Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com  (Indramayu) - Politeknik Negeri Indramayu Polindra Jurusan Teknik Informatika (TI) Gelar Expo Projek yang ikuti oleh Empat Prodi yang ada di Polindra dilaksanakan pada hari Selasa 09 Juni 2026 Bertempat di Halaman Kampus Politeknik Negeri Indramayu.

Muhamad Mustamiin Kaprodi D3 Teknik Informatika (TI) Kepada awak media media menjelaskan Expo Projek dilaksanakan setiap semester sekali untuk para mahasiswa Bisa menunjukkan hasil mata kuliah Projeknya, yang umumnya  pembuatan Aplikasi.

Tujuan dan harapanya dari kegiatan expo Projek ini adalah Mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmunya dan bisa Mempresentasikan di banyak orang serta mempertanggungjawabkan hasil karya project nya dan menerapkanya dengan baik.


Pesanya kepada para mahasiswa Untuk terus semangat belajar  karena kegiatan ini merupakan sebagai motivasi juga untuk para mahasiswa dapat diimplementasikan diluar bahwa teman-teman mahasiswa khususnya Jurusan Teknik Informatika dapat melaksanakan Pekerjaan mata kuliah projek ini dengan baik.Ucapnya


Sementara itu Kepala Jurusan (Kajur) Teknik Informatika Politeknik Negeri Indramayu Eka Ismantohadi Kepada awak media menambahkan Expo Projek dari jurusan Teknik Informatika dilaksanakan setiap semester dari Projek satu,dua dan tiga di sini  para mahasiswa bisa menunjukkan hasil project pekerjaan mata kuliahya di setiap semester.

Expo Projek di ikuti oleh empat Prodi dari jurusan Teknik Informatika (TI) yang ada di Polindra dan kalau sekarang ada tiga prodi yang mengikuti Expo Projek karena untuk prodi yang satunya masih baru.

Yaitu dari Program Studi D3 Teknik Informatika, S1 Rekayasa Perangkat lunak (RPL) dan S1 Terapan Sistem Kota Cerdas (SIKC) Kalau yang barunya S1 Terapan Teknologi Rekayasa Komputer belom.Ujar Eka

Eka berharap dengan adanya Expo Projek ini Aplikasi Yang telah di buat oleh para mahasiswa bisa di gunakan oleh Mitranya Seperti salah satunya Aplikasi dari mahasiswa ini di gunakan oleh PDAM untuk itu harapanya untuk aplikasi yang lainya dari mahasiswa ini dapat digunakan oleh mitra-mitra yang lainnya.


Dan harapan kedepanya  expo Projek ini bisa dilaksanakan di luar Kampus seperti contohnya mengikuti Iven-iven yang lain seperti Hari jadi Indramayu ataupun Iven yang lainya serta dengan adanya Expo Projek ini mahasiswa dapat meningkatkan Kompetensinya.Ungkap Eka.


Sedangkan Salah satu Peserta mahasiswa Expo Projek Muhammad Nur Faizi dari Prodi S1 Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat lunak (RPL) sangat menyambut baik dengan adanya Expo Projek ini para mahasiswa bisa menunjukkan hasil pekerjaan projectnya bukan hanya dinilai oleh Dosen tapi dinilai oleh teman -teman yang lainya Sangat bagus Keren sekali.Ucapnya

Rehyan Mahasiswa RPL yang lainya menabahkan Dengan Pelaksanaan Expo Projek ini para mahasiswa bisa menunjukkan hasil mata kuliah Projeknya di banyak orang mdah-mudahan untuk mata kuliah projek ini Aplikasi kami ini bisa di nilai dengan baik oleh Dosen serta Temen yang lain dan dapat di gunakan oleh para mitra.Pungkasnya.(iwan)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) -  Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengimbau seluruh jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi untuk melaksanakan langkah konkret (action plan) dalam rangka meningkatkan integritas pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan melalui pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di seluruh Indonesia dan Atase Imigrasi di Perwakilan RI, yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi."Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum (APH). Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal,” ujarnya pada Selasa (09/06/2026).


Hendarsam mengakui krisis kali ini menjadi salah satu pukulan terbesar bagi organisasi.

Kendati demikian, ia meminta momentum ini dijadikan ruang refleksi total untuk menghapus
praktik dan budaya kerja masa lalu yang tidak sesuai.“Zaman sudah berubah, dan tuntutan masyarakat saat ini telah berubah. Tidak ada hak istimewa (privilege) bagi siapapun untuk melakukan pelanggaran,” tegas Hendarsam.

Ia menekankan, fungsi pelayan publik bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga sangat rentan terhadap komplain dan kritik. Kerentanan tersebut harus dijawab dengan penguatan mental aparatur untuk merespons setiap keluhan dengan cepat dan transparan.


Menurutnya, Ditjen Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang unggul, namun kapasitas

tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kuat agar organisasi dapat kembali berdiri tegak.

Hendarsam menggarisbawahi bahwa orientasi utama Imigrasi adalah memangkas jarak dengan masyarakat. Segala bentuk kecemburuan sosial atau persepsi negatif publik harus dijawab dengan perubahan sikap dan komitmen pelayanan yang nyata."Gagasan 'Imigrasi untuk Rakyat' lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat, Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebut kembali kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkas Dirjen Imigrasi. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah merencanakan perjalanan saat libur sekolah. 

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan resmi meluncurkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api kelas Ekonomi Komersial.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung program tersebut guna meningkatkan mobilitas masyarakat selama masa liburan sekolah sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik yang aman dan nyaman.

Masyarakat sudah dapat memesan tiket dengan potongan harga 30 persen tersebut mulai Sabtu (6/6/2026) melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI. Diskon berlaku untuk periode keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan program ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin bepergian selama musim libur sekolah, yang biasanya ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

"Liburan sekolah merupakan momen yang dinantikan banyak masyarakat untuk bepergian. Melalui program diskon 30 persen ini, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan ingin memberikan keringanan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau," ujar Muhibbuddin.

Menurutnya, program tersebut juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama sektor pariwisata dan ekonomi lokal di berbagai daerah tujuan perjalanan.

Kereta api kelas Ekonomi Komersial melayani sejumlah rute strategis antarkota yang menghubungkan pusat pendidikan, kawasan budaya, hingga berbagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

"Kami berharap dukungan KAI terhadap program pemerintah ini bisa membantu masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal, dengan kereta api sebagai pilihan favorit karena menawarkan ketepatan waktu, kenyamanan, serta akses langsung ke jantung kota tujuan," tambahnya.

Syarat dan Ketentuan Diskon 30 Persen
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan promo tersebut, berikut syarat dan ketentuan yang berlaku:

Periode pemesanan mulai 6 Juni 2026 melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI, termasuk aplikasi Access by KAI.


Berlaku untuk keberangkatan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Khusus untuk perjalanan menggunakan kereta api kelas Ekonomi Komersial.

Diskon tidak berlaku untuk tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan program reduksi maupun promo lainnya.
Tiket promo tetap dapat dibatalkan (refund) atau diubah jadwalnya (reschedule) sesuai ketentuan yang berlaku.

Promo berlaku selama kuota tiket diskon masih tersedia.
Untuk mengetahui daftar kereta api yang mendapatkan potongan harga beserta jadwal perjalanannya, masyarakat dapat mengecek langsung melalui aplikasi Access by KAI.

"Kami mengajak masyarakat untuk mempersiapkan dan merencanakan perjalanan sejak awal sebelum kehabisan. KAI berkomitmen penuh menghadirkan layanan terbaik, nyaman, dan tepat waktu untuk menemani momen berharga bersama keluarga," tutup Muhibbuddin. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menghadirkan promo spesial berupa diskon tiket kereta api kelas eksekutif hingga 30 persen bagi masyarakat yang menghadiri Event Songlist Festival di Grage City Mall Cirebon pada 14 Juni 2026.

Program tersebut menjadi bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan sekaligus upaya mendorong masyarakat untuk semakin memanfaatkan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan promo dapat diperoleh pengunjung yang melakukan pembelian tiket secara langsung di Booth KAI selama acara berlangsung.

"Melalui kehadiran Booth KAI pada Event Songlist Festival Cirebon, kami memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh tiket kereta api dengan tarif yang lebih terjangkau melalui program diskon hingga 30 persen. Kami berharap promo ini dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang ingin bepergian menggunakan kereta api," kata Muhibbuddin dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, diskon berlaku untuk perjalanan kereta api kelas eksekutif pada relasi jarak jauh dan menengah komersial di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera. Besaran potongan harga disesuaikan dengan periode keberangkatan.

Menurutnya, diskon 30 persen diberikan untuk jadwal keberangkatan H+45 hingga H+40 dari tanggal pembelian. Sementara diskon 15 persen berlaku untuk keberangkatan H+39 hingga H+10, dan diskon 5 persen diberikan untuk keberangkatan H+9 hingga hari keberangkatan.

"Promo ini berlaku selama alokasi tiket dan tarif diskon masih tersedia," ujarnya.


Namun demikian, KAI menegaskan promo tidak berlaku untuk layanan Kereta Suite Class Compartment, Luxury, Priority, Imperial, Panoramic, maupun layanan kereta wisata lainnya. Tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan tarif khusus ataupun promo lain yang sedang berlangsung.

Muhibbuddin mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengunjungi Booth KAI di lokasi acara.

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan datang langsung ke Booth KAI pada Event Songlist Festival di Grage City Mall Cirebon. KAI akan terus menghadirkan berbagai program menarik sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan serta mendukung mobilitas masyarakat dengan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan," tutupnya.

Untuk informasi jadwal perjalanan dan pembelian tiket, masyarakat dapat mengakses aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal resmi KAI lainnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Bandung) - 
Pemerintah Kota Cirebon berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat atas LKPD Tahun Anggaran 2025. Ini menjadi opini WTP ke-10 berturut-turut, menunjukkan komitmen pada tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan oleh Kepala BPK RI Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, kepada Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah Iing Daiman, dalam acara di Kantor BPK Jawa Barat pada Selasa (9/6/2026).

Wali Kota mengapresiasi perangkat daerah, jajaran pemerintah, dan DPRD Kota Cirebon atas sinergi dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan serta pembangunan daerah.

"Alhamdulillah, Kota Cirebon kembali memperoleh opini WTP dari BPK RI. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah, seluruh dinas, dan seluruh jajaran pemerintah yang terus melakukan perbaikan, pembenahan, dan penguatan tata kelola dari waktu ke waktu. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga Kota Cirebon kembali meraih hasil yang membanggakan ini," ujarnya.


Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sepuluh tahun berturut-turut bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan konsistensi, kedisiplinan, serta komitmen bersama dalam setiap proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan daerah.

"Prestasi ini menjadi bukti bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah dan DPRD Kota Cirebon mampu bekerja secara profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan program pembangunan serta menyusun laporan keuangan yang akuntabel. Tentu capaian ini harus terus kita jaga dan tingkatkan," tuturnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan dari kualitas tata kelola pemerintahan yang semakin baik. Pengelolaan keuangan yang akuntabel dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung efektivitas pembangunan daerah.

Ia juga menyebutkan bahwa raihan WTP tahun ini memiliki makna yang lebih istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599.


"Alhamdulillah raihan WTP ke-10 secara berturut-turut ini menjadi kado yang membanggakan bagi masyarakat Kota Cirebon di momentum Hari Jadi Cirebon ke-599. Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan pembangunan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Dengan keberhasilan meraih opini WTP selama sepuluh tahun berturut-turut, Pemerintah Kota Cirebon optimistis dapat terus menjaga momentum pembangunan. Selain itu, keberhasilan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing daerah melalui penerapan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Walaupun berhasil mempertahankan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan, Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya tidak akan cepat berpuas diri. Rekomendasi serta catatan yang diberikan oleh BPK akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyempurnakan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

"Insyaallah seluruh rekomendasi dan arahan dari BPK akan kami tindak lanjuti dengan sungguh-sungguh. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat tata kelola keuangan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat," tuturnya. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) -
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026, pemerintah menghadirkan langkah penyempurnaan kebijakan perpajakan agar semakin tepat sasaran, sederhana, dan berkelanjutan. Jakarta, 8 Juni 2026

Direktur Jenderal Pajak, Kemenkeu, Bimo Wijayanto, menyampaikan bahwa kebijakan ini dirancang untuk memastikan UMKM mendapatkan ruang yang luas untuk tumbuh, menggerakkan ekonomi daerah, dan menciptakan lapangan kerja tanpa terbebani oleh administrasi perpajakan yang rumit.

"Sejak awal, pemerintah terus memberikan dukungan kepada UMKM melalui evolusi kebijakan perpajakan, mulai dari PP 46/2013 (tarif 1%), PP 23/2018 (tarif 0,5%), hingga PP 55/2022. Setelah evaluasi menyeluruh, PP Nomor 20 Tahun 2026 ini hadir sebagai penyempurnaan agar dukungan pemerintah semakin adil dan tepat sasaran," ujar Bimo Wijayanto.

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif bagi publik dan pelaku usaha, DJP menjabarkan lima poin krusial dalam kebijakan baru ini:

  • Fasilitas Tarif 0,5% dan Batas Omset Tetap Berlaku Fasilitas PPh Final UMKM sebesar 0,5% tidak dihapus. Batas omset yang dapat memanfaatkan fasilitas ini tetap sebesar Rp4,8 miliar setahun. Selain itu, ketentuan omset sampai dengan Rp500 juta per tahun bagi Wajib Pajak Orang Pribadi tetap bebas pajak penghasilan.
  • Kemudahan Administrasi Tanpa Batas Waktu untuk WP Tertentu Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan PT Perorangan yang memenuhi ketentuan, fasilitas tarif final 0,5% dapat dimanfaatkan tanpa batas waktu. Sementara itu, bagi Koperasi, fasilitas ini dapat digunakan selama 4 tahun sejak terdaftar. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha fokus mengembangkan bisnis tanpa beban administrasi.
  • Target Tepat Sasaran dan Mencegah Penyalahgunaan Kebijakan ini memastikan insentif pajak benar-benar diterima oleh usaha yang sedang bertumbuh untuk naik kelas. Pemerintah juga mengantisipasi celah penyalahgunaan fasilitas, seperti tindakan memecah usaha atau membentuk beberapa entitas baru demi menghindari tarif pajak normal.
  • Mekanisme Umum Pajak Dihitung dari Laba, Bukan Omset Bagi badan usaha (seperti PT dan CV) yang kini beralih dari tarif final ke mekanisme perpajakan umum, perlu dipahami bahwa pajak tidak dihitung dari total omset kotor. Pajak dihitung berdasarkan laba bersih (penghasilan neto) setelah dikurangi biaya-biaya operasional yang diperkenankan. Beralih ke mekanisme umum tidak otomatis membuat beban pajak menjadi lebih besar.
  • Keseimbangan Sistem dan Masa Transisi PP Nomor 20 Tahun 2026 menjaga keseimbangan antara dukungan UMKM dan terciptanya sistem perpajakan yang sehat serta adil. Implementasi kebijakan ini akan dikawal ketat oleh DJP melalui masa transisi, edukasi, serta pendampingan intensif agar pelaku UMKM dapat beradaptasi dengan baik.


DJP menegaskan bahwa semangat dari kebijakan ini bukan sekadar menjalankan fungsi regulasi, melainkan menempatkan pemerintah sebagai mitra strategis pelaku usaha.

"Pemerintah ingin hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai mitra yang mendampingi perjalanan para pelaku usaha. Kami ingin memastikan UMKM kita bertransformasi menjadi usaha yang semakin kuat, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi," tutup Bimo.

DJP mengimbau seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan layanan edukasi dan pendampingan yang disediakan di seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) maupun melalui saluran resmi DJP. (wandi)

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top