Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Cirebon menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu serta manula atau jompo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, Sabtu (7/2/2026).

Acara ini dihadiri jajaran pengurus DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Gerindra, serta perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerindra dari seluruh kecamatan di Kota Cirebon.


Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra tahun ini mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, yang mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen partai untuk terus bergerak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, Eman Sulaeman, mengatakan peringatan HUT Gerindra tahun ini digeser satu hari dari tanggal seharusnya karena keterbatasan waktu pada Jumat.

“HUT ke-18 Partai Gerindra kami laksanakan hari ini, Sabtu 7 Februari, karena kemarin hari Jumat waktunya cukup sempit. Sementara secara nasional banyak yang melaksanakannya pada hari Jumat,” kata Eman didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Gerindra, Fitrah Malik.


Ia menegaskan, perayaan ulang tahun partai dilaksanakan secara sederhana sesuai dengan instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.


“Saya pikir setiap tahun kita diinstruksikan untuk melaksanakan perayaan ulang tahun secara sederhana dan lebih mengedepankan kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Eman menjelaskan, santunan kali ini diprioritaskan bagi warga sekitar kantor DPC Gerindra. Ke depan, pihaknya berencana memperluas cakupan kegiatan sosial ke seluruh wilayah Kota Cirebon dengan beragam program yang lebih variatif.

“Ke depan bukan hanya santunan dalam bentuk amplop saja, tapi juga program-program lain seperti kegiatan kesehatan, kebersihan, dan bantuan sosial lainnya yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Eman, tema Kompak, Bergerak, Berdampak tidak hanya dimaknai sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata, baik secara internal maupun eksternal partai.


“Kita juga harus merapatkan barisan di internal, membangun kekompakan dan solidaritas antar pengurus serta kader untuk menghadapi tahun-tahun ke depan, termasuk menyongsong 2029,” katanya.


Ia berharap, semangat kebersamaan yang dibangun dalam momentum HUT ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Harapannya, kekompakan dan solidaritas ini bisa terus kita bangun agar Gerindra benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar slogan,” pungkas Eman. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Dalam rangka mempererat sinergi, membangun komunikasi yang terbuka, serta memperkuat kolaborasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar seresehan dan doa bersama insan media di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Acara berlangsung di Aula Pangeran Cakrabuana, Lantai 3 Gedung Kantor OJK Cirebon, Jumat (6/2/2026) malam, dengan diawali makan malam bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengatakan kegiatan seresehan ini menjadi ruang dialog yang konstruktif antara OJK dan rekan-rekan media.

Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak dapat saling berbagi pandangan serta memperkuat pemahaman bersama terkait peran dan kebijakan OJK.

“Seresehan ini menjadi wadah untuk menyerap masukan dari rekan-rekan media sebagai mitra strategis OJK dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat,” kata Agus.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, hubungan kemitraan antara OJK Cirebon dan insan pers dapat semakin solid, dilandasi rasa saling percaya, serta terjalin secara berkelanjutan.

“Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat terus terjaga demi mendukung terciptanya ekosistem jasa keuangan yang sehat dan inklusif di wilayah Cirebon dan sekitarnya,” pungkasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) -
Kesal dengan kinerja Pemerintah Daerah, Masyarakat Kota yang sudah sekian puluh tahun lamanya  terdampak banjir , Asep  Wawan Wibawan " Serukan Tolak Bayar PBB  " 

" Buat apa bayar PBB ,  bila hasilnya cenderung lebih banyak dinikmati oleh  pejabat atau oleh mereka yang dekat dengan lingkaran pejabat . Sementara ditingkat bawah,   masyarakat dibiarkan berkeluh kesah menghadapi  masalah banjir yang belum kunjung mendapatkan solusi dari  Pemerintah Daerah Kota Tangerang. Lebih baik Stop bayar PBB " Seru Asep dikediamannya, RT 03/08 Kelurahan Cimone Jaya Kecamatan Karawaci Kota Tangerang. Kamis ( 5/2/2026 )

Asep menyebutkan, di Kota Tangerang , banjir terjadi sudah sekian puluh tahun lamanya . Pemerintah  Daerah belum bisa memberikan solusi, Bahkan kondisinya malah semakin parah 

"  Banjir yang terjadi dibeberapa wilayah Kota Tangerang , terjadi sudah puluhan tahun lamanya. Sampai sekarang Pemerintah Daerah belum bisa memberikan solusi.  Bahkan kondisinya malah semakin.

Seperti yang dialami oleh keluarga besar saya , setiap  hujan deras , hanya bisa pasrah dan gelisah melihat luapan  air masuk membanjiri seisi rumah 

Dulu tidak  seperti itu, bahkan tidak terkena banjir. Eh sekarang kondisinya. malah semakin makin parah " Ungkap Asep 

Menurut Asep, salah satu penyebab banjir ,  bisa terjadi akibat tata kelola pembangunan yang kurang memperhatikan dampak lingkungan 

" Pemerintah Daerah  jangan lempar batu  sembunyi tangan , dengan mudah menyalahkan  masyarakat buang sampah sembarangan . Padahal sesungguhnya , banjir terjadi akibat   tata kelola pembangunan yang tidak memperhatikan dampak lingkungan. Ditambah kurang adanya resapan air, tidak adanya embung yang  mampu menpung debit air, drainase , gorong - gorong dan turap yang dibangun kurang perencanaan juga kurang berkualitas.  Dan hal  itu terbukti  salah satunya dilingkungan tempat saya dan keluarga tinggal , sebagai warga pribumi Kota Tangerang "   Kata Asep 

Lebih lanjut , Asep menyampaikan,  bila Pemerintah Daerah Kota Tangerang belum bisa mengatasi masalah banjir,   seharusnya  bertanggung jawab dengan memberikan solusi  atau kompensasi yang menyentuh hati dan bisa dirasakan secara berkesinambungan dan berkeadilan. Tidak sebatas tinjauan ,  memberikan bantuan Alakadarnya yang dilakukan hanya sekali disaat tejadi banjir 

Masyarakat tidak butuh tinjauan, yang dibutuhkan adalah bantuan  Berkesinambungan yang diedarkan secara berkeadilan 

( AWW/Sholeh)

Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) -
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan purna PMI.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Peningkatan Kemandirian Keuangan PMI yang digelar di Swiss-Belinn Hotel, Kabupaten Indramayu, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang berasal dari empat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kabupaten Indramayu, yakni LPK Itsuka Juu, LPK Hanaman Nihon, LPK Jirutsu, dan LPK Kaina. Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari implementasi program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Indramayu yang dilaksanakan secara sinergis bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK).


Acara ini dihadiri oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Indramayu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, serta pimpinan LJK, yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Indramayu. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan PMI.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menekankan pentingnya kesiapan keuangan bagi calon PMI sejak sebelum keberangkatan ke luar negeri.

“PMI merupakan pahlawan devisa yang memiliki kontribusi besar sebagai penggerak ekonomi keluarga, daerah, dan nasional. Oleh karena itu, OJK Cirebon mendorong agar para PMI tidak hanya siap secara keterampilan kerja, tetapi juga memiliki literasi dan akses keuangan yang memadai agar mampu mengelola penghasilan secara bijak, aman, dan berkelanjutan, serta terhindar dari berbagai risiko keuangan,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim yang secara resmi membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sinergi OJK Cirebon, TPAKD Kabupaten Indramayu, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan PMI asal Indramayu.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen melindungi dan memberdayakan PMI mulai dari tahap pra-penempatan hingga purna penempatan. Melalui edukasi keuangan ini, kami berharap calon PMI lebih mandiri dalam mengelola keuangannya dan terhindar dari risiko keuangan yang tidak diinginkan,” kata Lucky Hakim.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa risiko. 

Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan legalitas produk dan lembaga jasa keuangan melalui kanal resmi OJK serta hanya menggunakan layanan dari lembaga yang berizin dan diawasi OJK.

Sebagai inti kegiatan, peserta memperoleh edukasi keuangan yang disampaikan oleh Asisten Direktur OJK Cirebon Tesar Pratama Gustarsjidi dan perwakilan BNI Cabang Indramayu Hari Prihantoro. 


Materi meliputi pengenalan produk dan layanan jasa keuangan, pengelolaan keuangan yang sehat, perencanaan keuangan, serta pentingnya menggunakan produk keuangan formal yang aman dan terlindungi.

Ke depan, OJK Cirebon bersama TPAKD Kabupaten Indramayu dan LJK akan terus mendorong program inklusi keuangan secara berkelanjutan agar pemanfaatan produk dan layanan keuangan dapat dirasakan secara nyata oleh para PMI.

Melalui kegiatan ini, OJK Cirebon berharap para calon PMI memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terkait pengelolaan keuangan dan perencanaan masa depan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga serta mendukung kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) -
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kanwil DJP Banten melaksanakan kegiatan penyidikan atas dugaan tindak pidana di bidang perpajakan yang melibatkan tiga Wajib Pajak badan, yaitu PT PSI, PT PSM, dan PT VPM. Ketiganya memiliki hubungan afiliasi melalui kesamaan pengurus dan/atau pemegang saham.Jakarta, 5 Februari 2026 

Penyidikan dilakukan berdasarkan hasil analisis data dan pengembangan perkara yang mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran Pasal 39 ayat (1) huruf d Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yaitu dengan sengaja menyampaikan Surat Pemberitahuan dan/atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap. Jenis pajak yang terkait adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada kurun waktu 2016 s.d. 2019.


Berdasarkan hasil penyidikan sementara, ditemukan beberapa modus operandi antara lain menggunakan rekening pribadi karyawan, pengurus, dan/atau pemegang saham untuk menyembunyikan omzet penjualan, tidak melaporkan identitas supplier yang sebenarnya dalam pelaporan pajak, serta memanipulasi dokumen penawaran barang baik dengan maupun tanpa PPN guna menghindari pemungutan PPN.

Potensi kerugian negara dari dugaan tindak pidana perpajakan yang sedang disidik tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp583,36 miliar. Nilai tersebut masih bersifat sementara dan akan terus dikembangkan seiring dengan proses penyidikan serta pengumpulan alat bukti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Dalam proses penyidikan, DJP telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik), menyampaikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Wajib Pajak dan Kejaksaan, serta mengajukan permohonan izin penggeledahan kepada Pengadilan Negeri Tangerang. Selanjutnya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DJP telah melaksanakan tindakan penggeledahan berdasarkan Surat Perintah tertanggal 28 Januari 2026.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Rosmauli, menegaskan bahwa setiap proses penegakan hukum di bidang perpajakan dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Ia juga mengimbau seluruh Wajib Pajak untuk melaksanakan kewajiban perpajakan secara benar, lengkap, dan jelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Majalengka) - 
Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan sadar hukum sejak dini, Polsek Majalengka Kota Polres Majalengka Polda Jabar menggelar kegiatan sosialisasi pembinaan dan penyuluhan di SDIT Insan Rabbani, Lingkungan Cibasale, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, pada Jumat (6/2/2026).


Kegiatan edukatif tersebut menghadirkan Kanit Binmas Polsek Majalengka Kota Aiptu Agus, Kanit Propam Aipda Dadan Herdiana, Bhabinkamtibmas Aipda Roy, serta Bhabinkamtibmas Brigadir Vera Atikah, S.H. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala Sekolah SDIT Insan Rabbani Bapak Dedi Juniadi, S.Pd.I., para guru, serta siswa-siswi yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Dalam kegiatan ini, para personel Polsek Majalengka Kota menyampaikan berbagai materi penting, di antaranya pencegahan bullying di lingkungan sekolah, edukasi penggunaan kendaraan bermotor yang benar bagi anak sekolah, serta pentingnya menggunakan gadget secara bijak. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya saling menghormati, menjalin pertemanan yang baik, serta menanamkan nilai moral, disiplin, dan tanggung jawab sejak usia dini.

Materi disampaikan secara humanis, komunikatif, dan interaktif, sehingga suasana terasa hangat dan mudah dipahami oleh para siswa. Anak-anak pun tampak aktif bertanya dan merespons setiap penjelasan yang diberikan.

Hasil dari kegiatan ini terlihat dari meningkatnya pemahaman siswa mengenai bahaya dan dampak bullying, serta tumbuhnya kesadaran untuk berkendara dengan baik dan menggunakan gadget secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Polri dengan pihak sekolah sekaligus mendekatkan polisi dengan para pelajar.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M melalui Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto, S.H., M.H., CPHR menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan merupakan langkah strategis dalam menjaga masa depan generasi muda.

"Kami ingin kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh anak-anak sebagai sahabat yang memberikan perlindungan dan edukasi. Dengan pembinaan sejak dini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, saling menghargai, serta menjauhi perilaku negatif," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polsek Majalengka Kota berharap kesadaran akan pentingnya perilaku positif terus tertanam dalam diri para siswa, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh semangat kebersamaan.



Sumber : Humas Polres Majalengka
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top