Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif
E satu.com (Kota Cirebon) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cirebon menggelar lomba ketangkasan (skill competition) antarpleton pada 28–29 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di area Kantor Damkar Kota Cirebon ini menjadi ajang menguji kemampuan personel dalam teknik pemadaman kebakaran dan operasi penyelamatan (rescue).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cirebon, Andi Riskiyanto, mengatakan kompetisi tersebut merupakan bagian dari program latihan rutin untuk meningkatkan keterampilan seluruh personel.
Sebelum mengikuti perlombaan, para personel telah menjalani pembekalan materi dan latihan khusus selama satu bulan. Materi yang diberikan mencakup teknik pemadaman kebakaran hingga penyelamatan korban.
"Semua anggota mengikuti pelatihannya, baik itu tentang pemadaman maupun tentang rescue," kata Andi kepada wartawan di sela kegiatan lomba, Kamis (29/10/2026).
Setelah menjalani latihan selama sebulan, kemampuan para personel kemudian diuji melalui kompetisi antarpleton. Dengan begitu, hasil latihan yang telah dilakukan dapat dilihat melalui praktik langsung di lapangan.
"Jadi hasil latihan mereka dipraktikkan di kompetisi antarpleton," ujarnya.
Andi menjelaskan, Damkar Kota Cirebon memiliki enam pleton. Setiap pleton terdiri dari enam regu, yakni empat regu pemadam kebakaran dan dua regu penyelamatan.
Seluruh personel dilibatkan dalam program tersebut agar memiliki kesempatan yang sama untuk berlatih dan meningkatkan keterampilan sesuai tugas masing-masing.
Selain menguji kemampuan, kompetisi ini juga menjadi sarana untuk memacu semangat latihan dan membangun kekompakan antarpersonel. Pemenang lomba akan mendapatkan brevet yang dipasang pada bendera pleton sebagai penanda prestasi.
"Dari kompetisi ini, nanti pemenangnya kita kasih brevet di bendera pleton-pletonnya, sehingga bisa dilihat pleton mana yang banyak brevetnya," jelasnya.
Tak hanya itu, pleton pemenang juga memperoleh hadiah sebesar Rp 1 juta yang dapat digunakan untuk kegiatan kebersamaan anggota.
Dalam kompetisi tersebut, sejumlah materi diujikan, mulai dari teknik penyelamatan korban hingga pemadaman kebakaran di ruang atau lorong dengan akses terbatas.
Pada materi penyelamatan, personel diuji dalam memindahkan dan mengevakuasi korban dari posisi bawah ke atas maupun sebaliknya. Sementara pada materi pemadaman, peserta harus menunjukkan ketepatan prosedur, teknik pemasangan selang, serta formasi personel saat menjalankan tugas.
Penilaian dilakukan berdasarkan kecepatan waktu respons (response time), ketepatan prosedur, dan kemampuan menerapkan teknik sesuai materi yang dilombakan. Khusus pada materi rescue, penilaian juga mencakup keterampilan membawa serta mengevakuasi korban dengan aman.
Andi menuturkan, kompetisi ketangkasan antarpleton merupakan inovasi yang diterapkannya sejak menjabat sebagai kepala dinas. Program tersebut dirancang agar latihan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga mendorong setiap personel mempersiapkan diri secara lebih serius.
Menurutnya, keterampilan petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan harus terus diasah melalui latihan berkelanjutan. Sebab, kemampuan teknis dan kekompakan tim menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.
"Untuk meningkatkan skill itu kan harus latihan terus. Dengan begini, semua anggota regu ikut berlatih karena akan bertanding. Jadi mau nggak mau dia berlatih," ungkapnya. (Wandi)



.jpeg)

.jpeg)







.webp)









