Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) -
Memperingati 10 Muharram 1448 H / يَوْمُ عَاشُوْرَاء Yaumul 'Asyura, atau yang dikenal warga sebagai Lebaran Anak Yatim, Kejaroan RW 01 Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang-Banten sukses menggelar santunan anak yatim dan piatu. Acara berlangsung khidmat, haru, dan lancar di Mushola Nurul Falah, Kp. Kadu RT 006 RW 01, Sabtu sore, 27 Juni 2026, pukul 16.30 WIB hingga selesai.

Sebanyak 40 anak yatim piatu khusus warga RW 01 menerima santunan langsung dari panitia Kejaroan RW 01. Tradisi Lebaran Anak Yatim setiap 10 Muharram ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial warga Bunder terhadap sesama, sekaligus menghidupkan anjuran " Hari Menyayangi Anak Yatim".

Kegiatan dihadiri perwakilan Ketua RW 01, jajaran Ketua RT se-RW 01 yaitu; Ketua RT 01 Sarwani, Ketua RT 02 Alung, Ketua RT 03/04 Otong, Ketua RT 05 Apung, dan Ketua RT 06 Iwan cagak selaku Ketua Yatim, Bos Karta, S.E., Wakil LPM Edi Sunaryo, Erik Suwarna. Serta Kehadiran para tokoh menambah kekhidmatan acara.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Mumuh menyampaikan keutamaan menyantuni anak yatim di Yaumul 'Asyura.

"Para ulama menyebutkan, barang siapa yang mengusap kepala anak yatim pada 10 Muharram, maka setiap helai rambut yang ia usap akan diganti dengan satu kebaikan oleh Allah SWT. Lebaran Anak Yatim ini bukan sekadar memberi materi, tapi momentum kita semua untuk merangkul, menyayangi, dan memastikan mereka merasa tidak sendiri. 

Rasulullah SAW bersabda: "أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا" 'Aku dan orang yang mengasuh anak yatim di surga seperti ini' - HR. Bukhari. InsyaAllah ini jadi pemberat timbangan amal kita semua," tegas Ustadz Mumuh.

Beliau juga mengapresiasi kekompakan warga RW 01 yang konsisten menggelar acara ini setiap tahun.

Tradisi Kepedulian Warga RW 01  Santunan Lebaran Anak Yatim rutin digelar Kejaroan RW 01 agar anak yatim piatu di wilayahnya tetap mendapat perhatian, kasih sayang, dan merasa punya keluarga besar di Kelurahan Bunder.

Acara ditutup dengan doa bersama memohon keberkahan bagi para donatur, panitia, dan seluruh warga RW 01 agar dilapangkan rezekinya.


(Soleh)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Kota Cirebon) - Keluarga Besar Kasultanan Keraton Kasepuhan Cirebon menggelar tradisi membuat Bubur Suro sebagai bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Tradisi yang berlangsung di Langgar Alit, Sabtu (27/6/2026), menjadi puncak rangkaian kegiatan bulan Muharram di lingkungan keraton.

Patih Sepuh Keraton Kasepuhan, Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat, mengatakan tradisi Bubur Suro merupakan salah satu warisan budaya yang rutin dilaksanakan setiap memasuki bulan Muharram.

"Yang hari ini adalah Asyura atau membuat Bubur Suro. Ini menjadi puncak rangkaian kegiatan sejak malam 1 Suro hingga pembuatan Bubur Suro," kata Goemelar didampingi Patih Anom PR Nusantara saat ditemui di Langgar Alit.


Ia menjelaskan, seluruh rangkaian tradisi tersebut merupakan bentuk penyambutan terhadap Tahun Baru Islam, khususnya menjelang 10 Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh kemuliaan.


Menurutnya, bulan Muharram memiliki makna istimewa dalam ajaran Islam karena berkaitan dengan berbagai peristiwa penting dalam perjalanan para nabi. Karena itu, masyarakat diajak memperbanyak doa dan rasa syukur kepada Allah SWT.

"Semoga di bulan Muharram ini kita semua mendapatkan berkah dari Allah SWT. Muharram adalah bulan yang penuh kemuliaan," ujarnya.

Goemelar menuturkan, sebelum puncak acara Bubur Suro, Keraton Kasepuhan telah menggelar berbagai tradisi, mulai dari doa bersama, santunan anak yatim piatu, pagelaran wayang kulit, kirab budaya, hingga jamasan atau pencucian pusaka peninggalan para leluhur.


Seluruh rangkaian tersebut, lanjut dia, merupakan bentuk pelestarian adat sekaligus ungkapan syukur atas datangnya bulan Muharram.


Sementara itu, Kiai Jumhur Masjid Sang Cipta Rasa dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa Bubur Suro bukan sekadar sajian kuliner, melainkan simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas datangnya bulan yang penuh keberkahan.

"Bubur Suro menjadi simbol rasa syukur. Di dalamnya juga terdapat berbagai menu dan pelengkap yang memiliki makna serta ciri khas tersendiri," tuturnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Bandung) - Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI yang juga anggota DPR RI, Dr. H. E. Herman Khaeron, M.Si., menghadiri pelantikan pengurus HMI Komisariat ITB yang berlangsung di ITB Innovation Park Ganesha, Bandung.

Dalam sambutannya, Herman menekankan peran strategis kader HMI sebagai bagian dari civitas akademika ITB. Ia berpesan agar kader HMI ITB terus menjaga relevansi intelektual dengan tetap berpegang teguh pada Nilai Dasar Perjuangan (NDP) sebagai kompas pergerakan.

Herman mendorong para kader untuk terus merawat tradisi diskusi yang kritis namun tetap solutif. “Kekuatan utama kader HMI di ITB adalah kemampuan dalam mengkritisi kebijakan melalui pendekatan yang objektif dan berbasis data.



Teruslah menjadi intelektual muda yang tidak hanya mampu bersuara, tetapi juga menawarkan solusi konkret bagi bangsa,” tegasnya.

Kehadiran sosok senior ini diharapkan mampu memotivasi pengurus baru untuk menjalankan amanah organisasi dengan semangat akademis yang tinggi, integritas nilai-nilai keislaman, serta keindonesiaan.
(wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) -
Dugaan praktik "ijon proyek" kembali mencuat di Kabupaten Indramayu. Kali ini diduga  menyeret nama mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu berinisial AS.  

Dari informasi yang diperoleh,  oknum mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu  AS    tengah dikejar hutang oleh sejumlah pengusaha yang merasa sudah menitipkan uang yang nominalnya tak kecil  bahkan ada yang ingin   membawa persoalan ini ke ranah hukum.

"Kalau tahun ini tidak ada kejelasan, saya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Bukti-bukti sudah kami kumpulkan," ujar seorang pengusaha kepada wartawan pada 19 Juni 2026.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, AS diduga memiliki pengaruh cukup besar terhadap pengelolaan proyek pemerintah daerah dalam kurun waktu 2023 hingga 2025 atau pada dua periode kepemimpinan Bupati Indramayu.   

Hutang yang diduga berkaitan dengan " Ijon Proyek" kini disebut tengah menghantui mantan Sekda AS meski saat ini ia telah selesai tugas di lingkaran birokrasi.

Praktisi hukum Muhamad Iksan Renaldi Lussy, S.H., menilai persoalan tersebut tidak bisa hanya dipandang sebagai sengketa utang-piutang apabila benar uang yang diberikan berkaitan dengan janji memperoleh proyek pemerintah.

Menurut Renaldi, apabila terdapat pemberian uang kepada seorang penyelenggara negara dengan tujuan memengaruhi kebijakan, memperoleh pekerjaan proyek, atau sebagai imbalan atas kewenangan jabatan, maka perbuatan tersebut berpotensi masuk dalam ketentuan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Kalau benar ada pemberian uang kepada pejabat negara yang berkaitan dengan janji proyek atau penggunaan kewenangan jabatan, maka persoalannya bukan lagi utang-piutang biasa. Itu dapat masuk dalam dugaan gratifikasi atau suap yang diatur dalam Undang-Undang Tipikor. Negara secara tegas melarang pejabat publik menerima pemberian yang berkaitan dengan jabatannya, terlebih jika disertai janji pemberian proyek," kata Renaldi.

Ia menjelaskan, istilah "ijon proyek" memang bukan istilah hukum. Namun dalam praktik penegakan hukum, pola semacam itu dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang apabila didukung alat bukti yang memadai.

"Yang harus dibuktikan adalah hubungan antara pemberian uang dengan kewenangan jabatan. Jika ada komunikasi, transfer dana, saksi, atau bentuk kesepakatan tertentu, itu dapat menjadi bahan untuk menguji apakah telah terjadi perbuatan melawan hukum atau tidak," ujarnya

Selain aspek pidana, Renaldi juga menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu. Menurut dia, sebagai kepala daerah, Bupati Lucky Hakim memiliki kepentingan menjaga integritas tata kelola pemerintahan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap birokrasi.

Ia menyarankan agar Bupati memanggil mantan Sekda AS untuk meminta penjelasan terkait informasi yang berkembang di masyarakat.

"Minimal Bupati perlu meminta klarifikasi kepada mantan Sekda. Bukan dalam konteks menyatakan seseorang bersalah, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan tata kelola pemerintahan yang baik. Apabila isu seperti ini terus berkembang tanpa ada penjelasan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah bisa ikut terdampak," ujar Renaldi.

Hingga berita ini diterbitkan, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu berinisial AS belum memberikan tanggapan atas informasi tersebut.  Namun upaya konfirmasi telah dilakukan melalui WhatsApp pribadinya +62852955***. 

(TKH)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Indramayu) -
SDN Mulyasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, melaksanakan kegiatan Study Tour edukatif ke kawasan wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar di luar kelas sekaligus menambah wawasan siswa mengenai fungsi waduk dan pengelolaan sumber daya air.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN Mulyasari, Yuyun Sutejo, sempat diminta keterangan oleh media tentang STUDY TOUR  di ruangan kerjanya ,menjelaskan bahwa pelaksanaan Study Tour merupakan hasil inisiatif para orang tua siswa yang telah disepakati bersama melalui komite sekolah.

"Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kesepakatan dan kemauan orang tua siswa. Sekolah tidak mewajibkan seluruh siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut," ujar Yuyun kepada awak media, Jumat 26 Juni 2026.

Ia menegaskan, pihak sekolah tidak membebankan biaya kepada orang tua. Biaya operasional perjalanan ke Waduk Darma disepakati sebesar Rp250 ribu untuk dua orang, yakni siswa dan pendamping orang tua.

Menurutnya, peserta kegiatan berasal dari siswa kelas I serta beberapa siswa kelas II yang ikut atas keinginan sendiri bersama orang tuanya. Siswa yang tidak mengikuti kegiatan juga tidak diwajibkan membayar biaya apa pun.

"Bahkan apabila ada orang tua yang telah memberikan kontribusi namun akhirnya tidak ikut, dana tersebut kami kembalikan. Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini benar-benar bersifat sukarela dan tidak memberatkan siapa pun," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang wali murid kelas I, Turini, didampingi Siti Badriah, mengaku tidak dapat mengikuti kegiatan karena kondisi anaknya yang sering mengalami mabuk perjalanan saat menempuh perjalanan jauh.

"Kami sebenarnya ingin ikut berpartisipasi membantu biaya operasional semampunya. Namun karena kondisi anak yang mudah mual dan muntah saat bepergian jauh, kami memutuskan tidak ikut. Uang yang kami berikan secara sukarela pun dikembalikan oleh pihak sekolah," tuturnya.


Di sisi lain, orang tua siswa yang mengikuti kegiatan menyambut positif pelaksanaan Study Tour tersebut. Menurut mereka, kunjungan ke Waduk Darma tidak hanya menjadi sarana rekreasi keluarga, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi anak-anak untuk mengenal fungsi waduk sebagai sumber irigasi dan penunjang kebutuhan pertanian, termasuk bagi wilayah Kabupaten Indramayu.

"Kami tidak merasa terbebani dengan biaya yang disepakati karena semuanya dibicarakan bersama. Anak-anak juga senang karena bisa belajar sambil berwisata," ujar salah seorang wali murid.

Kegiatan Study Tour SDN Mulyasari diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua, serta menumbuhkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi peserta didik. (iwan)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) -
Sebagian besar orang tua menginginkan guru yang tidak hanya pandai mengajar, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap perkembangan karakter, mental, dan kemampuan akademik anak-anak mereka.

Guru yang disukai umumnya mampu menyampaikan materi pelajaran dengan mudah dipahami, sabar menghadapi perbedaan kemampuan setiap siswa, serta tidak mudah memarahi atau mempermalukan murid di depan teman-temannya. Selain itu, guru yang aktif menjalin komunikasi dengan orang tua juga dinilai mampu menciptakan kerja sama yang baik demi perkembangan peserta didik.

Sosok tersebut dinilai tercermin pada salah seorang guru di SMA/SMK PGRI 109 Kota Tangerang, Zavira Azizah. Menurut sejumlah orang tua murid, Zavira dikenal memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap perkembangan siswanya tanpa membedakan latar belakang mereka. Ia juga dinilai komunikatif dan terbuka dalam menjalin komunikasi dengan para orang tua.

Salah seorang wali murid, Khaeriah, mengaku merasakan perubahan yang sangat positif pada anaknya sejak dibimbing oleh Zavira Azizah sebagai wali kelas.

"Alhamdulillah, sekarang mentalitas maupun daya intelektual anak saya berkembang dengan sangat baik. Anak saya menjadi lebih rajin bersekolah, percaya diri, mandiri, dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Prestasi belajarnya juga meningkat dengan cukup baik."

Menurut Khaeriah, perubahan tersebut tidak lepas dari perhatian dan kepedulian Zavira Azizah terhadap seluruh muridnya.

"Hal itu tercipta karena wali kelas anak saya, Ibu Zavira Azizah, memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dan sangat perhatian terhadap perkembangan murid-muridnya tanpa melihat latar belakang. Beliau selalu memberikan motivasi dan pendampingan kepada anak-anak didiknya," ungkap Khaeriah usai menerima rapor anaknya, Kamis (26/6/2026).

Khaeriah pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dedikasi guru tersebut yang dinilainya telah membantu mengubah sikap dan mental anaknya ke arah yang lebih baik.

"Perbedaannya sangat jauh dibandingkan saat masih di SMP. Sekarang anak saya lebih rajin sekolah, percaya diri, mandiri, dan prestasi belajarnya meningkat. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Zavira Azizah yang telah membantu membentuk karakter dan mental anak saya menjadi lebih baik."

Ia juga mendoakan agar Zavira Azizah senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kemudahan dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

"Semoga beliau selalu diberikan kesehatan, panjang umur, sehat walafiat, dan senantiasa sukses dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Aamiin Allahumma Aamiin," pungkasnya.

(AWW)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top