Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Bandung) - Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI yang juga anggota DPR RI, Dr. H. E. Herman Khaeron, M.Si., menghadiri pelantikan pengurus HMI Komisariat ITB yang berlangsung di ITB Innovation Park Ganesha, Bandung.

Dalam sambutannya, Herman menekankan peran strategis kader HMI sebagai bagian dari civitas akademika ITB. Ia berpesan agar kader HMI ITB terus menjaga relevansi intelektual dengan tetap berpegang teguh pada Nilai Dasar Perjuangan (NDP) sebagai kompas pergerakan.


Herman mendorong para kader untuk terus merawat tradisi diskusi yang kritis namun tetap solutif. “Kekuatan utama kader HMI di ITB adalah kemampuan dalam mengkritisi kebijakan melalui pendekatan yang objektif dan berbasis data.


Teruslah menjadi intelektual muda yang tidak hanya mampu bersuara, tetapi juga menawarkan solusi konkret bagi bangsa,” tegasnya.


Kehadiran sosok senior ini diharapkan mampu memotivasi pengurus baru untuk menjalankan amanah organisasi dengan semangat akademis yang tinggi, integritas nilai-nilai keislaman, serta keindonesiaan.
(wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) -
Dugaan praktik "ijon proyek" kembali mencuat di Kabupaten Indramayu. Kali ini diduga  menyeret nama mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu berinisial AS.  

Dari informasi yang diperoleh,  oknum mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu  AS    tengah dikejar hutang oleh sejumlah pengusaha yang merasa sudah menitipkan uang yang nominalnya tak kecil  bahkan ada yang ingin   membawa persoalan ini ke ranah hukum.

"Kalau tahun ini tidak ada kejelasan, saya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Bukti-bukti sudah kami kumpulkan," ujar seorang pengusaha kepada wartawan pada 19 Juni 2026.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, AS diduga memiliki pengaruh cukup besar terhadap pengelolaan proyek pemerintah daerah dalam kurun waktu 2023 hingga 2025 atau pada dua periode kepemimpinan Bupati Indramayu.   

Hutang yang diduga berkaitan dengan " Ijon Proyek" kini disebut tengah menghantui mantan Sekda AS meski saat ini ia telah selesai tugas di lingkaran birokrasi.

Praktisi hukum Muhamad Iksan Renaldi Lussy, S.H., menilai persoalan tersebut tidak bisa hanya dipandang sebagai sengketa utang-piutang apabila benar uang yang diberikan berkaitan dengan janji memperoleh proyek pemerintah.

Menurut Renaldi, apabila terdapat pemberian uang kepada seorang penyelenggara negara dengan tujuan memengaruhi kebijakan, memperoleh pekerjaan proyek, atau sebagai imbalan atas kewenangan jabatan, maka perbuatan tersebut berpotensi masuk dalam ketentuan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Kalau benar ada pemberian uang kepada pejabat negara yang berkaitan dengan janji proyek atau penggunaan kewenangan jabatan, maka persoalannya bukan lagi utang-piutang biasa. Itu dapat masuk dalam dugaan gratifikasi atau suap yang diatur dalam Undang-Undang Tipikor. Negara secara tegas melarang pejabat publik menerima pemberian yang berkaitan dengan jabatannya, terlebih jika disertai janji pemberian proyek," kata Renaldi.

Ia menjelaskan, istilah "ijon proyek" memang bukan istilah hukum. Namun dalam praktik penegakan hukum, pola semacam itu dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang apabila didukung alat bukti yang memadai.

"Yang harus dibuktikan adalah hubungan antara pemberian uang dengan kewenangan jabatan. Jika ada komunikasi, transfer dana, saksi, atau bentuk kesepakatan tertentu, itu dapat menjadi bahan untuk menguji apakah telah terjadi perbuatan melawan hukum atau tidak," ujarnya

Selain aspek pidana, Renaldi juga menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu. Menurut dia, sebagai kepala daerah, Bupati Lucky Hakim memiliki kepentingan menjaga integritas tata kelola pemerintahan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap birokrasi.

Ia menyarankan agar Bupati memanggil mantan Sekda AS untuk meminta penjelasan terkait informasi yang berkembang di masyarakat.

"Minimal Bupati perlu meminta klarifikasi kepada mantan Sekda. Bukan dalam konteks menyatakan seseorang bersalah, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan tata kelola pemerintahan yang baik. Apabila isu seperti ini terus berkembang tanpa ada penjelasan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah bisa ikut terdampak," ujar Renaldi.

Hingga berita ini diterbitkan, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu berinisial AS belum memberikan tanggapan atas informasi tersebut.  Namun upaya konfirmasi telah dilakukan melalui WhatsApp pribadinya +62852955***. 

(TKH)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) -
SDN Mulyasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, melaksanakan kegiatan Study Tour edukatif ke kawasan wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar di luar kelas sekaligus menambah wawasan siswa mengenai fungsi waduk dan pengelolaan sumber daya air.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN Mulyasari, Yuyun Sutejo, sempat diminta keterangan oleh media tentang STUDY TOUR  di ruangan kerjanya ,menjelaskan bahwa pelaksanaan Study Tour merupakan hasil inisiatif para orang tua siswa yang telah disepakati bersama melalui komite sekolah.

"Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kesepakatan dan kemauan orang tua siswa. Sekolah tidak mewajibkan seluruh siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut," ujar Yuyun kepada awak media, Jumat 26 Juni 2026.

Ia menegaskan, pihak sekolah tidak membebankan biaya kepada orang tua. Biaya operasional perjalanan ke Waduk Darma disepakati sebesar Rp250 ribu untuk dua orang, yakni siswa dan pendamping orang tua.

Menurutnya, peserta kegiatan berasal dari siswa kelas I serta beberapa siswa kelas II yang ikut atas keinginan sendiri bersama orang tuanya. Siswa yang tidak mengikuti kegiatan juga tidak diwajibkan membayar biaya apa pun.

"Bahkan apabila ada orang tua yang telah memberikan kontribusi namun akhirnya tidak ikut, dana tersebut kami kembalikan. Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini benar-benar bersifat sukarela dan tidak memberatkan siapa pun," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang wali murid kelas I, Turini, didampingi Siti Badriah, mengaku tidak dapat mengikuti kegiatan karena kondisi anaknya yang sering mengalami mabuk perjalanan saat menempuh perjalanan jauh.

"Kami sebenarnya ingin ikut berpartisipasi membantu biaya operasional semampunya. Namun karena kondisi anak yang mudah mual dan muntah saat bepergian jauh, kami memutuskan tidak ikut. Uang yang kami berikan secara sukarela pun dikembalikan oleh pihak sekolah," tuturnya.


Di sisi lain, orang tua siswa yang mengikuti kegiatan menyambut positif pelaksanaan Study Tour tersebut. Menurut mereka, kunjungan ke Waduk Darma tidak hanya menjadi sarana rekreasi keluarga, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi anak-anak untuk mengenal fungsi waduk sebagai sumber irigasi dan penunjang kebutuhan pertanian, termasuk bagi wilayah Kabupaten Indramayu.

"Kami tidak merasa terbebani dengan biaya yang disepakati karena semuanya dibicarakan bersama. Anak-anak juga senang karena bisa belajar sambil berwisata," ujar salah seorang wali murid.

Kegiatan Study Tour SDN Mulyasari diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua, serta menumbuhkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi peserta didik. (iwan)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) -
Sebagian besar orang tua menginginkan guru yang tidak hanya pandai mengajar, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap perkembangan karakter, mental, dan kemampuan akademik anak-anak mereka.

Guru yang disukai umumnya mampu menyampaikan materi pelajaran dengan mudah dipahami, sabar menghadapi perbedaan kemampuan setiap siswa, serta tidak mudah memarahi atau mempermalukan murid di depan teman-temannya. Selain itu, guru yang aktif menjalin komunikasi dengan orang tua juga dinilai mampu menciptakan kerja sama yang baik demi perkembangan peserta didik.

Sosok tersebut dinilai tercermin pada salah seorang guru di SMA/SMK PGRI 109 Kota Tangerang, Zavira Azizah. Menurut sejumlah orang tua murid, Zavira dikenal memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap perkembangan siswanya tanpa membedakan latar belakang mereka. Ia juga dinilai komunikatif dan terbuka dalam menjalin komunikasi dengan para orang tua.

Salah seorang wali murid, Khaeriah, mengaku merasakan perubahan yang sangat positif pada anaknya sejak dibimbing oleh Zavira Azizah sebagai wali kelas.

"Alhamdulillah, sekarang mentalitas maupun daya intelektual anak saya berkembang dengan sangat baik. Anak saya menjadi lebih rajin bersekolah, percaya diri, mandiri, dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Prestasi belajarnya juga meningkat dengan cukup baik."

Menurut Khaeriah, perubahan tersebut tidak lepas dari perhatian dan kepedulian Zavira Azizah terhadap seluruh muridnya.

"Hal itu tercipta karena wali kelas anak saya, Ibu Zavira Azizah, memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dan sangat perhatian terhadap perkembangan murid-muridnya tanpa melihat latar belakang. Beliau selalu memberikan motivasi dan pendampingan kepada anak-anak didiknya," ungkap Khaeriah usai menerima rapor anaknya, Kamis (26/6/2026).

Khaeriah pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dedikasi guru tersebut yang dinilainya telah membantu mengubah sikap dan mental anaknya ke arah yang lebih baik.

"Perbedaannya sangat jauh dibandingkan saat masih di SMP. Sekarang anak saya lebih rajin sekolah, percaya diri, mandiri, dan prestasi belajarnya meningkat. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Zavira Azizah yang telah membantu membentuk karakter dan mental anak saya menjadi lebih baik."

Ia juga mendoakan agar Zavira Azizah senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kemudahan dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

"Semoga beliau selalu diberikan kesehatan, panjang umur, sehat walafiat, dan senantiasa sukses dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Aamiin Allahumma Aamiin," pungkasnya.

(AWW)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) -
Sebanyak 106 Mahasiswa Polindra Dari Jurusan Kesehatan Program studi (Prodi)  D3 Keperawatan Siap Terjun Praktek Kerja Lapangan , Sebelum Melaksanakan Praktek kerja Lapangan Mahasiswa diwajibkan untuk mengucapkan Janji Untuk mempersiapkan Keberangkatan Praktek Lapangan, yang dilaksanakan pada Rabu 25 Juni 2026 Bertempat di Gedung Student Center (GSC) Lantai 7 Politeknik Negeri Indramayu.

Pelaksanaan Janji mahasiswa yang akan melakukan Praktek kerja dilapangan diisi dengan Pemaparan Materi Oleh Doktor Gina dari Bandung.

Hadir dalam Kegiatan Ucapan Janji mahasiswa D3 Keperawatan, sebelum melakukan praktek kerja lapangan diantaranya Wakil Direktur Bidang Akademik Ir. Badruzaman S.ST.,M.T ,Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan H. Nurohmat S.KM.,M.H.,Ketua Jurusan (Kajur) hj. Winani S.Kep.NERS M.Kep., Kepala Parodi D3 Keperawatan Suci Nurjanah S.Kep.,Ns.,M.Kep,Para Dosen Keperawatan serta Mahasiswa Keperawatan dari Semester lima.

Suci Nurjanah S.Kep.,Ns.,M.Kep Usai Selesai Kegiatan ditemui awak media menjelaskan Kegiatan ini untuk mempersiapkan Keberangkatan Mahasiswa yang akan Melaksanakan Praktek Kerja Lapangan untuk itu Wajib Mengucapkan Janji, kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun Praktek kerja lapangan dilaksanakan di bulan Juni sampai Desember selama enam bulan.


Pelaksanaan Praktek Lapangan Mahasiswa Polindra Dari Jurusan Kesehatan Program studi D3 Keperawatan Sebanyak 106 Mahasiswa dari Semester lima, Akan di terjunkan diberbagai industri dan Rumah Sakit yang ada di Indonesia diantaranya RSUD Kabupaten Indramayu,RS Gunung Jati Cirebon,RS jiwa Bogor,RS Jiwa Bandung,RS Semarang ,dan RS Banyu Asih Purwakarta Serta Rumah Sakit yang Lainya.

Harapannya kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan praktek lapangan semua ilmu yang sudah didapat baik dikampus ,maupun waktu Teori dikelas serta Praktek di laboratorium bisa diterpakan secara nyata di Rumah Sakit kalau sebelumnya praktek dikampus atau mempraktekkan pada sesama teman sekarang rill ke pasien di dunia industri.ucapanya

Suci Nurjanah Menambahkan harapannya Mahasiswa Mampu Mengaplikasikan dengan baik ilmu yang didapatnya.

Peaanya semoga Mahasiswa ketika sedang Praktek selalu diberikan kesehatan dan Praktek Kerja Lapangan berjalan lancar serta selalu menjaga nama baik diri sendiri orang tua serta institusi Politeknik Negeri Indramayu.Ucapnya

Sementara itu Ketua Jurusan Kesehatan hj. Winani S.Kep.,NERS.M.Kep Menjelaskan Tujuan dari Kegiatan mengucapkan Janji para mahasiswa Ini adalah Agar mahasiswa kami ini selain mereka pandai di bangku kuliah mereka bisa juga mempraktekkan ilmunya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien yang membutuhkan.

Winani juga berpesan kepada mahasiswa yang mau berangkat praktek lapangan untuk selalu menjaga kesehatan dan tetap berpegang menjaga setandar prosedur SPO  yang kami Politeknik Negeri Indramayu berikan serta dapat disesuaikan dengan SPO yang ada di Rumah Sakit Agar Asuhan -Asuhan yang diberikan tidak menimbulkan bahaya bagi Masyarakat.Ujarnya


Mudah -mudahan Mahasiswa yang akan berangkat Praktek lapangan bisa menyelesaikanya dengan baik karena mereka mempunyai beban 22 SKS atau 22 Minggu untuk belajar diluar kampus. Ungkap Winani

Salah Satu Mahasiswa dari Jurusan Kesehatan Prodi D3 Keperawatan Politeknik Negeri Indramayu Adian Husaini dari Cirebon kepada awak media mengatakan Menyambut baik dan Antusias Kegiatan Persiapan Praktek lapangan Ucap Janji ini merupakan Kesempatan Mahasiswa untuk dapat mempraktekkan ilmunya secara langsung kepada masyarakat dan kami juga sudah mempersiapkan sesuatu yang akan di praktekkan didunia industri ataupun di Rumah Sakit.Uajarnya

Harapannya semoga Praktek Kerja Lapangan nanti lancar dan bisa menambah ilmu yang banyak dari luar kampus dan program magang Praktek lapangan dapat diselesaikan dengan baik.Pungkasnya. (iwan)

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Wakil Kepala Polres Cirebon Kota, Kompol Ari Nugroho, turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada warga Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kamis (25/6/2026).

Mengendarai sepeda motor trail, Kompol Ari bersama rombongan menyusuri jalan-jalan berbatu dan medan perbukitan menuju permukiman warga di pelosok Argasunya untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan kolaborasi antara Polres Cirebon Kota, IJTI Cirebon Raya, dan komunitas TS Megamendung. Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

Kompol Ari Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat dan berbagi kebahagiaan, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Pembagian bantuan dilakukan secara langsung dengan melibatkan personel Polres Cirebon Kota, anggota IJTI Cirebon Raya, serta relawan dari komunitas TS Megamendung. Kehadiran para peserta bakti sosial disambut antusias oleh warga setempat.

Ketua IJTI Cirebon Raya, Kholid Mawardi, mengatakan kolaborasi antara kepolisian, media, dan komunitas menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," katanya.

Warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai bantuan sembako tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Selain memperingati HUT Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri, insan pers, komunitas, dan masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus terjaga demi membantu warga yang membutuhkan. (wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top