Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) -
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Desa (SID) di Aula Diskominfo, Kamis (12/2/2026).

Bimtek ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Peraturan Bupati Cirebon Nomor 38 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya dalam penerapan sistem informasi desa guna mendukung pelayanan administrasi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan diikuti oleh 30 desa dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Astanajapura, Palimanan, Gegesik, dan Susukan.

Setiap desa mengikuti pelatihan dengan metode praktik langsung penggunaan aplikasi Sistem Informasi Desa.

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto menyampaikan, pemanfaatan Sistem Informasi Desa merupakan langkah strategis dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.

“Dengan optimalisasi Sistem Informasi Desa, diharapkan pelayanan administrasi kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, tertib, dan terdokumentasi dengan baik,” ujar Bambang.

Diskominfo menargetkan pada tahun 2026 seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon akan memiliki dan mengimplementasikan Sistem Informasi Desa (SID) sebagai bagian dari percepatan digitalisasi pemerintahan desa.


“Diharapkan tahun 2026 ini, semua desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon akan memiliki dan mengimplementasikan Sistem Informasi Desa (SID),” pungkasnya.

Melalui bimtek ini, peserta memperoleh pemahaman teknis mengenai pengelolaan data desa, pelayanan administrasi berbasis digital, serta penguatan kapasitas operator desa dalam mendukung implementasi SPBE di lingkungan pemerintahan desa.

Diskominfo Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan dan penguatan kapasitas aparatur desa guna mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern, efektif, dan berbasis teknologi informasi.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com ( Cirebon) -
Pendidikan bagi anak-anak yang memiliki latar belakang ekonomi sulit tidak bisa hanya diselesaikan di dalam ruang kelas. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kota Cirebon mengambil langkah progresif dengan tidak hanya memberikan kurikulum akademis, tetapi juga perlindungan sosial yang melekat melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 yang berlokasi di SMPN 18 Kota Cirebon.

Komitmen ini ditegaskan saat menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Kota Cirebon, Kamis (12/2/2026). Pemkot Cirebon ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga tidak mampu memiliki "rumah kedua" yang menjamin masa depan mereka. Program ini menjadi jawaban atas keresahan mengenai anak putus sekolah yang seringkali terbentur masalah non-teknis di luar sekolah.

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon, M. Arif Kurniawan, yang hadir mewakili Wali Kota Cirebon Effendi Edo, menyampaikan bahwa SRT adalah bentuk kehadiran nyata negara di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.


"Melalui program ini, kami mengintegrasikan layanan pendidikan dengan dukungan sosial agar anak-anak didik tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga terlindungi secara sosial. Kami ingin mereka merasa aman saat belajar karena kebutuhan dasar dan perlindungannya sudah diperhatikan oleh sistem," ujar Arif.

Arif tidak menampik bahwa perjalanan SRT masih menemui banyak tantangan di lapangan. Ia berharap kunjungan legislatif pusat ini bisa membawa angin segar bagi keberlanjutan program, terutama terkait pembenahan sarana prasarana serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelolanya.

Kunjungan kerja spesifik ini juga dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai pemetaan kondisi objektif di lapangan. Pemerintah Kota Cirebon berharap aspirasi yang disampaikan, mulai dari kendala teknis hingga kebutuhan anggaran, dapat menjadi bahan pertimbangan Komisi VIII DPR RI dalam fungsi pengawasan maupun penganggaran di tingkat pusat.


"Langkah ini menjadi bukti bahwa kami tidak ingin sekadar mencetak lulusan yang pintar di atas kertas, melainkan membangun generasi yang tangguh karena didukung oleh sistem sosial yang sehat dan inklusif," harap Arif.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kementerian Sosial RI, Aprizon Tanjung, yang turut mendampingi kunjungan tersebut memberikan apresiasi atas jalannya SRT di Kota Cirebon yang sudah memasuki bulan kedelapan. Menurutnya, konsistensi Kota Cirebon menjadi catatan penting bagi kebijakan nasional ke depan.

Aprizon mengungkapkan bahwa Presiden memberikan arahan agar setiap Kabupaten/Kota memiliki satu Sekolah Rakyat yang permanen. "Targetnya, satu Sekolah Rakyat nantinya akan dihuni oleh 1.080 orang, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA secara bertahap. Di sini sudah ada SD dan SMP, maka tahun ajaran baru nanti harapannya jenjang SMA sudah mulai tersedia," jelasnya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Kemensos saat ini sedang menggodok skema pelaksanaan untuk tahun ajaran 2026-2027 bersama pihak terkait, termasuk Ombudsman. 

"Hal ini dilakukan agar pola sekolah terintegrasi yang diterapkan di Kota Cirebon bisa memiliki dasar regulasi dan penganggaran yang kuat sehingga bisa direplikasi di daerah lain dengan standar yang sama," pungkasnya.  (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Di tengah kesibukannya meliput dan menulis berita, para wartawan Cirebon yang tergabung dalam Forum Jurnalis Cirebon (FJC) kembali mengadakan acara Munggahan bersama anak-anak yatim piatu, sebagaimana tradisi yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Tradisi munggahan ini diadakan untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, dengan melibatkan anak-anak yatim dari Yayasan Beringin Bhakti. Acara berlangsung di salah satu rumah makan yang berlokasi di kompleks olahraga Bima Cirebon, pada Jumat, 12 Februari 2026.

Ketua FJC, Andik Kurniadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap sesama sekaligus wujud sukacita dalam menyambut datangnya bulan penuh keberkahan, Ramadhan.


”Ini untuk memupuk jiwa sosial teman-teman wartawan khususnya yang tergabung dalam FJC. Ini salah satu upaya kami di FJC untuk mengembalikan citra dan wibawa wartawan, ya salah satunya melalui kegiatan sosial keagamaan ini,” ujar Andik.

Acara dihadiri para pengurus/pengasuh Yayasan Anak Yatim Piatu Beringin Bhakti dan jajaran pengurus FJC. Menurut Andik, tuntutan pekerjaan terkadang membuat wartawan lupa pada lingkungan sosial. Masih ada orang-orang yang kurang beruntung.

”Ini untuk mengingatkan kembali bahwa wartawan juga manusia yang punya nurani dan tanggung jawab sosial,” sambung Andik.


Dia menambahkan, acara makan bersama teman-teman istimewa itu juga sebagai ajang silaturahmi dan menjalin kekompakan jurnalis di Cirebon.  
”FJC rutin menggelar acara untuk menjalin persaudaraan bersama anggota atau mengundang pihak luar untuk menambah pengatahuan dan informasi,” tutur Andik.

Sementara itu, pengurus Yayasan Beringin Bhakti Ernaeni menyampaikan terima kasih atas kepedulian para jurnalis FJC. Acara makan bersama ini memberikan kebahagian untuk anak-anak asuhnya yang sebentar lagi memasuki Bulan Suci Ramadhan.

”Terima kasih atas kepedulian para jurnalis FJC. Semoga diberi kelancaran, kemudahan, dan kesehatan,” ucap dia.


Dia menjelaskan, saat ini Yayasan Beringin Bhakti mengasuh puluhan anak binaan. Mereka menempuh pendidikan formal di SLB dan sekolah lainnya.

”Ada juga anak-anak kami yang sudah mentas bekerja di beberapa perusahaan,” ungkap Ernaeni.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan uang saku dari Owner travel Kabe Wisata PT Berkah Kamal Bersaudara yang diserahkan Kallin. 

Selain itu bantuan untuk pengurus yayasan dari Sekjen Laskar Merah Putih yang diserahkan Ketua FJC Andik Kurniadi.

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kabupaten Cirebon) -
Bupati Cirebon Imron menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung program nasional melalui penguatan ketahanan pangan, kemandirian energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Penegasan itu disampaikan Imron saat rapat dinas di Ruang Paseban Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (10/2/2026), yang diikuti seluruh kepala perangkat daerah.

“Setiap program harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Tidak cukup hanya administrasi, harus ada hasil nyata di lapangan,” kata Imron dalam arahannya.

Ia menempatkan ketahanan dan swasembada pangan sebagai prioritas utama daerah. Ketersediaan pangan harus dijaga agar cukup, aman, dan terjangkau bagi seluruh warga.


Imron meminta Dinas Pertanian (Distan) serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), meningkatkan produksi komoditas strategis serta memperkuat cadangan pangan daerah untuk mengantisipasi gejolak harga.

“Distribusi dan stabilitas harga harus dijaga. Ini fondasi stabilitas ekonomi dan sosial daerah,” ujarnya.

Selain pangan, ia juga mendorong penguatan kemandirian energi daerah melalui optimalisasi sumber energi lokal dan percepatan pengembangan energi terbarukan.

“Jangan terus bergantung pada pasokan luar. Kita perlu roadmap energi daerah yang realistis dan terukur,” kata Imron.

Di bidang SDM, ia menekankan pengawasan ketat program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran dan memenuhi standar gizi serta keamanan pangan.

“Program ini adalah investasi masa depan, harus berkontribusi pada penurunan stunting dan peningkatan prestasi belajar,” ujarnya.


Tak hanya itu, Imron meminta penguatan layanan cek kesehatan gratis (CKG) dengan fokus deteksi dini penyakit hingga tingkat desa serta pendekatan promotif dan preventif.

Pada sektor pendidikan, ia mendorong perluasan akses Sekolah Rakyat bagi keluarga miskin dan percepatan digitalisasi sekolah dengan dukungan infrastruktur teknologi.

“Tidak boleh ada anak tertinggal karena faktor ekonomi dan keterbatasan akses teknologi,” katanya.

Dalam penguatan ekonomi, Imron menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, disertai pembinaan manajemen, permodalan, dan pemasaran.

“Hilirisasi potensi unggulan daerah serta kemudahan investasi pun perlu dipercepat, agar membuka lapangan kerja dan menurunkan angka kemiskinan,” pungkasnya. 

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Majalengka) - 
Wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat kembali terlihat melalui aksi sosial yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Majalengka Kota, Brigadir Vera Atikah. Pada Kamis (12/2/2026), ia memberikan sarana kontak berupa 4 sak semen untuk mendukung pembangunan Mushola Al Hidayah yang berlokasi di Blok Awilega RT 017 RW 006, Kelurahan Tarikolot, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.


Bantuan tersebut disambut hangat oleh warga setempat yang tengah bergotong royong menyelesaikan pembangunan mushola sebagai sarana ibadah dan pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Brigadir Vera Atikah menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

"Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu mempercepat proses pembangunan mushola. Kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga ingin selalu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ketua RT setempat, Bapak Midi, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Ibu Brigadir Vera. Ini menjadi bukti bahwa Polri benar-benar peduli terhadap lingkungan kami. Semoga sinergi seperti ini terus terjalin dengan baik," tuturnya.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto, S.H., M.H., CPHR menegaskan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan jajaran Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu dekat dengan masyarakat.

"Melalui kegiatan kemasyarakatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Dengan terjalinnya hubungan yang baik, situasi kamtibmas akan tetap terjaga," jelasnya.

Masyarakat pun merasakan langsung kehadiran Polri di lingkungannya. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Majalengka Kota terpantau aman dan kondusif, mencerminkan harmonisasi yang kuat antara aparat kepolisian dan warga.



Sumber : Humas Polres Majalengka
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Majalengka) - 
Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Majalengka melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di sejumlah titik strategis wilayah Kabupaten Majalengka, Kamis (12/2/2026).


Pemasangan spanduk tersebut dilakukan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang tengah berlangsung. Spanduk dipasang di lokasi-lokasi yang mudah terlihat oleh pengguna jalan, seperti persimpangan, jalur utama, serta kawasan dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.

Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres Majalengka bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Selain itu, pemasangan spanduk juga menjadi sarana penyampaian informasi mengenai pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kasat Lantas Polres Majalengka menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan pendekatan edukatif dan humanis. Dengan adanya spanduk sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami tujuan operasi serta turut berperan aktif dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.

Sat Lantas Polres Majalengka terus berkomitmen mendukung keberhasilan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi, guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Majalengka.



Sumber : Humas Polres Majalengka
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top