Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) -
Pembangunan pasar darurat untuk mendukung revitalisasi Pasar Kanoman, Kota Cirebon, dihentikan sementara. 

Langkah ini diambil setelah Keraton Kanoman menegaskan belum memberikan izin terhadap proyek tersebut.

Persoalan ini menjadi sorotan karena menyangkut perizinan pembangunan di kawasan cagar budaya serta keluhan pedagang terkait pembayaran kios dan los.

Juru Bicara Keraton Kanoman, Ratu Mawar Kartina, mengatakan Sultan Kanoman XII, Sultan Mohammad Saladin, belum memberikan persetujuan terhadap pembangunan pasar darurat tersebut.


Menurutnya, setiap pembangunan di kawasan Keraton Kanoman harus memperhatikan ketentuan pelestarian cagar budaya dan memenuhi prosedur perizinan yang berlaku.

Ratu Mawar menilai penghentian sementara pembangunan merupakan langkah tepat karena perizinan administratif dari pemerintah daerah belum dipenuhi.

"Rapat ini memperjelas bahwa belum ada perizinan terkait administratif yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah berkenaan dengan pasar darurat dan rencana revitalisasi Pasar Kanoman, jadi memang harus dihentikan," ungkap Ratu Mawar. (Wnd)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Tangerang) - Dalam proses pendidikan  disekolah formal maupun non formal, hal yang jauh lebih penting dan  haus ditanamkan dari  awal  adalah kualitas sikap stau mentalitas peserta didik.

Bila  mentalitas   peserta didik berkualitas   ,dipastikan kualitas  daya intelektualitas   akan dengan mudah  tercapai.

Hal tersebut disampaikan,oleh  Warga Kota Tangerang, Asep, yang  pernah tahunan lamanya menjadi relawan pendidikan di lembaga pendidikan non formal

" Untuk mendorong tercapainya kualitas akdemik atau daya intelektualitas peserta  didik  itu sederhana  , tidak  Sulit, yang penting  dari awal peserta didik sudah  ditanamkan   mentalitas dengan baik sesuai perkembangan atau pola fikr peserta didik itu sendiri

Bila dari awal hal itu ditanamkan, dipelihara dan dijaga dengan baik,   dipastikan para peserta didik akan tumbuh dan berkembang menjadi anak - anak  yang  berakhlak , pintar , cerdas, kreatif, aktif dan produktif  " Ungkapnya.  Kepada awak media, Saat sedang membuat artikel " Revolusi Pendidikan " Dikediamannya. Kamis ( 15/10/2026 )

Ia menyebukan bahwa hal itu disampaikannya bukan hanya sekedar teori,  tapi berdasarkan pengalaman , fakta dan realita yang pernah  dialaminya  saat ia menjadi relawan pendidikan

" Saya menyampaikan hal tersebut bukan hanya sekedar teori, bukan tanpa dasar  tapi berdasarkan pengalaman yang pernah saya lakukan saat  menjadi relawan pendidikan   Dan saya siap membuktikannya

Saya  tidak memiliki latar belakang pendidikan tinggi terlebih latar belakang keguruan. Saya hanya punya niat, keinginan , tekad dan rasa  cinta terhadap dunia pendidikan . Saya lakukan itu dengan dengan sukarela ,karena saya ingin menebar kebaikan dan menebus dosa atau kesalahan yang pernah saya lakukan dimasa lalu

Saya  kebetulan  dibesarkan oleh seorang Ibu  yang  pernah menjadi pejuang pendidik di pelosok pedesaan dan seorang  ayah gugur dalam menjalankan tugas negara demi perkembangan pembangunan  di Indonesia,  saya  ingin meneruskan perjuangan mereka"  Tambahnya

Ia Mengungkapkan, selama menjadi relawan pendidikan,  banyak menampung anak - anak  dari kalangan masyarakat kurang mampu, anak - anak kurang perhatian orang tua, anak - anak pemulung dan  pengamen jalanan

"  Alhamdulillah  mereka tumbuh dan berkembang menjadi anak -  anak yang baik,  aktif kreatif  , produktif dan mereka tampil menjadi anak yang memiliki rasa tanggung jawab tinggi terhadap diri sendiri, keluarga , teman dan lingkungan

Semangat belajarnya pun  sangat tinggi, bahkan banyak diantara mereka yang memilih tidur atau bermalam disekolah daripada pulang ke rumah

Selain  anak  - anak dari kalangan masyarakat menengah keatas ,  saya  menampung  banyak anak - anak yang  Kurang mampu, anak - anak  pemulung dan pengamen jalanan semua mereka saya sejajarkan biar tidak terjadi kesenjangan sosial " Ungkapnya

Saat ditanya terkait modal pasilitas lembaga pendidikan yang ia kembangkanya ,ia menyebut pasilitas  pendidikan yang ia gunakan   mewah dan lengkap yang  berdiri diatas tanah wakaf dan dibangun oleh seorang pengusaha yang sangat dermawan

" Pasilitasnya sangat lengkap dari mulai ruang kantor,Aula , dan ada  lima  ruang kelas. Pada saat itu ruangan kelas penuh dan  sangat ramai dengan aktifitas kegiatan  belajar mengajar belajar. namun  sudah sekian tahun ini terlihat  sepi tidak  lagi seranmai  dulu ..sungguh ironis dan sangat memperihatinkan  "   Paparnya

Lebih lanjut Asep menjelaskan,  bahwa sudah sangat lama ia tidak lagi aktif lagi di lembaga pendidikan tersebut , karena ada masalah kelembagaan yang sampai saat ini membuatnya nyaris  trauma, Sakit  hati bahkan masih menyimpan raaa dendam kepada mereka yang pada saat itu turut menghalangi niat dan tujuan baiknya

'  pada saat saya dengan rasa berat hati dan kesedihan mendalam menyampaikan kepada murid - murid , bahwa saya  tidak akan  mengejar lagi,  Saat itu  semua murid menangis  bahkan ada yang histeris memaksa saya agar tidak meninggalkan mereka.

Kenangan sedih tersebut sangat Sulit saya lupakan, seringkali dalam keheningan malam tidak terasa air mata menetes   teringat hal tersebut..

Jujur saja sampai saat ini saya masih sakit hati bahkan masih menyimpan rasa dendam  terhadap mereka yang pada saat itu turut menghalangi niat dan tujuan baik saya  "  Lanjutnya

Iya menuturkan   seminggu setelah itu para orang tua murid beramai - ramai datang ke rumah memohon dan berharap agar saya bisa mengajar lagi untuk anak - anak mereka. Namun karena Asep tidak bisa lagi mengajar lagi di tempat tersebut , akhirnya orang  tua murid kompak   gorong royong  mencari tempat dan  pasilitas lain agar Asep bisa kembali mengajar anak - anak mereka.

"  Alhamdulillah orang tua kompak dan gotong royong  menyediakan tempat dan  pasilitas lainya    meskipun  sangat  sederhana namun anak tetap semangat dan terlihat gembira  

Saya mengajar mengunakan metode bercerita dan mereka tidak saya menganggap  mereka sebagai murid dan saya pun tidak memposisikan  sebagai guru tetep sebagai sahabat yang  bisa bercerita, mengajak, mengingatkan mengarahkan mereka untuk melakukan hal - hal positif kapanpun  dan dimanapun "  Pungkasnya

(  AWW  )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) -
Indonesia terus memperkuat langkah untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia melalui pengembangan industri halal, pendalaman pasar keuangan syariah, dan transformasi digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 yang resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (14/10/2026).

ISEF 2026 dibuka oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo.

Tahun ini, ISEF mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital.

Dalam gelaran tersebut, BI meluncurkan tiga program unggulan, yakni Islamic Financial Market Code of Conduct (ICoC), pembaruan Indeks Penerapan Prinsip Utama Zakat atau Zakat Core Principles (ZCP) 2.0, serta program beasiswa internasional berbasis dana sosial syariah.

Program tersebut ditujukan untuk memperkuat tata kelola pasar keuangan syariah, meningkatkan pengelolaan zakat, serta mengembangkan sumber daya manusia di bidang ekonomi syariah.

Wakil Menko Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menyampaikan bahwa ekonomi syariah berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia. Potensi ini didukung proyeksi belanja masyarakat muslim global yang mencapai 3,56 triliun dolar AS pada 2029.

Pemerintah pun mendorong penguatan industri halal dan UMKM, peningkatan ekspor, perluasan akses pembiayaan, serta pengembangan keuangan sosial syariah.

Sementara itu, Destry mengatakan Indonesia masih memiliki peluang untuk memperbesar pangsa pasar keuangan syariah, memperdalam pasar, dan meningkatkan literasi masyarakat.

Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026, Indonesia berada di peringkat keempat dunia. Adapun rantai nilai halal nasional tumbuh 5,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026.

ISEF 2026 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 dengan menghadirkan lebih dari 1.000 pelaku industri halal dan lebih dari 100 kegiatan secara luring maupun daring.

Rangkaian kegiatan meliputi forum bisnis, business matching, perdagangan produk halal, pengembangan wastra, hingga forum zakat, wakaf, pembiayaan haji, dan pariwisata ramah muslim.

ISEF tahun ini juga berkolaborasi dengan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 serta menghadirkan inovasi digital untuk menjangkau generasi muda, termasuk kompetisi Video Kreatif Ekonomi Syariah (VITRAH) dan ISEF World Island di platform Roblox.

Masyarakat dapat mengunjungi ISEF 2026 di JICC hingga 18 Oktober 2026 atau mengakses informasi melalui situs resmi www.isef.co.id. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) -
Indonesia menempati peringkat pertama dunia di sektor modest fashion berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026.

Capaian ini membuka peluang lebih luas bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perajin lokal untuk menembus pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman, saat membuka Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (14/10/2026).

Mengusung tema “Indonesia's Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business”, IN2MOTIONFEST memasuki penyelenggaraan kelima dan untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW).

Aida mengatakan, kekayaan budaya, keragaman produk, dukungan pemerintah, serta keikutsertaan pengusaha Indonesia dalam ajang fesyen internasional menjadi faktor yang memperkuat posisi Indonesia di industri modest fashion dunia.

Menurutnya, penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir diperlukan agar potensi tersebut dapat meningkatkan nilai tambah wastra Nusantara, memperluas lapangan kerja, dan mendorong ekspor produk kreatif.

“Melalui IN2MOTIONFEST, kami ingin mempertemukan pelaku usaha dengan pasar dan calon pembeli potensial agar peluang promosi dapat ditindaklanjuti menjadi transaksi dan kemitraan dagang berkelanjutan,” ujar Aida.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menambahkan, modest fashion Indonesia berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk Eropa dan negara-negara lainnya. Penguatan industri juga perlu diiringi perlindungan kekayaan intelektual agar karya desainer lokal memiliki nilai ekonomi dan daya saing global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai kekayaan wastra dan kreativitas fesyen Indonesia dapat memperkuat daya tarik wisata belanja. 

Pameran dan peragaan busana dalam IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 diharapkan membuka peluang kemitraan bisnis sekaligus menarik kunjungan wisatawan.


Bank Indonesia bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan kementerian terkait telah mendukung pengembangan pelaku usaha sejak 2018 melalui kurasi, pelatihan, pendampingan, serta peningkatan kualitas produk. 

Kementerian Perdagangan turut memperluas akses pasar melalui promosi dagang dan penjajakan bisnis (business matching).

Rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di JICC, Jakarta.

Kegiatan ini diharapkan memperluas peluang bisnis UMKM sekaligus membawa produk modest fashion dan wastra Nusantara semakin dikenal di pasar global. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Subang) -
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang mulai melakukan persiapan rehabilitasi mushola di Kampung Cinaga, Dusun I, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (15/10/2026).

Persiapan dilakukan sebagai bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130, yakni rehabilitasi satu unit mushola. Anggota Satgas mulai menyiapkan bagian bangunan yang akan diperbaiki agar proses pengerjaan dapat berjalan sesuai rencana.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa rehabilitasi fasilitas ibadah menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat melalui program pembangunan desa. Selain mendukung perbaikan fisik bangunan, kegiatan ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah.

“Melalui program TMMD ini, kami berupaya membantu memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, termasuk mushola. Kami berharap setelah direhabilitasi, tempat ibadah ini dapat dimanfaatkan dengan lebih nyaman oleh warga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi masyarakat setempat, keberadaan mushola memiliki peran penting sebagai tempat beribadah sekaligus ruang mempererat kebersamaan warga. Karena itu, perbaikan fasilitas tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun I, Kampung Cinaga.

Bapak A. Makmur, selaku marbot mushola, menyampaikan harapannya agar rehabilitasi tersebut dapat membuat kondisi mushola menjadi lebih baik sehingga warga dapat beribadah dengan lebih nyaman.

“Kami berharap perbaikan mushola ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga setelah selesai direhabilitasi, warga dapat beribadah dengan lebih nyaman dan mushola ini semakin ramai digunakan untuk kegiatan keagamaan,” ujar A. Makmur.

Rehabilitasi mushola merupakan salah satu sasaran tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, selain rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) dan pos keamanan lingkungan (Pos Kamling).
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Subang) -
Di sela-sela pelaksanaan pekerjaan fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, anggota Satgas menyempatkan diri bermain sekaligus memberikan edukasi cinta tanah air kepada siswa SDN 1 Bukanegara, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Sertu Zainatu Fajrin dan Serda Dean di Lapangan Pebrik Teh, Dusun Bukanegara, RT 03 RW 01, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Memanfaatkan waktu istirahat para siswa, keduanya mengajak anak-anak mengikuti permainan dan tebak-tebakan dalam suasana santai serta penuh keakraban.

Melalui permainan sederhana, Serda Dean menyisipkan edukasi tentang pentingnya mencintai tanah air. Pendekatan ini menjadi cara untuk mengenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak dengan suasana yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Di sela-sela pekerjaan fisik TMMD, kami menyempatkan diri bermain dan belajar bersama anak-anak. Melalui tebak-tebakan dan permainan sederhana, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini sekaligus mempererat kedekatan antara TNI dan generasi muda,” ujar Serda Dean anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang.

Kebersamaan tersebut mencerminkan kedekatan prajurit TNI dengan masyarakat, termasuk generasi muda di wilayah sasaran TMMD. Kehadiran anggota Satgas di tengah anak-anak juga memberikan ruang interaksi yang hangat sehingga mereka dapat mengenal prajurit TNI lebih dekat.

Program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD berupaya menghadirkan manfaat yang menyentuh kehidupan masyarakat secara lebih luas. Pembangunan desa diharapkan berjalan seiring dengan tumbuhnya semangat persatuan, kepedulian, dan cinta tanah air sejak usia dini.

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top