Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon)  - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen membahagiakan bagi ribuan warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon. Sebanyak 1.279 narapidana mendapatkan remisi umum berupa pengurangan masa pidana.

Penyerahan remisi tersebut dihadiri Bupati Cirebon Imron Rosadi di Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Senin (17/8/2026). Selain remisi umum bagi narapidana, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pemberian pengurangan masa pidana umum bagi warga binaan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Machda Landasny, mengatakan, hingga 17 Agustus 2026 jumlah warga binaan yang menghuni lapas mencapai 1.427 orang. Jumlah tersebut jauh melebihi kapasitas lapas yang hanya mampu menampung 460 orang.

"Dari jumlah 1.427 orang, yang mendapatkan remisi umum sebanyak 1.279 orang. Sisanya 148 orang," ujarnya.

Ia menjelaskan, warga binaan yang belum mendapatkan remisi terdiri atas sejumlah kategori, di antaranya narapidana dengan hukuman seumur hidup, sedang menjalani pidana subsidair, serta kategori lainnya.

Menurut Machda, pemberian remisi tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas perilaku baik warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan agar mereka dapat kembali diterima di tengah masyarakat.

"Remisi yang diberikan mulai dari satu bulan hingga enam bulan untuk warga binaan," tegasnya.

Selama menjalani masa pidana, warga binaan mendapatkan berbagai program pembinaan, mulai dari kerohanian dan kepribadian hingga pembinaan jasmani serta kemandirian.

Untuk pembinaan kerohanian, pihak lapas secara rutin menggelar pengajian dengan melibatkan Kementerian Agama. Sementara pembinaan jasmani dilakukan melalui kegiatan olahraga setiap pagi dan setiap Sabtu.

Adapun pembinaan kemandirian diarahkan pada kegiatan ekonomi produktif, seperti UMKM, ketahanan pangan, serta industri kecil lainnya.

"Produk yang dipamerkan tadi merupakan hasil karya warga binaan. Selama berada di sini mereka bisa mempelajari keterampilan, kemudian mengajarkannya kembali kepada teman-temannya," katanya.

Dalam program ketahanan pangan, Lapas Narkotika Cirebon juga mengembangkan peternakan ayam petelur melalui Koperasi Gawe. Saat ini terdapat sekitar 500 ekor ayam dan direncanakan penambahan 500 ekor lagi di area luar lapas karena keterbatasan lahan.

Hasil produksi telur tersebut nantinya dipasarkan kepada pihak ketiga, termasuk untuk kebutuhan kantin dan pegawai lapas, dengan harga mengikuti harga pasar.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron menyoroti tingginya jumlah warga binaan di Lapas Narkotika Cirebon sebagai gambaran bahwa persoalan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius.

Imron mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak dan keluarga agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

"Kami berharap kepada seluruh masyarakat dan orang tua, jaga anak-anak dan keluarga. Jangan sampai terkena narkoba," ucapnya.

Ia juga mengingatkan generasi muda mengenai dampak panjang penyalahgunaan narkoba terhadap masa depan.

"Kalau sudah terkena narkoba dan tertangkap, masa depannya bisa hancur," tegasnya.

Imron mengapresiasi program pembinaan yang dilakukan Lapas Narkotika Cirebon, khususnya pelatihan keterampilan dan kegiatan ekonomi produktif. Menurutnya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat.

Ia meminta warga binaan yang memperoleh remisi untuk mempertahankan perilaku baik selama menjalani masa pidana dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum setelah bebas.

Dengan program remisi, pembinaan, serta percepatan reintegrasi, Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon berharap warga binaan tidak hanya menyelesaikan masa pidananya, tetapi juga memiliki bekal keterampilan dan perubahan perilaku saat kembali ke lingkungan masyarakat. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -  Laskar Agung Macan Ali Nuswantara turut mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon, Senin (17/8/2026).

Kehadiran Laskar Agung Macan Ali Nuswantara dalam upacara tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme.

Upacara dipimpin Patih Anom Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja (PR) Muhammad Nusantara, yang bertindak sebagai pembina upacara mewakili Sultan Sepuh XV.


Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam upacara tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap para pejuang yang telah berkorban untuk kemerdekaan Indonesia.


“Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali jasa para pahlawan dan menjaga persatuan bangsa,” kata Prabu Diaz.

Menurutnya, semangat perjuangan para pendahulu harus terus diwariskan kepada generasi muda, khususnya di tengah perkembangan zaman.

“Generasi muda harus memahami sejarah dan tidak melupakan perjuangan para pendahulu. Semangat gotong royong, persatuan dan cinta Tanah Air harus terus dijaga,” ujarnya.

Prabu Diaz menambahkan, Keraton Kasepuhan memiliki nilai sejarah yang kuat dalam perjalanan Cirebon maupun Indonesia. Karena itu, momentum peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan keraton dinilai memiliki makna tersendiri.


“Kami berharap semangat kemerdekaan ini dapat terus dirawat. Laskar Agung Macan Ali Nuswantara akan terus berkomitmen menjaga budaya, sejarah dan nilai-nilai kebangsaan,” katanya.


Ia juga mengajak masyarakat Cirebon untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif serta menjaga kondusivitas dan persatuan di tengah masyarakat.

“Jangan sampai perbedaan menjadi pemecah. Mari kita bersama-sama menjaga Cirebon tetap aman, damai dan terus maju,” pungkasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin Patih Anom Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja (PR) Muhammad Nusantara, yang bertindak sebagai pembina upacara mewakili Sultan Sepuh XV Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin.

Upacara dihadiri sejumlah elemen masyarakat, organisasi, dan tokoh agama. Kegiatan berlangsung lancar dalam suasana peringatan kemerdekaan yang tahun ini bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Muhammad Nusantara mengatakan, upacara HUT ke-81 RI kembali digelar di lingkungan Keraton Kasepuhan Cirebon sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kemerdekaan.


"Alhamdulillah kami melaksanakan kembali untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di Keraton Kasepuhan. Hari ini bertepatan tanggal 17 Agustus, kita merayakan kembali Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81," kata Muhammad Nusantara.


Ia bersyukur pelaksanaan upacara dapat berjalan lancar dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

"Alhamdulillah dihadiri oleh para elemen masyarakat maupun elemen organisasi dan tokoh-tokoh agama. Dan alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar," ujarnya.

Muhammad Nusantara berharap momentum HUT ke-81 RI membawa keberkahan bagi Indonesia. Terlebih, peringatan kemerdekaan tahun ini bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

"Semoga pada perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 ini diberikan keberkahan untuk negara tercinta kita dan tentunya insyaallah diberikan keberkahan karena bertepatan dengan Maulid Nabi SAW 1448 Hijriah," tuturnya.

Ia juga berharap Indonesia tetap aman dan para pemimpin negara dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

"Semoga masyarakat Republik Indonesia ini bisa makmur serta terjaga, sejahtera, serta pendidikan-pendidikannya juga bisa semakin lebih baik," katanya.

Khusus masyarakat Cirebon, Muhammad Nusantara mengajak seluruh pihak menjaga sejarah dan kebudayaan yang ada di tanah Cirebon.

"Karena kita ada di tanah Cirebon yang merupakan tanah leluhur kita yang luar biasa sekali, tentunya kita harus menjaga sejarahnya dan kebudayaannya, melestarikan dan menjaga bersama-sama," ujarnya.

Sementara itu, Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, mengatakan Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin tidak dapat hadir dalam upacara di Keraton Kasepuhan.

"Sultan Sepuh XV Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin diundang menghadiri Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara," kata Prabu Diaz.


Karena itu, upacara di Keraton Kasepuhan tetap dilaksanakan dengan Pangeran Raja Muhammad Nusantara sebagai pembina upacara mewakili Sultan Sepuh XV. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat untuk terus menjaga sejarah dan kebudayaan Cirebon sebagai bagian dari warisan leluhur.


Selain di ikuti oleh para pangeran sepuh, kerabat dan perangkat keraton, hadir pula tokoh lintas iman, ada Romo Yanto dari Vihara Dewi Welas Asih, serta perwakilan dari Kristen dan Hindu.

Upacara Kemerdekaan di Keraton Kasepuhan juga dihadiri oleh karyawan serta pengurus PUK SPSI LEM PT Dharma Electrindo Mfg,  yang sekaligus merayakan 24 thn Berdirinya perusahaan tersebut, dengan berbagai kegiatan termasuk upacara HUT ke 81 thn  Kemerdekaan RI di Keraton Kasepuhan Cirebon.(Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Tangerang) - Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menggelar upacara tingkat kecamatan di Lapangan GOR Pasar Kemis, Desa  Sukamantri, pada Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Forkopimcam Pasar Kemis, Kepala Desa, Lurah, ASN, TNI, Polri, pelajar, organisasi masyarakat, serta tamu undangan lainnya.


Dalam amanatnya, Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin S.P., M.Si., membacakan sambutan Bupati Tangerang yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, semangat gotong royong, dan persatuan.


"Momentum HUT ke-81 ini menjadi pengingat bagi kita untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan membangun daerah dan melayani masyarakat sebaik-baiknya," tutur H Nurhanudin.


Usai upacara bendera, acara dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh Paskibraka tingkat kecamatan, pembacaan teks proklamasi, doa, serta atraksi seni dan budaya dari pelajar setempat serta pawai defile masing-masing Desa dan Kelurahan di wilayah Pasar Kemis


Warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Semangat kemerdekaan terasa begitu kuat di Lapangan GOR Sukamantri.

Dengan usia kemerdekaan yang ke-81, Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

(Soleh)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan keandalan perjalanan kereta api.
Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Riding Safety Walk Through (RSWT).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KAI memastikan kondisi operasional dan prasarana tetap andal sekaligus mendeteksi potensi risiko yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran KAI Daop 3 Cirebon melakukan perjalanan sekaligus pemeriksaan terhadap sejumlah objek di sepanjang jalur.
Pemeriksaan meliputi JPL 191 Cangkring, JPL 182 Bangoduwa, JPL 175 Arjawinangun, JPL 157 Kertasemaya (Dishub), JPL 142 Jatibarang, serta Stasiun Cangkring, Stasiun Bangoduwa, Stasiun Arjawinangun, dan Stasiun Jatibarang.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, RSWT merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh pekerjaan dan kegiatan operasional berjalan sesuai prosedur dengan mengutamakan keselamatan.

“Melalui kegiatan Riding Safety Walk Through ini, kami melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi operasional maupun prasarana di sepanjang jalur yang dilalui,” kata Muhibbuddin, Sabtu (16/8/2026).

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi baik, berfungsi optimal, dan memenuhi standar keselamatan.

“Hal ini penting untuk memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi baik, berfungsi optimal, dan memenuhi standar keselamatan sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan andal,” ujarnya.

Muhibbuddin menambahkan, pemeriksaan langsung di lapangan juga menjadi sarana untuk menemukan potensi risiko sejak dini.
Setiap temuan nantinya dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah mitigasi sesuai ketentuan yang berlaku.


“Kami terus mendorong seluruh jajaran untuk tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga memiliki kepedulian dan kepekaan yang tinggi terhadap potensi risiko keselamatan,” katanya.

“Setiap temuan di lapangan harus menjadi perhatian dan ditindaklanjuti secara tepat sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan yang kuat,” sambung Muhibbuddin.


Melalui kegiatan RSWT, KAI Daop 3 Cirebon berharap seluruh jajaran semakin konsisten menerapkan prinsip safety first dalam setiap aktivitas operasional.


KAI juga mendorong peningkatan kepedulian terhadap kondisi lingkungan kerja serta penguatan budaya mitigasi risiko sejak dini.

“Kami ingin memastikan bahwa keselamatan bukan hanya menjadi prosedur, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas operasional,” tutur Muhibbuddin.

“Dengan komitmen bersama dan pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, KAI Daop 3 Cirebon akan terus menjaga keandalan prasarana dan operasional demi memberikan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Kota Cirebon) - Momen detik-detik Proklamasi HUT ke-80 Republik Indonesia disambut penuh khidmat di Kota Cirebon, Senin (17/8/2026).

Satlantas Polres Cirebon Kota bersama masyarakat menghentikan aktivitas sejenak untuk memberikan penghormatan saat detik-detik Proklamasi.

Penghentian lalu lintas dilakukan di dua persimpangan utama, yakni Persimpangan Kejaksan dan Persimpangan Gunungsari.


Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Trk., S.I.K., melalui KBO Satlantas Polres Cirebon Kota Ipda Rian mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Menurutnya, penghormatan detik-detik Proklamasi dilakukan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

“Hal ini dilakukan untuk membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat sekaligus mengenang dan menghargai jasa pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia,” ujar Ipda Rian.

Ia menyebut, pelaksanaan penghormatan detik-detik Proklamasi berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Para pengendara dengan kesadaran sendiri menghentikan kendaraan ketika sirene tanda dimulainya detik-detik Proklamasi berbunyi.


“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Mereka dengan sadar dan penuh hormat berhenti sejenak saat sirene berbunyi tanda detik-detik proklamasi,” ungkapnya.


Penghormatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata semangat nasionalisme yang masih hidup di tengah masyarakat Kota Cirebon.

Selain mengenang perjuangan para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan menjaga semangat persatuan di tengah masyarakat. (Wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top