Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Peristiwa pencurian handphone yang sempat meresahkan warga berhasil ditangani cepat oleh aparat kepolisian. Barang bukti berhasil dikembalikan kepada korban pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Mako Polsek Kedawung, setelah sebelumnya pelaku diamankan oleh jajaran Polsek Mundu.

Kejadian pencurian terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB di depan rumah kontrakan korban di Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Saat itu, korban tengah berbincang santai bersama rekannya tanpa menyadari adanya pelaku yang mengincar handphone miliknya.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori menjelaskan, pihaknya segera menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan koordinasi intensif bersama Polsek Mundu. Hal ini dilakukan lantaran pelaku diamankan di wilayah hukum berbeda, berikut barang bukti hasil kejahatan.

Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui berinisial K.A.S (20) dan A.E.D (19), keduanya warga Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. 

Modus yang digunakan yakni mendekati korban menggunakan sepeda motor, sebelum salah satu pelaku merampas handphone yang sedang dipegang korban.

Korban bernama Sekariye (27), warga Kabupaten Bangkalan, Madura, mengalami kerugian berupa satu unit handphone merek Vivo Y29 warna cokelat. Handphone tersebut diketahui menjadi alat penting bagi korban untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus mencari nafkah.

Sementara itu, Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi menambahkan, kedua pelaku diamankan warga setelah melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Mundu. 

Dengan demikian, pengungkapan kasus ini merupakan rangkaian kejahatan yang dilakukan pelaku dalam waktu berdekatan di dua lokasi berbeda.

Setelah diamankan, barang bukti handphone tersebut diserahkan ke Polsek Kedawung untuk dikembalikan kepada korban sebagai bagian dari proses penanganan perkara.

Penyerahan barang bukti dilakukan langsung oleh Kapolsek Kedawung kepada korban di Mako Polsek Kedawung. Langkah ini menjadi bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan kepastian hukum sekaligus membantu korban mendapatkan kembali barang pentingnya.

Korban Sekariye mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Kedawung dan Polsek Mundu atas respons cepat yang dilakukan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak lengah saat berada di ruang terbuka. Segera laporkan kejadian mencurigakan melalui layanan Polisi 110,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Raya At-Taqwa berlangsung khusyuk pada Sabtu (20/3/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.

Ribuan jamaah memadati area masjid, termasuk Kapolres Cirebon Kota bersama unsur Forkopimda yang turut membaur dalam momen hari kemenangan.

Kehadiran pimpinan daerah dalam pelaksanaan Salat Id tersebut menjadi simbol kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Hal ini sekaligus mencerminkan sinergitas dalam menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Idul Fitri di wilayah Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan, usai pelaksanaan Salat Id, pihaknya memastikan Operasi Ketupat Lodaya 2026, khususnya pada arus mudik, berjalan optimal sesuai rencana pengamanan yang telah disiapkan.

Menurutnya, berbagai langkah pengamanan dan pelayanan selama masa mudik memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat. 

Upaya tersebut meliputi pengaturan lalu lintas, pengamanan jalur, hingga pendirian pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis.

Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan arus mudik tidak lepas dari kerja sama lintas instansi serta dukungan masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama perjalanan menuju kampung halaman.

Lebih lanjut, pihaknya kini telah menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi arus balik yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan dalam beberapa hari ke depan.

Penguatan pengamanan difokuskan pada jalur utama, rest area, serta titik rawan kepadatan. Langkah ini dilakukan guna memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang kembali ke tempat aktivitasnya masing-masing.

Selain itu, petugas juga disiagakan untuk memberikan bantuan kepada pemudik, termasuk pengaturan lalu lintas serta respons cepat terhadap potensi gangguan di lapangan demi menjaga kelancaran perjalanan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan perjalanan arus balik. 

Ia juga mengingatkan agar kondisi kendaraan dipastikan dalam keadaan prima serta memanfaatkan layanan Polisi 110 jika membutuhkan bantuan selama perjalanan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Aksi pencurian sepeda motor di Blok Cantilan, Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, berujung apes bagi pelaku. Dua pria berhasil ditangkap warga setelah korban berteriak meminta pertolongan pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa bermula saat korban memarkir sepeda motor di depan rumah dengan kondisi kunci masih tergantung.

Situasi tersebut dimanfaatkan pelaku yang datang menggunakan sepeda motor lain, lalu langsung membawa kabur kendaraan korban ke arah timur.

Korban yang menyadari kejadian itu spontan berteriak “maling” hingga memicu warga melakukan pengejaran.

Pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah menempuh jarak sekitar 70 meter lantaran akses jalan mengarah ke area pemakaman, sehingga ruang gerak mereka terbatas dan berhasil dikepung warga.

Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi, S.H. mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.

Polisi segera menuju lokasi untuk mengamankan pelaku sekaligus mengevakuasi keduanya yang mengalami luka akibat sempat diamuk massa.

“Kedua pelaku kemudian kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Dua pelaku diketahui berinisial KAS (24), warga Kelurahan Kasepuhan, dan AED (19), warga Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.


Sementara itu, korban bernama Suwarno (36), warga Desa Waruduwur, mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor yang sempat dibawa kabur pelaku. Namun kendaraan tersebut berhasil diamankan kembali oleh warga.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna biru bernomor polisi E-3171-CT serta satu unit Honda Beat warna hitam bernomor polisi E-6307-CY yang digunakan pelaku saat beraksi.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum mencuri sepeda motor, kedua pelaku diduga lebih dulu melakukan pencurian handphone di wilayah Kedawung sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu mengamankan pelaku. Namun, ia mengimbau warga agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Segera laporkan ke pihak kepolisian melalui layanan 110 agar dapat ditangani secara profesional,” katanya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan terjadi di sebuah rumah warga Perumnas Gunung Merbabu, Kota Cirebon, pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku dipergoki penghuni rumah saat hendak menyiapkan sahur.

Peristiwa tersebut bermula ketika orang tua korban melihat seorang pria tak dikenal berada di dalam ruang tengah rumah. Sempat ditegur, pelaku justru berusaha menghindar dengan berpindah ke area lain di dalam rumah.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga dengan menerjunkan petugas ke lokasi kejadian.


“Petugas segera mengamankan terduga pelaku percobaan pencurian dengan pemberatan serta melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara,” ujar Eko.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat tembok pembatas dan masuk melalui jendela.

“Dari rekaman CCTV, pelaku diketahui sudah berada di dalam rumah sejak sekitar pukul 01.30 WIB,” katanya.


Korban diketahui bernama Roni Chaerul Ismail (56), warga Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Saat kejadian, korban berada di rumah bersama keluarganya dan langsung menghubungi warga sekitar.

Warga yang datang kemudian berhasil mengamankan pelaku berinisial ZI (20), warga Jalan Gunung Agung, Kota Cirebon, sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

Dalam kejadian ini, pelaku belum sempat membawa barang apa pun karena aksinya lebih dulu diketahui penghuni rumah. Peristiwa tersebut pun dikategorikan sebagai percobaan pencurian dengan pemberatan.


Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan rekaman CCTV guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat diharapkan memastikan rumah dalam kondisi terkunci dan memanfaatkan sistem keamanan seperti CCTV, serta segera melaporkan kejadian mencurigakan melalui layanan Polisi 110,” pungkasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah mulai berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata di Keraton Kasepuhan Cirebon. 

Setelah sebelumnya cenderung sepi selama bulan Ramadan, jumlah wisatawan mulai meningkat pada hari pertama Lebaran.

Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK) Cirebon, Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat, mengatakan kunjungan wisatawan mengalami kenaikan dibandingkan saat bulan puasa.


"Ini kemarin kita buka jam 12.00 siang sampai sore jam 17.00. Alhamdulillah, kunjungannya bisa mencapai ratusan pengunjung," ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Ia menjelaskan, meski operasional pada hari pertama Lebaran hanya dibuka dari siang hingga sore, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Pihaknya pun optimistis jumlah pengunjung akan terus meningkat selama masa libur panjang.

"Mudah-mudahan dengan adanya perhatian dari Menteri Pariwisata kemarin, sektor pariwisata akan semakin ramai di musim Lebaran pasca-Ramadan ini," katanya.

Menurutnya, momentum libur panjang menjadi peluang bagi wisatawan, khususnya pemudik, untuk singgah ke Cirebon dan mengunjungi berbagai destinasi wisata.

"Ini kan liburan agak panjang, anak-anak juga libur. Mudah-mudahan di arus mudik ini bisa mampir ke Cirebon untuk melihat destinasi-destinasi yang ada di Kota Cirebon," ungkapnya.

Selain menikmati bangunan bersejarah, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas edukatif di dalam kawasan keraton, seperti belajar membatik hingga melukis topeng khas Cirebon. Beragam cenderamata juga tersedia bagi wisatawan.

Untuk harga tiket, pihak pengelola memastikan tidak ada kenaikan selama libur Lebaran. Tiket terusan untuk mengunjungi seluruh area keraton dibanderol Rp30 ribu per orang.


Sementara itu, biaya pelatihan membatik ukuran 40x40 cm berkisar Rp30 ribuan, serta tersedia paket melukis topeng dengan berbagai ukuran.
Dengan mulai meningkatnya kunjungan di hari pertama Lebaran, pengelola berharap tren positif ini terus berlanjut hingga puncak arus balik nanti.

Sementara itu, Pengunjung asal Majalengka, Anggi Anggriana mengatakan, tujuan kesini untuk berwisata sekaligus melihat sejarah dari Cirebon sendiri dan pertama tujuannya untuk Open House bersama keluarga keraton kasepuhan Cirebon.

" Acara sendiri disini melihat bangunan - bangunan yang bersejarah sangat klasik dan bagus bersama keluarga sangat menyenangkan itu juga melihat bangunan - bangunan kepada anak - anak kita sejarah dari Cirebon sendiri. kesini bersama keluarga dan juga keluarga dari manado yang berkunjung di sini," ujarnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -  Keraton Kasepuhan Cirebon kembali menggelar open house atau halal bihalal bersama masyarakat dalam rangka merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Bangsal Pringgandani ini menjadi momen silaturahmi antara keluarga keraton dengan masyarakat. Sejak pagi hari, ratusan warga dari berbagai daerah tampak memadati area keraton untuk bertemu langsung dengan keluarga sultan.

Warga yang datang, baik dari dalam maupun luar Kota Cirebon, silih berganti bersalaman dan berbincang dengan keluarga besar Keraton Kasepuhan.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan pun terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Selain bersilaturahmi, masyarakat juga disuguhi berbagai hidangan khas Cirebon yang telah disiapkan oleh pihak keraton.

Tak hanya itu, pengunjung juga diperkenankan berfoto bersama keluarga keraton serta berkeliling menikmati keindahan kompleks keraton yang sarat nilai sejarah.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ratu Raja Alexandra Wuyadiningrat dan Pangeran Raja Goemelar Suryadiningrat beserta kerabat lainnya.

Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Goemelar Suryadiningrat, mengatakan bahwa kegiatan open house ini merupakan tradisi rutin yang selalu digelar setiap Idul Fitri.


“Alhamdulillah, hari ini kami keluarga besar Kesultanan Keraton Kasepuhan Cirebon kembali mengadakan halal bihalal atau open house. Kemarin kami merayakan Idul Fitri, dan di hari kedua ini bisa bersilaturahmi dengan masyarakat,” ujarnya.


Ia menjelaskan, para tamu yang hadir terdiri dari keluarga, abdi dalem, hingga masyarakat umum.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antara keraton dengan masyarakat luas.

“Open house ini diharapkan dapat mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat dalam maupun luar Cirebon dengan keluarga Keraton Kasepuhan,” pungkasnya. (Wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top