Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Tangerang) - Beredarnya video seorang yang di duga menjadi beking peredaran obat keras jenis G dan mengancam Media atau Wartawan  Komandan, sungguh mencengangkan dan tak masuk akal. Seorang oknum organisasi kemasyarakatan (Ormas) di wilayah Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, justru bertindak seolah menjadi penguasa hukum sendiri demi melindungi bisnis obat keras terlarang golongan G (Tramadol dan Exsimer).

Berdasarkan data dan bukti yang kami himpun, sosok bernama Kenken, diketahui bertindak sebagai pelindung utama atau "membackup" lokasi penjualan obat-obatan haram tersebut yang berpusat di kawasan pinggir Kali Hitam. Namun yang paling membuat publik bergidik adalah cara ia mengancam siapa saja yang berani mengganggu kegiatan kotor itu.

Keberanian Kenken melawan hukum sudah bukan rahasia lagi, bahkan ia tak segan-segan memamerkan arogansinya ke khalayak luas. Secara terang-terangan, ia membuat dan mengunggah sebuah video rekaman sendiri, di mana di dalamnya ia melontarkan ancaman kekerasan yang sangat serius kepada awak media atau Wartawan.

Dalam unggahan video yang menyebar luas itu, dengan nada arogan, mengancam dan sikap premanisme, Kenken dengan lantang berteriak: "Siapapun Media Atau Wartawan Yang Berani Mengganggu Kegiatan Kami, Akan Aku Pukul Sampai Jatuh !"

Bayangkan, ancaman pemukulan dan kekerasan fisik itu tidak disampaikan secara sembunyi, melainkan direkam, diunggah, dan disebarkan secara terbuka. Ini adalah bukti nyata bahwa ia merasa benar-benar kebal hukum, yakin bahwa perlindungan yang dimilikinya membuat ia bebas berbuat apa saja, termasuk mengancam nyawa orang yang hanya menjalankan tugas kontrol sosial.

Ini adalah penghinaan langsung terhadap Aparat Penegak Hukum (APH). Bagaimana mungkin oknum yang jelas-jelas melindungi peredaran obat terlarang, justru berani memproduksi dan menyebarkan video ancaman kekerasan tanpa rasa takut sedikitpun? Apakah hukum di wilayah ini sudah mati?

Menurut Kabid Humas Forum Media Banten Ngahiji ( FMBN ) Hasan Hariri, Awak media tidak akan diam dan takut oleh aksi pamer kekuatan premanisme ini! Kami tegaskan dengan tegas : AKAN ADA TINDAKAN TEGAS ! Seluruh bukti, termasuk file video unggahan ancaman tersebut, sudah kami amankan dan akan segera kami laporkan secara resmi ke pihak kepolisian, instansi pembina ormas, dan seluruh pihak berwenang.

Kami pertanyakan : Siapa yang memberi izin Kenken bertindak sewenang-wenang? Apakah ia bertindak sendiri, atau ada kekuatan besar di belakangnya yang memberinya nyali untuk mengancam lewat video seperti ini?

Wakil Ketua FMBN, M. Soleh, mengatakan, " Kami menunggu tindakan nyata Komandan dan seluruh jajaran APH. Jangan biarkan Sukadiri, khususnya kawasan Kali Hitam, menjadi wilayah bebas hukum yang dikuasai preman yang berani mengancam lewat video. Proses hukum oknum tersebut, amankan bukti videonya dan berikan pelajaran tegas bahwa di negeri ini tidak ada tempat bagi pelindung obat keras dan pengancam kebebasan pers !

( Tim/Boby/Wawan/Soleh )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Tangerang) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Tangerang. Yumna Almaira Inara, siswi SDN Total Persada, berhasil menyabet medali emas pada ajang Hobby Land Olympics tingkat pelajar sekolah se-Kota Tangerang cabang Taekwondo yang di selenggarakan di TangCity, Kota Tangerang, pada Sabtu ( 16/5/2026 )

Tampil konsisten sejak babak awal, dengan teknik tendangan yang cepat dan strategi bertanding yang rapi, Yumna mampu mengalahkan lawannya dan selalu fokus mengunci kemenangan untuk merebut medali emas.


Orang tua Yumna Almaira Inara yang juga seorang Jurnalis, M. Soleh merasa bangga, terharu dan mengapresiasi pencapaian prestasi yang diraih putrinya. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan ekstrakurikuler di SDN Total Persada dan latihan rutin di Garuda Club berjalan baik dan mampu melahirkan atlet muda berprestasi.


Ajang Hobby Land Olympics digelar sebagai wadah kompetisi dan pembinaan bagi pelajar se-Kota Tangerang di berbagai cabang olahraga. Kejuaraan ini diharapkan bisa menjaring bibit atlet potensial untuk dipersiapkan ke level yang lebih tinggi.


Kemenangan Yumna Almaira Inara menambah daftar prestasi atlet taekwondo Garuda Club dan siswi SDN Total Persada di bidang olahraga taekwondo tahun 2026, sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lain untuk aktif berprestasi di luar sekolah, khususnya di bidang olahraga.


( Boby )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Kodim 0614/Kota Cirebon bekerja sama dengan Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kota Cirebon menggelar Pasanggiri Pencak Silat Dandim 0614 Cup Se-Wilayah III Cirebon di Pendopo 76 Makodim 0614/Kota Cirebon, Jalan Pemuda No.45, Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut diikuti para pesilat dari berbagai perguruan pencak silat yang berasal dari wilayah III Cirebon.

Pasanggiri ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pelestarian seni budaya pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sultan Abdul Gani Sultan Keraton Kaprabonan, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh budaya, pengurus PPSI Kota Cirebon, serta para peserta dan pendamping dari berbagai perguruan silat.

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han., mengatakan kegiatan Pasanggiri Pencak Silat Dandim 0614 Cup merupakan bentuk kepedulian Kodim dalam mendukung pelestarian budaya bangsa, khususnya pencak silat sebagai seni bela diri tradisional Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi yang menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.


“Pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya, disiplin, persaudaraan dan penghormatan kepada sesama. Melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda semakin mencintai budaya bangsa serta terhindar dari pengaruh negatif,” ujar Drajat, Sabtu (16/5/2026).


Sementara itu, Sultan Abdul Gani Sultan Keraton Kaprabonan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pasanggiri tersebut. Ia menilai pencak silat merupakan bagian dari identitas budaya bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun penonton yang hadir menyaksikan pertandingan.

Selain menjadi ajang kompetisi, pasanggiri ini juga mempererat tali silaturahmi antarperguruan pencak silat di wilayah Cirebon. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Hamparan lahan pertanian di Blok Ki Buyut, Desa Waled, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, berubah menjadi pusat aktivitas panen raya jagung serentak, Sabtu (16/5/2026) siang.

Di tengah terik matahari, petani bersama jajaran Polres Cirebon Kota turun langsung ke lahan memanen jagung hasil pengelolaan bersama kelompok tani.

Kegiatan panen raya tingkat Polres Cirebon Kota itu digelar sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar mengatakan sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan ekonomi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pangan.

“Panen raya ini menjadi bentuk nyata dukungan kepada para petani agar sektor pertanian tetap tumbuh dan mampu menjaga ketersediaan pangan masyarakat,” ujar Eko.

Panen raya dilaksanakan di sejumlah titik lahan pertanian dengan total luas sekitar lima hektare. Lokasi panen meliputi lahan binaan Polres Cirebon Kota dan polsek jajaran yang selama ini mendampingi kelompok tani memanfaatkan lahan produktif.

Selain di Blok Ki Buyut Desa Waled, panen juga berlangsung di Blok Marwah, Desa Tonjong, Kecamatan Pasaleman. Selama beberapa bulan terakhir, lahan tersebut difokuskan untuk budidaya jagung sebagai salah satu komoditas pangan strategis masyarakat.

Suasana panen terlihat antusias. Para petani memanen jagung secara manual dengan memisahkan tongkol dari batang tanaman menggunakan alat sederhana. Hasil panen kemudian dikumpulkan sebelum masuk proses pengeringan agar kualitas jagung tetap terjaga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Bulog, penyuluh pertanian lapangan hingga perangkat desa. Kehadiran berbagai pihak dinilai menjadi bukti dukungan bersama terhadap keberlangsungan sektor pertanian di Kabupaten Cirebon.


Selain menjadi simbol keberhasilan musim tanam, panen jagung serentak itu juga menunjukkan potensi besar lahan pertanian di wilayah Cirebon apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.


Petani pun menyambut positif keterlibatan aparat kepolisian dalam aktivitas pertanian. Kehadiran polisi di tengah lahan panen dinilai memberi semangat tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga produktivitas pertanian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota M. Aris Hermanto berharap kegiatan panen raya dapat memotivasi masyarakat memanfaatkan lahan pertanian secara optimal.

“Kami berharap kegiatan panen raya jagung ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara optimal serta menjaga keberlangsungan sektor pangan di wilayah Cirebon,” ujar Aris. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Cirebon) - Kuliner khas Bantul, Yogyakarta, kini hadir di Kota Cirebon. Mides Mas Medi resmi membuka lapaknya di kawasan Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan Cirebon depan macan ali Nuswantara dan langsung menarik perhatian pengunjung yang datang untuk bersantai maupun berburu kuliner malam.

Menu andalan yang ditawarkan yakni mides, olahan mie tradisional dengan cita rasa gurih khas Jawa. Dalam satu porsi, mides disajikan dengan campuran daun bawang, kol, telur,  bakso, ayam suwir hingga sosis yang dimasak hangat di tempat.

Tak hanya makanan, Mides Mas Medi juga menghadirkan berbagai pilihan minuman seperti kopi tubruk, Vietnam drip, hingga americano yang cocok dinikmati suasana malam di kawasan wisata budaya tersebut.

Owner Mides Mas Medi, Putra Rizky Medyandra mengatakan kehadirannya di Alun-alun Sangkala Buana ingin membawa cita rasa khas Bantul lebih dikenal masyarakat Cirebon.

“Konsepnya sederhana, kuliner tradisional tapi dikemas nyaman untuk nongkrong. Kami ingin masyarakat Cirebon bisa menikmati mides khas Bantul tanpa harus jauh-jauh ke Jogja,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Keberadaan lapak kuliner itu pun mulai ramai dikunjungi anak muda hingga keluarga.

Selain lokasinya strategis di area Keraton Kasepuhan, suasana malam di Alun-alun Sangkala Buana dinilai cocok menjadi tempat berkumpul sambil menikmati sajian hangat.

Salah seorang pengunjung, Rian (24), mengaku penasaran mencoba mides karena berbeda dari olahan mi pada umumnya.

“Rasanya gurih, tekstur mienya unik. Minumnya juga cocok, tadi pesan Vietnam drip,” katanya.

Hadirnya Mides Mas Medi menambah pilihan kuliner malam di kawasan wisata Kota Cirebon, khususnya di sekitar Keraton Kasepuhan yang kini semakin ramai dikunjungi warga maupun wisatawan. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Majalengka) -
Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Banjaran Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan monitoring lahan jagung di wilayah hukum Polsek Banjaran, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan guna memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Banjaran AKP Adam Rohmat H, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam monitoring lahan pertanian merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan dukungan terhadap program pemerintah.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, namun juga mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian agar hasil produksi masyarakat dapat terus meningkat,” ujar AKP Adam Rohmat H.

Selain melakukan pengecekan kondisi lahan, Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan para petani terkait perkembangan tanaman serta kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian guna mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Majalengka.

Sumber : Humas Polres Majalengka
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top