Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com 
(Cirebon)  - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon menunjukkan kepeduliannya kepada para porter stasiun dan pensiunan dengan membagikan bingkisan Lebaran. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi porter dalam membantu pelayanan kepada pelanggan di stasiun.

Pembagian bingkisan secara simbolis dilakukan oleh Vice President Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, pada Selasa (17/3/2026).

Secara keseluruhan, terdapat 120 paket yang didistribusikan kepada porter di sejumlah stasiun.

Rinciannya, sebanyak 106 paket diberikan di Stasiun Cirebon, 5 paket di Stasiun Cirebonprujakan, 6 paket di Stasiun Jatibarang, dan 3 paket di Stasiun Haurgeulis. Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon juga menyalurkan 40 paket sembako bagi para pensiunan KAI.


Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.


“Pada momen ini perusahaan ingin menunjukkan kepedulian sosial kepada para porter yang berperan penting dalam operasional layanan kereta api, khususnya dalam membantu para penumpang di area stasiun,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya sangat menghargai kerja keras para porter yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, terutama saat masa angkutan Lebaran yang padat.

“Kami sangat menghargai kerja keras para porter yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang. Bingkisan ini merupakan wujud apresiasi kami atas dedikasi mereka dalam membantu kelancaran layanan KAI,” kata Muhibbuddin.


Salah satu porter penerima bingkisan, Iskandar, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh KAI Daop 3 Cirebon.


Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat dan menjadi motivasi tambahan dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Kami merasa senang dan terbantu dengan bingkisan ini. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dengan baik dalam melayani penumpang,” ujarnya.

KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada pelanggan sekaligus memperhatikan kesejahteraan para pekerja yang terlibat dalam operasional perkeretaapian. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara KAI, para porter, dan pensiunan. (Wandi)


Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Suasana arus mudik Lebaran 2026 di Rest Area 207 A Tol Palikanci, Cirebon, tampak berbeda dengan hadirnya pasukan kuda milik Polri yang turut melakukan pengamanan di lokasi tersebut.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar turun langsung meninjau keberadaan pasukan berkuda tersebut, Kamis (19/3/2026). 

Ia memastikan seluruh personel menjalankan tugas pengamanan secara optimal, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik yang tengah beristirahat.

Menurut Eko, kehadiran pasukan berkuda ini merupakan bagian dari strategi pengamanan yang mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap efektif dalam menjangkau area rest area yang luas.


“Pasukan berkuda ini kami hadirkan untuk memberikan rasa aman, nyaman sekaligus pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat. Selain patroli, mereka juga bisa berinteraksi langsung dengan pemudik,” ujar Eko di sela-sela kegiatan patroli.

Ia menambahkan, penggunaan kuda dalam patroli juga dinilai mampu menarik perhatian masyarakat, sehingga menciptakan suasana yang lebih ramah dan tidak tegang di tengah kepadatan arus mudik.

Selain meninjau pasukan berkuda, Kapolres juga mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan. 


Ia mengingatkan agar pengendara memanfaatkan rest area untuk beristirahat guna menghindari kelelahan, serta selalu menjaga barang bawaan.

Sementara itu, Satria, pemudik asal Pekalongan, Jawa Tengah, mengaku senang dengan kehadiran pasukan kuda Polri di rest area tersebut. 

Menurutnya, keberadaan pasukan berkuda tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi hiburan bagi anak-anak.

“Alhamdulillah anak saya senang banget bisa foto bareng pasukan kuda Polri,” ujarnya. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Posko relawan mudik yang didirikan Laskar Agung Macan Ali Nuswantara kembali hadir pada musim mudik Lebaran 2026.

Tahun ini menjadi penyelenggaraan yang ke-8 sejak pertama kali digelar. Dalam kegiatan tersebut, para relawan menyiapkan berbagai fasilitas bagi para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang melintas.

Salah satu layanan utama yang diberikan adalah penyediaan buka puasa gratis bagi para pemudik yang tengah menjalankan ibadah puasa di perjalanan.

Selain itu, posko ini juga menjadi tempat istirahat sementara bagi pemudik yang membutuhkan jeda sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, mengatakan pihaknya turut menyapa pemudik dengan pendekatan budaya khas Cirebon. 

“Kami berkostum Cirebonan, pakai kebaya, menyapa para pemudik yang lewat dan mengucapkan hati-hati. Yang mau istirahat, silakan istirahat,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Ia juga menyoroti fenomena mudik Lebaran yang tidak hanya diikuti oleh umat Muslim.

Menurutnya, arus mudik juga diwarnai keberagaman masyarakat dari berbagai latar belakang.

 “Ternyata perayaan Idul Fitri dengan mudik bersama jutaan orang ini tidak didominasi oleh orang Muslim saja. Beberapa kali kami melihat rombongan dari agama lain juga ikut melakukan perjalanan mudik,” ungkapnya.

Keberadaan posko ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para pemudik, sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial di tengah tradisi tahunan mudik Lebaran. (Imam)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Jakarta) -
Kementerian Agama (Kemenag) melalui SE No 05 Tahun 2022 dan SE No 01 Tahun 2024 tidak melarang takbiran, namun mengatur penggunaan pengeras suara masjid. Takbir Idul Fitri/Adha menggunakan pengeras suara luar dibatasi maksimal pukul 22.00 waktu setempat, kemudian dilanjutkan dengan pengeras suara dalam untuk menjaga kekhusyukan dan toleransi. 

Berikut poin-poin penting terkait aturan takbiran dan pengeras suara:
Takbiran Malam Idul Fitri/Adha: Diperbolehkan menggunakan pengeras suara luar sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat, setelahnya digunakan pengeras suara dalam.

Tujuan Pengaturan: Menjaga kebersamaan, ketertiban umum, dan mengutamakan nilai toleransi tanpa mengurangi syiar Islam.

Volume dan Teknis: Pengeras suara diatur maksimal 100 desibel, dengan pemisahan speaker luar dan dalam.

Hari Tasyrik: Takbir pada 11-13 Zulhijjah dikumandangkan setelah salat rawatib menggunakan pengeras suara dalam
.
Acuan Resmi: Pedoman utamanya adalah Surat Edaran Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. 

Surat edaran ini bersifat himbauan etis agar pelaksanaan syiar keagamaan tidak mengganggu lingkungan sekitarnya. 

( AWW )
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon menggelar inspeksi mendadak (sidak) berupa tes kesehatan dan narkoba terhadap para pekerja operasional, khususnya Awak Sarana Perkeretaapian (ASP).

Sebanyak 50 pekerja ASP yang akan menjalankan dinas perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 mengikuti tes tersebut. Pemeriksaan dilaksanakan di Kantor Unit UPT Crew KA Stasiun Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan pemeriksaan ini menyasar petugas yang memiliki peran vital dalam operasional kereta api. Mereka terdiri dari masinis, asisten masinis, teknisi kereta api, Polsuska, hingga Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).


Menurutnya, tes kesehatan dan narkoba ini dilakukan di luar pemeriksaan rutin sebelum dinas. Langkah tersebut diambil guna memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya saat lonjakan penumpang pada periode mudik Lebaran.

“Pemeriksaan tes narkoba ini dilaksanakan untuk meyakinkan bahwa crew KA yang sedang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat dan performa terbaiknya sebagai garda terdepan perusahaan yang melayani penumpang secara langsung,” ujar Muhibbuddin.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (NAPZA) di lingkungan KAI Daop 3 Cirebon.

Pergerakan Penumpang Mulai Meningkat


Sementara itu, KAI Daop 3 Cirebon mencatat peningkatan pergerakan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Pada Rabu (18/3/2026), jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 6.041 orang, dengan tujuan di antaranya Jakarta, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Purwokerto, dan Jember. Sedangkan jumlah penumpang yang datang tercatat sebanyak 9.768 orang.

Kepadatan penumpang kedatangan mulai terlihat di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan.

Secara kumulatif, sejak 11 Maret hingga 18 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 40.141 orang.

Sementara jumlah penumpang yang turun di wilayah tersebut mencapai 70.453 orang dan diperkirakan akan terus bertambah.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 3 Cirebon menyediakan total 102.300 tiket. Dari jumlah tersebut, sebanyak 61.127 tiket atau sekitar 60 persen telah terjual. Adapun total perjalanan kereta api yang disiapkan mencapai 171 perjalanan selama periode tersebut. (Wandi)
Media Online Yang Inofatif dan Insipiratif

E satu.com (Cirebon) -
Seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan diamankan petugas di pinggir Tol Palikanci KM 208 B pada Rabu (18/03/2026) pukul 23.00 WIB setelah dilaporkan berteriak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kejadian tersebut bermula dari laporan masyarakat yang melihat seorang laki-laki berada di pinggir jalan tol sambil berteriak, sehingga berisiko mengganggu konsentrasi pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi, S.H. menjelaskan bahwa petugas Pos Yan Rest Area 208 B segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi lokasi dan mengamankan pria tersebut untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Pria tersebut diketahui bernama Toha (41), warga Pasar Weru Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon yang ditemukan berada di pinggir jalan tol dengan kondisi tidak stabil.

Petugas kemudian membawa yang bersangkutan ke Pos Yan Rest Area 208 B untuk dilakukan penanganan awal agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Selain itu, koordinasi dilakukan dengan pihak terkait termasuk pengelola jalan tol dan tenaga medis guna memastikan penanganan lebih lanjut terhadap kondisi pria tersebut.

Setelah dilakukan penanganan awal, pria tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak Jasamarga dan tim medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di RS Arjawinangun.

Langkah cepat petugas dalam mengamankan pria tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan risiko kecelakaan di jalur tol yang padat dilalui pemudik selama periode Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan di jalan, serta mengingatkan pengendara untuk tetap fokus saat berkendara dan memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan. (Wandi)
AADD Biro Jasa STNK
Back To Top