadaan Nasional dan Pencegahan Konflik. Kemudian, bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya. Serta bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan.

Seluruh program tersebut dirancang saling terintegrasi demi menjaga stabilitas wilayah, memperkokoh nilai kebangsaan, meningkatkan kualitas demokrasi, serta memperkuat sinergi dengan ormas.

“Melalui kolaborasi dan dukungan dari DPRD, Kesbangpol optimistis target-target prioritas ini dapat terealisasi secara maksimal demi menjaga ketertiban dan kondusivitas Kota Cirebon di tengah dinamika ekonomi dan sosial yang berkembang,” katanya.

Hadir dalam rapat kerja bersama Kesbangpol Kota Cirebon, Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana dan Anita Tri Handayani.


Sumber : Humas DPRD Kota Cirebon
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Majalengka) - 
Guna memastikan stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan taat hukum sejak dini, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar secara intensif masuk ke lingkungan sekolah. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang pembinaan remaja dan anak ini difokuskan pada pemberian edukasi kamtibmas bagi para siswa baru yang tengah beradaptasi dengan lingkungan sekolah mereka, Jumat (17/07/2026).

Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan edukatif tersebut diisi langsung oleh Kanit Binmas Polsek Kasokandel Aipda Rukmanjana. Bertempat di SMP IT Ar Rahmat, Desa Gandasari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Aiptu Rukmanjana hadir sebagai pemateri utama dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa-siswi baru di sekolah berbasis islam terpadu tersebut.

Kegiatan pembekalan terhadap pelajar ini dilaksanakan di bawah pengawasan dan arahan langsung Kapolsek Kasokandel Ipda Ato Rusdianto, S.H. Di hadapan ratusan siswa baru dan para guru pendamping, Aipda Rukmanjana memberikan materi strategis mengenai pentingnya disiplin, bahaya kenakalan remaja, pencegahan aksi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, hingga pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan di jalan raya.

Sumber : Humas Polres Majalengka
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Majalengka) - 
Guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat pedesaan tetap terjaga secara kondusif, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar terus mengoptimalkan peran aktif jajaran Bhabinkamtibmas di lapangan. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang kemitraan ini difokuskan pada pendekatan humanis oleh personel Polisi Wanita (Polwan) guna merangkul kaum perempuan dan ibu rumah tangga dalam menjaga keamanan lingkungan, Jumat (17/07/2026).

Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan Patroli Dialogis tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bonang, Brigadir Intan. Sosok Polwan tangguh ini turun langsung menyusuri pemukiman warga di wilayah Desa Bonang, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, untuk menyambangi dan menyapa hangat ibu-ibu yang sedang berkumpul serta beraktivitas di halaman rumah mereka.

Kegiatan patroli kewilayahan ini dilaksanakan di bawah pengawasan dan arahan langsung Kapolsek Panyingkiran AKP Asep Rohendi, S.H., M.H. Melalui obrolan santai yang sarat rasa kekeluargaan khas seorang Polwan, Brigadir Intan membangun komunikasi dua arah guna mendengarkan keluh kesah serta aspirasi ibu-ibu terkait situasi keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Di sela-sela dialog yang sejuk tersebut, Brigadir Intan menyisipkan sejumlah imbauan kamtibmas mendasar guna memperkuat kewaspadaan swakarsa keluarga. Ibu-ibu diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kejahatan konvensional seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan rutin mengunci stang ganda kendaraan yang diparkir di halaman, serta lebih selektif dan waspada terhadap kedatangan orang asing atau tamu yang tidak dikenal di lingkungan pemukiman.

Sumber : Humas Polres Majalengka
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top